Senin, 13 Januari 2020

  • Sesi Perdagangan Jumat, Seluruh Indeks Return Obligasi Catat Kinerja Positif. Indeks return obligasi Indonesia baik konvensional maupun sukuk kompak menguat pada rentang +0,20% hingga +0,29%. Penguatan harga pada mayoritas seri-seri obligasi turut mendorong penurunan yield obligasi Negara dan korporasi. Aktivitas perdagangan obligasi di pasar sekunder meningkat dari sisi frekuensi menjadi 1.164 kali (+7,58) dengan total volume Rp21,55tn (-8,84%). Katalis positif untuk pasar SBN berasal dari penguatan nilai kurs spot Rupiah terhadap USD yang menyentuh level Rp13.772/US$ atau menguat 82 poin dalam sehari. Dari global, optimisme pelaku pasar menjelang tenggat waktu penandatanganan damai dagang AS-China tahap pertama diperkirakan turut menopang penguatan pasar. Pada perdagangan awal pekan ini, pasar obligasi domestik berpotensi meneruskan tren positif. Kabar terbaru dari Reuters yang menyebutkan bahwa Wakil Perdana Menteri China akan segera berkunjung ke Washington untuk melakukan penandatanganan Rabu ini diperkirakan menjadi faktor positif untuk pasar. Namun penguatan pasar tampak dibayangi oleh belum selesainya konflik antara AS dengan Iran.

EKONOMI GLOBAL

 

  • AS akan menandatangani kesepakatan perdagangan Fase satu yang telah lama ditunggu-tunggu dengan Tiongkok minggu ini, yang diharapkan akan memungkinkan dua negara ekonomi terbesar dunia untuk beralih dari perang perdagangan yang telah mengguncang pasar keuangan dan bertindak sebagai hambatan pada pertumbuhan global. Market movers lainnya adalah rilis data GDP m/m dan Manufacturing Production m/m Inggris pada jam 16;30WIB serta BOC Business Outlook Survey pada jam 22:30 WIB.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpotensi bergerak turun dalam jangka pendek menguji level support di 1550 – 1545 karena meredanya ketegangan antara AS-Iran. Namun jika bergerak naik harga emas berpeluang menguji resisten di 1560 – 1565.

MINYAK

Harga minyak berpeluang bergerak turun menguji level support di 58.00 – 57.70 karena meredanya tensi ketegangan AS-Iran, Namun optimisme pasar terhadap penandatanganan kesepakatan dagang AS-Tiongko berpeluang menpoang harga minyak menguji resisten di 59.70 – 60.00.

EURUSD

EURUSD berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek menguji level resisten di 1.1150 – 1.1180. Namun dolar AS yang bertahan di level tinggi berpotensi menekan EURUSD menguji support di kisara 1.1085 – 1.1060.

GBPUSD

BOE yang berpandangan lebih dovish berpeluang menekan GBPUSD menguji level support di kisaran 1.3010 – 1.2980. Namun bila mampu bergerak naik GBPUSD berpeluang menguji level resisten di 1.3070 – 1.3090.

USDJPY

USDJPY berpeluang bergerak naik menguji level resisten di 109.80 – 110.00 karena meningkatnya minat pelaku pasar terhadap aset aman di tengah meredanya ketegangan Timur Tengah dan optimisnya pasar pada kesepakatana dagang AS-Tiongkok.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang bergerak naik menguji levle resisten di 0.6940 – 0.6970 karena didukung oleh optimisnya pasar pada kesepakatan dagang AS-Tiongkok. Support AUDUSD berada pada kisaran 0.6870 – 0.6840.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Senin , 13 Januari 2020 pukul 09.44 WIB :

 

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.