Survei Konsumen Bank Indonesia pada Juni 2019 mengindikasikan bahwa optimisme konsumen tetap terjaga

  • Survei Konsumen Bank Indonesia pada Juni 2019 mengindikasikan bahwa optimisme konsumen tetap terjaga. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juni 2019 yang berada pada level optimis (>100) yaitu sebesar 126,4, meskipun sedikit lebih rendah dibandingkan dengan IKK pada bulan sebelumnya sebesar 128,2. Tetap terjaganya optimisme konsumen ditopang oleh menguatnya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini. Hal itu terindikasi dari kenaikan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang didorong oleh kenaikan seluruh komponen pembentuk indeks, yaitu kondisi penghasilan saat ini, ketersediaan lapangan kerja dan pembelian barang tahan lama. Ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan yang tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) juga tetap baik, meskipun sedikit menurun terutama terkait dengan ekspektasi terhadap kegiatan usaha ke depan. Hasil survei juga mengindikasikan menurunnya tekanan kenaikan harga dalam 3 bulan mendatang (September 2019). Penurunan tersebut didorong oleh terjaganya pasokan barang konsumsi dan lancarnya kegiatan distribusi barang. Sementara itu, tekanan harga dalam 6 bulan mendatang (Desember 2019) diperkirakan meningkat dipengaruhi oleh peningkatan permintaan konsumen terhadap barang dan jasa menjelang akhir tahun.

EKONOMI GLOBAL

  • Dolar naik tipis pada level tertinggi tiga minggu, setelah berita kenaikan pekerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan pada bulan Juni mengurangi ekspektasi pedagang akan penurunan tajam suku bunga Federal Reserve di akhir Juli. Market movers lainya adalah Fed Chair Powell Speaks Dan Data JOLTS Job Openings yang akan di mulai pada pukul 19:45 WIB.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpotensi bergerak turun menguji level support di 1383 – 1380 berita kenaikan pekerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan pada bulan Juni mengurangi ekspektasi The Fed untuk memangkas suku bunga, Sementara itu jika harga menguat berpotensi menguji level resisten di 1400 – 1406.

MINYAK

Harga minyak berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek menguji level support 56.70 – 56.20 di tengah ketidakpastian kebijakan The Fed namun jika ketegangan di Timur Tengah pemanagkasan produksi OPEC berpotensi menopang harga minyak menguji resisten 58.00 – 58.50.

EURUSD

Dolar yang menguat dan melemahnya data industrial Jerman yang membuka peluang ECB untuk mengambil kebijakan moneter yang dovish berpotensi menekan EURUSD menguji support 1.1170 – 1.1150. resisten EURUSD berada pada kisaran 1.1270 – 1.1290. ]

GBPUSD

GBPUSD berpotensi bergerak dalam tekanan turun menguji level support di 1.2460 – 1.2430 seiring buruknya data ekonomi Inggris yang membuka ekspektasi BOE akan memangkas suku bunga. Jika mampu menguat GBPUSD berpotensi menguji level resisten di 1.2540 – 1.2585.

USDJPY

USDJPY berpelaung melanjutkan kenaikan dalam jangka pendek menguji resisten di 109.10 – 109.40 karena dolar yang menguat di tengah ekspektasi bahwa The Fed tidak akan pengkas suku bunga. Support USDJPY berada pada kisaran 108.30 – 108.00.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang bergerak turun menguji support di 0.6930 – 0.6900 karena data NAB Business Confidence dirilis lebih rendah dari ekspektasi. Resisten AUDUSD berada pada kisaran 0.6990 – 0.7020.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Selasa 09/07/2019 pukul 10.25WIB:

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.