Senin, 16 Maret 2020

  • Koreksi Harga Obligasi Negara Berlanjut Hingga Sesi End Of Day Jumat. Indeks return obligasi domestik ditutup melemah pada akhir sesi end of day Jumat. Penurunan harga obligasi berlanjut hingga akhir sesi end of day meski tidak sedalam sesi siang. Rata-rata harga SUN Benchmark turun –154,59bps sementara secara keseluruhan SUN Fixed Rate turun –111,03bps. Aktivitas perdagangan menurun dengan total frekuensi menjadi 1.337 transaksi (-22,36%) dan total volume menjadi Rp31,31tn (-32,33%). Ditengah semakin memanasnya isu Covid-19, rencana stimulus yang akan digelontorkan oleh the Fed dan ECB guna meredam dampak Covid-19 berpotensi meredam koreksi harga yang semakin dalam. ECB akan menambah nilai pembelian aset/quantitative easing (QE) sebesar US$105,8 miliar yang akan dilakukan hingga akhir tahun nanti. Sementara the Fed berencana melakukan pembelian obligasi senilai US$60,0miliar dan menawarkan US$500miliar dari operasi repo 1 dan 3 bulan. Pada perdagangan Senin, tren koreksi yang melanda pasar obligasi domestik berpotensi mereda sejalan dengan stimulus yang diberikan oleh the Fed dan ECB. Meski demikian, isu Covid-19 diprediksi masih akan membayangi pasar terlebih ketika nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS berlanjut dalam tren terdepresiasi. Sebagai informasi, secara mengejutkan pada minggu malam waktu setempat, the Fed memangkas suku bunga acuannya ke level 0,00%-0,25%.

EKONOMI GLOBAL

  • Federal Reserve mengatakan bahwa wabah koronavirus telah merugikan masyarakat dan mengganggu kegiatan ekonomi di banyak negara termasuk Amerika Serikat, memangkas suku bunga menjadi nol dan meluncurkan program pelonggaran kuantitatif besar-besaran $ 700 miliar untuk melindungi ekonomi dari dampaknya virus korona. Market movers lainya adalah sentimen penyebaran dan peningkata jumlah penderita korona, dan data Industrial Production Tiongkok (9:00) serta BOJ Monetary Policy Statement dan G7 meetings.

Potensi Pergerakan :

EMAS

Harga emas berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek menguji level 1560 – 1670 karena The Fed yang melakukan pemangkasan suku bunga. Namun pasar yang masih khawatir terhadap virus korona berpeluang kembali menekan harga emas menguji level 1495 – 1485.

MINYAK

Harga minyak berpotensi bergerak turun menguji level support di 29.50 – 28.50 karena kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global yang berpotensi memicu pelemahan permintaan minyak mentah. Bila bergera naik harga minyak berpotensi menguji resisten di 33.00 – 33.50.

EURUSD

EURUSD berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek menguji level resisten di 1.1210 – 1.1250 karena ditopang oleh pemangkasan suku bunga The Fed yang berpeluang melemahkan dolar AS. Namun kekhawatiran terhadap perlambantan ekonomi zona euro berpeluang menekan EURUSD menguji level support 1.1000 – 1.0950.

GBPUSD

GBPUSD berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek menguji 1.2440 – 1.2480 karena potensi dolar yang melemah di tengah The Fed yang secara mengejutkan pangkas suku bunga. Level support GBPUSD berada pada kisaran 1.2180 – 1.2140.

USDJPY

Langkah bank sentral AS yang memangkas suku bunga di tengah penyebaran wabah korona berpeluang memicu penurunan USDJPY menguji level support di 106.30 – 106.00. Namun bila bergerak naik USDJPY berpeluang menguji level resisten di 108.00 – 108.50.

AUDUSD

Terbebani oleh aksi aksi hindar aset beresiko di tengah penyebaran virus korona AUDUSD berpeluang bergerak turun menguji level support di 0.6300 – 0.6250. Resisten AUDUSD berada pada kisaran 0.6240 – 0.6280.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Senin 16/03/2020 pukul 09.43 WIB :

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.