Survei Konsumen Bank Indonesia pada bulan November 2018 mengindikasikan bahwa optimisme konsumen menguat dari bulan sebelumnya

  • Survei Konsumen Bank Indonesia pada bulan November 2018 mengindikasikan bahwa optimisme konsumen menguat dari bulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) November 2018 sebesar 122,7, meningkat dari 119,2 pada bulan sebelumnya. Peningkatan keyakinan konsumen ditopang perbaikan persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi terhadap kondisi ekonomi ke depan. Persepsi konsumen yang membaik tersebut dipengaruhi oleh persepsi terhadap perbaikan ketersediaan lapangan kerja dan penghasilan yang diterima. Konsumen memperkirakan perbaikan ketersediaan lapangan kerja dan penghasilan tersebut akan terus berlanjut, sehingga mendukung penguatan ekspektasi terhadap kondisi ekonomi ke depan. Hasil survei juga menunjukkan tekanan kenaikan harga pada 3 bulan mendatang (Februari 2019) diperkirakan lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya. Persepsi terhadap perkembangan harga ke depan ini ditunjang oleh keyakinan terhadap meningkatnya ketersediaan barang dan jasa, serta kelancaran distribusi barang. Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga 3 bulan yang akan datang sebesar 174,1, lebih rendah dari 176,4 pada survei bulan sebelumnya. Konsumen memperkirakan tekanan kenaikan harga kembali meningkat pada 6 bulan mendatang (Mei 2019) sebagaimana terindikasi dari Indeks Ekspektasi Harga 6 bulan mendatang yang meningkat dari 170,4 pada survei bulan lalu menjadi 175,1. Perkiraan ini dipengaruhi oleh persepsi terhadap peningkatan permintaan barang dan jasa pada periode bulan Ramadhan.

EKONOMI GLOBAL

  • Data tenaga kerja versi ADP semalam mulai memberikan gambaran bahwa perekonomian diindikasikan melambat. Pasalnya, penambahan tenaga kerja hanya 179 ribu di bawah ekspektasi 195 ribu dan bahkan lebih rendah dibandingkan sebelumnya 225 ribu. Selain itu nilai yield treasury AS tenor 10 tahun juga turun hingga membentuk level terendah selama tiga bulan. Hal ini menjadi sentimen pelemahan dollar. Selanjutnya, rilis data non-farm payroll (NFP) pukul 20.30 WIB akan menjadi fokus selanjutnya sekaligus akan kembali menggambarkan kondisi perekonomian AS. Tentu ini akan berpengaruh pada kebijakan moneter The Fed, khususnya suku bunga, yang akan diberlakukan pada tahun depan.

Potensi Pergerakan

Emas

Jika serangkaian rilis data tenaga kerja dan NFP AS hari ini dirilis mengecewakan atau lebih buruk dari ekspektasi, harga emas berpeluang menguji kembali area level tertinggi 5 bulan di 1244. Tembus level tersebut peluang penguatan selanjutnya mengincar 1248. Support di 1228.

Minyak Mentah

Menanti hasil keputusan pertemuan antara OPEC dan Rusia hari ini, tampaknya harga minyak dalam potensi melemah jika OPEC hanya akan menurunkan produksi 1 juta barel per hari dari ekspektasi 1,4 juta barel per hari. Potensi pelemahan akan mengincar support kuat di 50.00. Peluang arah berbalik dengan resisten kuat di 52.20. Tembus level tersebut, penguatan lebih lanjut mengincar 53.30.

EURUSD

Minim rilis data penting dari zona euro, pergerakan EURUSD akan bergantung pada kekuatan dollar. Jika dollar mendapat sentimen negatif dari rilis data NFP AS, peluang penguatan EURUSD akan menguji level 1.1400 sebelum mengincar area 1.1440. Support di 1.1330.

GBPUSD

Di tengah kekhawatiran menjelang voting Parlemen Inggris, pergerakan GBPUSD masih berpotensi memanfaatkan pergerakan dollar. Peluang penguatan GBPUSD akan menguji level 1.2800 sebelum mengincar area 1.2840. Support di 1.2730.

USDJPY

Meski data pendapatan rata-rata upah Jepang meningkat 1.5% – lebih tinggi dari ekspektasi 1.0% – namun belum menjadi katalis positif untuk yen. Untuk selanjutnya, potensi pergerakan melihat kondisi bursa saham dan pergerakan yield treasury AS. Potensi turun mengincar support 112.30 dengan resisten di 113.20.

AUDUSD

Potensi pelemahan AUDUSD karena sentimen menjauhnya investor dari aset berisiko, perlu konfirmasi melemah 0.7200 sebelum mengincar 0.7170. Resisten di 0.7270.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Jumat 07/12/2018 pukul 12.05WIB:

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.