Sepanjang 2018, Bank Jateng Salurkan Rp19 M Dana CSR

Bank Jateng per tanggal 27 Desember 2018 telah menyalurkan sebanyak Rp19 miliar dana CSR sebagai upaya untuk mendukung program pemerintah daerah dalam pengentasan kemiskinan dan masalah sosial di masyarakat.

Penyerahan dana CSR tersebut di antaranya disalurkan untuk penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 814 unit rumah, pemberian perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 187.000 pekerja informal, restorasi gedung cagar budaya di Kota Lama Semarang, dan bantuan para korban bencana alam.

“Bank Jateng mampu mencatatkan laba mencapai Rp1,97 triliun atau melebihi target yang direncanakan sebelumnya, yakni Rp1,73 triliun. Alhamdulillah dengan capaian itu kita menjadi BUMD terbesar kedua tingkat nasional,” ujar Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno, Jumat (28/12).

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengaku senang dengan kinerja Bank Jateng yang melakukan terobosan cukup unik dalam penyaluran CSR.

Ganjar mengatakan kran penyaluran CSR tersebut bisa dibuka lebar dengan kata kunci kemakmuran rakyat. Dengan syarat pengajuan dan lolos verifikasi serta inline dengan program pemerintah.

“Yang penting tidak untuk kepentingan pribadi, hura-hura yang dinikmati sendiri, itu dihilangkan. Yang harus menikmati ya masyarakat. Proses CSR ini, mereka [Bank Jateng] mengusulkan dan sesuai dengan program pemerintah, baru kita setujui,” ujar Ganjar.

Dalam kesempatan itu, Ganjar secara simbolis menyerahkan bantuan sosial atau CSR kepada masyarakat hingga pemerintah daerah. Untuk restorasi Gedung ITC, bantuan diberikan langsung kepada Wali Kota Semarang, Hendar Prihadi. Dilanjutkan pemberian kepada 9 pekerja hutan dan renovasi RTLH.