Survei Konsumen Bank Indonesia pada Maret 2019 menunjukkan optimisme konsumen tetap terjaga

  • Survei Konsumen Bank Indonesia pada Maret 2019 menunjukkan optimisme konsumen tetap terjaga. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Maret 2019 yang tetap berada pada level optimis (di atas 100) yaitu sebesar 124,5, meski sedikit lebih rendah dari 125,1 pada bulan sebelumnya. Optimisme konsumen yang tetap terjaga ditopang oleh persepsi konsumen terhadap kondisi saat ini yang tetap kuat dan ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi pada 6 bulan mendatang yang tetap tinggi. Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) ditopang oleh persepsi terhadap penghasilan saat ini yang membaik. Sementara itu, Indeks Ekspektasi Kondisi Ekonomi (IEK) tetap tinggi didukung oleh perkiraan konsumen terhadap kegiatan usaha pada 6 bulan mendatang akan membaik. Meskipun tetap pada level optimis, IKE dan IEK lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Hasil survei juga mengindikasikan bahwa tekanan kenaikan harga diperkirakan meningkat dalam 3 bulan mendatang (Juni 2019), terutama dipengaruhi oleh peningkatan permintaan barang dan jasa saat periode Idul Fitri. Sementara itu, tekanan harga dalam 6 bulan (September 2019) mendatang diperkirakan menurun didukung oleh persepsi konsumen terhadap terjaganya pasokan barang konsumsi rumah tangga dan semakin lancarnya distribusi barang.
  • Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2019 meningkat menjadi 124,5 miliar dolar AS, lebih tinggi dibandingkan dengan 123,3 miliar dolar AS pada akhir Februari 2019. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7,0 bulan impor atau 6,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Peningkatan cadangan devisa pada Maret 2019 dipengaruhi antara lain oleh penerimaan devisa migas dan penerimaan valas lainnya. Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai didukung keyakinan terhadap stabilitas dan prospek perekonomian domestik yang tetap baik.

EKONOMI GLOBAL

  • Meski pada hari ini belum ada rilis data penting yang dapat menggerakan pasar, namun isu dan gejolak politik berpotensi menjadi sentimen penggerak pasar. Khususnya dapat berpotensi meningkatkan permintaan terhadap safe haven emas maupun yen. Pada perdagangan sebelumnya, kekuatan dollar terkoreksi seiring pasar yang mulai tidak menganggap dollar sebagai safe haven. Dua isu yang akan menjadi perhatian antara lain lain, gejolak geopolitik di Libya dan kabar terbaru mengenai Brexit. Gejolak geopolitik di Libya tidak hanya dapat memicu pergerakan pada harga aset safe haven, namun juga pada harga minyak. Pasalnya Libya merupakan negara produsen minyak dengan angka mencapai 400 juta barel. Selain itu dari Brexit, PM Inggris Theresa May dikabarkan berkompromi dengan Partai Buruh, bahkan hari ini May merencanakan pertemuan dengan Kanselir Jerman Angela Merkel serta Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk mengatakan perihal ditundanya Brexit. Waktu yang diminta adalah Inggris dapat keluar dari Uni Eropa pada akhir Juni mendatang.

Potensi Pergerakan

Emas

Harga emas berpotensi kembali menguji level tertinggi kemarin di 1303 sebelum mengincar area resisten selanjutnya di 1306. Support terdekat di 1294.

Minyak Mentah

Jika pasar mempertimbangkan risiko yang terjadi akibat gejolak geopolitik di Libya, harga minyak berpeluang lanjut menguat menguji resisten terdekat di 65.20 sebelum mengincar 65.75. Sebaliknya, setelah penguatan tajam selama dua hari, potensi aksi profit taking bisa terjadi jika bergerak di bawah 65.20 dengan support terdekat di 63.55.

EURUSD

Peluang penguatan EURUSD perlu konsisten tembus 1.1280 sebelum mengincar area 1.1315. Jika gagal menembus 1.1280, potensi arah turun ke support terdekat 1.1220. Pergerakan dollar akan menjadi katalis penggerak EURUSD hari ini.

GBPUSD

GBPUSD berpotensi bergerak sideways pada hari ini seiring pasar menantikan hasil pertemuan PM May dengan Kanselir Jerman serta Presiden Prancis yang dijadwalkan hari ini. Kecenderungan untuk menguat, GBPUSD berpotensi menguji 1.3100 dengan support terdekat di 1.3020.

USDJPY

Potensi meningkatnya permintaan terhadap safe haven yen dapat menekan USDJPY. Jika mampu menembus konsisten 111.25, target turun terdekat mengincar 111.00. Resisten di 111.65.

AUDUSD

AUDUSD cenderung bergerak turun selama harga belum mampu menembus konsisten di atas 0.7130. Potensi turun terdekat menguji 0.7100. Sebaliknya jika mampu konsisten di 0.7130, target penguatan terdekat di 0.7145. Pergerakan pada dollar AS dan sentimen risk appetite investor dapat menjadi penggerak pasar

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Selasa 09/04/2019 pukul 11.27WIB:

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.