Senin, 27 Juli 2020

  • Menutup Perdagangan Jumat, ICBI Menguat Tipis. Seluruh indeks return obligasi Indonesia menguat dalam rentang yang tipis pada perdagangan Jumat. Harga SUN seri fixed rate bergerak mixed dengan rata-rata pada 43 serinya naik +3,38bps. Kurva yield SBN masih berpola bullish. Rata-rata yield tenor 1-30 tahun turun –3,46bps. Penurunan terbesar terjadi pada tenor menengah yakni sebesar –4,63bps. Total volume transaksi turun signifikan hingga –46,44% menjadi Rp15,90tn. Begitu juga total frekuensi yang turun –19,05% menjadi 1.1492 transaksi.  Senada dengan sesi siang, penguatan pada pasar obligasi semakin mereda hingga penutupan perdagangan Jumat ini. Antisipasi risiko pasar tengah meningkat akibat beberapa sentimen negatif dari global dan domestik. Ditengah kabar baik perkembangan vaksin, sentimen di pasar kembali diwarnai oleh panasnya tensi AS-China yang dikhawatirkan dapat semakin mengganggu pemulihan ekonomi global. Sedangkan dari domestik, potensi resesi ekonomi Indonesia juga menjadi concern pasar setelah munculnya proyeksi dari sejumlah lembaga. Pada awal perdagangan pekan kelima Juli, pasar obligasi diperkirakan akan bergerak dalam rentang yang terbatas. Sideways-nya pasar dikarenakan belum ada sentimen lanjutan yang sanggup mengubah arah pasar. Pelaku pasar obligasi domestik diprediksi akan kembali mencermati bagaimana perkembangan hubungan AS-China dan kasus Covid-19 yang masih menyebar secara massive.

EKONOMI GLOBAL

  • Nilai aset aman nampak menguat di awal sesi Senin (27/7), dengan melemahnya dolar AS yang dipicu kekhawatiran pasar terhadap makin panasnya hubungan diplomatik AS – Tiongkok sejak pekan lalu. AS menutup kantor konsulat Tiongkok di negara bagian Houston pada pekan lalu, menambahkan sikap bermusuhan dengan Tiongkok setelah serangkaian undang-undang sanksi baru yang diterapkan AS terkait beberapa kebijakan keamanan nasional dan regional di Tiongkok, termasuk kebijakan untuk Hong Kong, yang menjadi salah satu fokus serangan AS terhadap pemerintah dan pejabat Tiongkok. Tiongkok telah melakukan ancaman melakukan penutupan konsulat AS di Wuhan, sebagai langkah balasan, dan ketegangan terus memuncak hingga awal pagi hari tadi. Tetapi fokus pasar pada data ekonomi AS malam nanti dan juga pada keputusan stimulus danaKorona untuk tenaga kerja AS yang direncanakan akan disepakati pada hari ini. Bila nada positif dari data AS, diharapkan dapat membantu pulihkan dolar AS yang telah melemah 6 sesi berturut-turut.

Potensi Pergerakan

EMAS
Harga emas berakhir menguat sebesar $14.21 pada hari Jumat tertopang kekhawatiran ketegangan AS – Tiongkok yang masih berpotensi berlanjut di awal sesi hari ini, menguji resisten $1921 – $1928. Level support pada kisaran $1893 – $1898.

MINYAK
Harga minyak menutup akhir pekan dengan bergerak naik $0.28 di tengah kekhawatiran jumlah pasien wabah Korona yang meningkat di AS, dan optimisme pemulihan ekonomi di Zona Euro masih akan menopang permintaan pada minyak mentah. Hari ini, harga minyak berpotensi naik menguji resisten $41.65 – $42.00 bila harga bertahan di atas level $40.80. Support pada kisaran $40.00 – $40.65.

EURUSD
EURUSD berhasil menguat pada hari Jumat sebesar 60 pips, tertopang laporan ekonomi Zona Euro yang lebih baik dari ekspektasi, memicu harapan pemilihan ekonomi Zona Euro. EURUSD masih berpeluang naik menguji resisten 1.1725 – 1.1750. Level Support pada kisaran 1.1600 – 1.1625.

GBPUSD
GBPUSD catat penguatan sebesar 53 pips di hari Jumat lalu, tertopang oleh lemahnya dolar AS atas peningkatan jumlah pasien wabah Korona di AS. GBPUSD berpeluang naik menguji resisten 1.2850 – 1.2900 bila pelemahan dolar AS berlanjut. Level support pada kisaran 1.2750 – 1.2775.

USDJPY
USDJPY menutup sesi Jumat dengan turun sebesar 73 pips di sesi Jumat setelah pelemahn dolar AS memicu minat pada aset aman. USDJPY berpeluang lanjutkan pelemahan menguji support 105.20 – 105.50. Level resistenpada kisaran 106.45 – 106.90.

AUDUSD
AUDUSD hanya naik 6 pips di sesi Jumat lalu akibat makin memanasnya ketegangan AS – Tiongkok, walau tertopang pelemahan dolar AS. Hari ini, AUDUSD berpeluang naik menguji resisten 0.7140 – 0.7160 bila pelemahan dolar AS berlanjut. Level support pada kisaran 0.7065 – 0.7080.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya