Senin, 19 April 2021

  • Marak Sentimen Positif, Imbal Hasil Obligasi Domestik Turun. Seluruh indeks return obligasi konvensional maupun sukuk negara kompak ditutup menguat. Rata-rata harga SUN seri fixed rate meningkat semakin tinggi pada sesi sore yakni sebesar +34,74bps. Sama halnya dengan kelompok sukuk negara yang naik +20,88bps.  Yield obligasi negara kompak turun pada seluruh tenor dengan rata-rata perubahan seluruh tenornya 1-30 tahun sebesar –4,07bps.  Total volume di pasar sekunder meningkat +12,21% menjadi Rp23,56tn. Total frekuensi turun –58,65% menjadi 2.886 transaksi. Harga obligasi semakin menguat pada sesi sore. Ekonomi China yang tumbuh pesat di Q1-2021 yakni +18,3%yoy menjadi penopang utama penguatan harga. Membaiknya ekonomi China diharapkan dapat meningkatkan kinerja ekspor Indonesia. Katalis positif juga berasal dari meredanya risiko pasar berkat turunnya yield UST 10-tahun. Dari dalam negeri, kurs spot Rupiah yang menguat 50poin ke level Rp14.565/US$ diprediksi turut memperkuat kinerja pasar. Today’s Outlook Pasar obligasi Indonesia diprediksi berlanjut dalam tren positif pada awal pekan depan. Euforia membaiknya pertumbuhan ekonomi China Q1-2021 diperkirakan masih akan menjadi penopang penguatan harga. Harga obligasi berpotensi semakin menguat jika nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS juga berlanjut dalam tren terapresiasi. Meski demikian, penguatan harga obligasi juga dibayangi melonjaknya kembali kasus Covid-19 di global, seperti India dan Thailand.

FOREIGN OWNERSHIP EQUITY VS IHSG

  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat (16/04) ditutup di level 6,086 menguat 0.11 persen atau naik 6.7 poin dengan total transaksi mencapai Rp 9.58 triliun. Terdapat 214 saham menguat, 258 saham melemah, serta 176 saham stagnan. Sedangkan, investor asing mencatatkan aksi net buy mencapai Rp 296.94 miliar.

BONDS

  • Harga obligasi berdenominasi Rupiah bergerak menguat pada perdagangan hari Jumat (16/04). Harga SBN seri acuan bergerak menguat hingga 5-11 bps dengan yield SUN 10 tahun turun 7 bps ke level 6.47. Volume transaksi SBN secara outright tercatat sebesar Rp 20.4 triliun, lebih tinggi dibandingkan transaksi hari Kamis (15/04) dengan volume Rp 19.6 triliun. Pergerakan SBN hari ini juga terpengaruh oleh rilis data ekonomi China sebagai negara tujuan ekspor utama Indonesia yang lebih besar secara YoY yaitu tumbuh sebesar 18.3% pada kuartal pertama tahun 2021.

ECONOMIC GLOBAL

  • Pada hari Jumat (16/04), Rupiah dibuka di level 14,600/14,620 dengan kejadian pertama di 14,625 dan kurs acuan JISDOR di level 14,592 (prior: 14,646). Rilis data GDP China yang lebih besar secara YoY yaitu sebesar 18.3% memberikan sentimen positif terhadap pergerakan Rupiah. Hal tersebut menunjukkan bukti kebangkitan ekonomi China serta dapat memberikan optimisme akan pemulihan ekonomi Indonesia karena China adalah mitra dagang terbesar Indonesia. Pelaku pasar juga merespon positif kenaikan angka ekspor non migas Indonesia periode Maret 2021 tercatat sebesar US$17.44 miliar yang merupakan angka tertinggi sejak krisis 1998.
  • Rilis data GDP China yang lebih tinggi dari periode sebelumnya (Act : 18.3% vs Prior 6.5%) memberikan sinyal kuat akan pemulihan ekonomi di negara mitra dagang terbesar Indonesia tersebut. Pelaku pasar juga merespon rilis data US yaitu Housing Starts yang cukup positif (Act: 1,739k vs Surv: 1,613k, Prior : 1,421k) turut memberikan optimisme pelaku pasar akan pemulihan ekonomi dalam skala global sehingga diprediksi dapat mempengaruhi pergerakan mata uang emerging market salah satunya Rupiah. Namun imbal hasil obligasi AS yang masih mengalami tren penurunan khususnya di tenor 30 tahun, menunjukkan keyakinan investor atas dukungan moneter oleh The Fed dalam mempertahankan suku bunga rendah untuk waktu yang lama. Hal ini diprediksi dapat mempengaruhi pergerakan Rupiah.

Pergerakan  Harga

EMAS

Harga emas ditutup menguat pada hari Jumat sebesar $12.84 di level $1776.16 karena tertopang oleh dolar AS yang melemah tertekan oleh turunnya tingkat imbal hasil obligasi AS dan tensi AS-Tiongkok yang kembali meningkat. Pagi ini (19/4), harga emas berpeluang dibeli menguji level resisten $1786 selama harga bertahan di atas level support $1771. Penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap harga emas menguji level support selanjutnya $1767. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $1767 – $1786.

MINYAK

Harga minyak ditutup lebih rendah pada perdagangan hari Jumat sebesar $0.21 di level $63.11 karena terbebani oleh aktivitas rig AS yang kembali dilaporkan alami kenaikan. Pagi ini (19/4), harga minyak masih berpotensi dijual menargetkan level support $62.10 selama harga tidak mampu menembus level resisten di kisaran $63.40. Namun, kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap harga minyak menguji level resisten selanjutnya $63.85. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $62.10 – $63.85.

EURUSD

Ditopang oleh dolar AS yang melemah karena turunnya tingkat imbal hasil obligasi AS serta minat pasar yang tinggi terhadap aset resiko, EURUSD ditutup naik pada hari Jumat sebesar 17 pip di level 1.1982. Pagi ini (19/4), EURUSD berpeluang dibeli menguji level resisten 1.2000 selama harga bertahan di atas level support 1.1950. Penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap EURUSD menguji level support selanjutnya 1.1935. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.1935 – 1.2000.
GBPUSD

Optimisme pasar terhadap kemajuan vaksinasi di Inggris dan dolar AS melemah karena turunnya tingkat imbal hasil obligasi AS telah memicu kenaikan GBPUSD pada akhir perdagangan hari Jumat sebesar 54 pip di level 1.3832. Pagi ini (19/4), GBPUSD berpotensi dibeli menguji level resisten 1.3855 selama harga bertahan di atas level support 1.3805. Penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap GBPUSD menguji level support selanjutnya 1.3790. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.3790 – 1.3855.

USDJPY

Memanfaatkan pelemahan dolar AS karena turunnya tingkat imbal hasil obligasi AS, USDJPY mampu menguat pada hari Jumat sebesar 4 pip di level 108.78. Pagi ini (19/4), USDJPY berpeluang dijual menargetkan level support 108.40 karena dipicu oleh data trade balance Jepang yang dirilis lebih baik dari perkiraan. Namun, kenaikan lebih tinggi dari level resisten 108.85 berpeluang memicu aksi beli terhadap USDJPY menguji level resisten selanjutnya 109.05. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 108.40 – 109.05.

AUDUSD

Terbebani oleh turunnya harga komoditas biji besi dan tembaga yang merupakan produk utama perdagangan Australia, AUDUSD berakhir melemah pada perdagangan hari Jumat sebesar 14 pip di level 0.7734. Pagi ini (19/4), AUDUSD berpeluang dijual menargetkan level support 0.7685 selama harga tertahan di bawah level resisten 0.7740. Namun, kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap AUDUSD menguji level resisten selanjutnya 0.7755. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 0.7685 – 0.7755.

NIKKEI

Indeks Nikkei berakhir menguat pada hari Jumat sebesar 35 poin di level 29790 karena tertopang kemajuan vaksinasi yang memicu optimisme pasar terhadap pemulihan ekonomi global. Pagi ini (19/4), indeks Nikkei berpeluang dibeli menguji level resisten 29840 selama harga bertahan di atas level support 29415. Penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap indeks Nikkei menguji level support selanjutnya 29310. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 29310 – 29840.

HANG SENG

Ditopang oleh meningkatnya data produk domestik bruto Tiongkok yang mengindikasikan pulihnya ekonomi di negara tersebut, Indeks Hang Seng berakhir menguat sebesar 137 poin di level 29033. Pagi ini (19/4), indeks Hang Seng berpeluang dibeli menguji level resisten 29920 selama harga bertahan di atas level support 28895. Penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap indeks Hang Seng menguji level support selanjutnya 28765. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 28765 – 29920.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa TengahPerhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.