Senin, 08 Juni 2020

  • Menutup Perdagangan Akhir Pekan, Kinerja Pasar Obligasi Melemah.Seluruh indeks return obligasi Indonesia baik konvensional maupun sukuk bergerak negatif pada perdagangan Jumat. Mayoritas seri SBN fixed rate mencatatkan koreksi harga dengan rata-rata perubahan turun sebesar –22,52bps. Yield SBN bergerak bearish dengan rata-rata seluruh tenor (1-30tahun) naik sebesar +4,85bps. Kenaikan yield terbesar terjadi pada kelompok tenor menengah.  Total volume perdagangan di pasar sekunder menurun menjadi Rp16,96tn (-25,14%). Begitu pula total frekuensi yang turun menjadi 1.222 transaksi (-23,67%). Melemahnya kinerja pasar obligasi domestik Jumat kemarin diperkirakan dipicu oleh kembali meningkatnya antisipasi risiko pasar terhadap faktor global seperti terus memanasnya hubungan AS-China yang berpotensi mengganggu upaya pemulihan ekonomi global. Sementara dari domestik, kurs spot Rupiah menguat 217poin ke level Rp13.878/US$. Dan berdasarkan data DJPPR 4 Juni, asing melakukan net buy sebesar Rp5,15tn dalam sehari atau Rp13,86tn dalam sebulan terakhir. Pada perdagangan Senin, pasar obligasi Indonesia berpotensi menguat dalam rentang terbatas setelah melemah dalam 2 hari beruntun. Faktor internal seperti penguatan Rupiah yang diprediksi terus berlanjut dan rilis data cadangan devisa yang diproyeksikan meningkat dapat menjadi katalis positif untuk pasar SBN. Namun demikian, pasar diperkirakan juga akan dibayangi oleh rilis data penting dari global seperti data ketenagakerjaan AS serta GDP Jepang.
  • Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2020 sebesar 130,5 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi akhir April 2020 sebesar 127,9 miliar dolar AS. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 8,3 bulan impor atau 8,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Peningkatan cadangan devisa pada Mei 2020 terutama dipengaruhi oleh penarikan utang luar negeri Pemerintah dan penempatan valas perbankan di Bank Indonesia. Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang tetap baik.

EKONOMI GLOBAL

  • OPEC, Rusia dan sekutu sepakat pada hari Sabtu (6/62020)  untuk memperpanjang rekor penurunan produksi minyak hingga akhir Juli, memperpanjang kesepakatan yang telah membantu harga minyak mentah menguat dalam dua bulan terakhir dengan menarik hampir 10% pasokan global dari pasar. OPEC + juga menuntut negara-negara seperti Nigeria dan Irak, yang melebihi kuota produksi pada Mei dan Juni, mengimbangi pemotongan tambahan pada Juli hingga September.

Potensi Pergarakan

EMAS

Harga emas berpotensi bergerak turun menguji level support di 1665 – 1660 outlook penguatan dolar AS yang ditopang positifnya data tenga kerja AS pekan lalu. level resisten harga emas 1695 – 1700.

MINYAK

Harga Minyak berpotensi naik menguji resisten di 40.00 – 41.00 karena didukung oleh keputusan OPEC+ yang memperpanjang pemangkasan hingga akhir bulan Juli. Level support harga minyak 38.50 – 37.50.

EURUSD

EURUSD berpotensi bergerak naik menguji level 1.1370 – 1.1400 karena didukung oleh optimisme pasar terhadap dana bantuan pemulihan ekonomi zona euro. level support EURUSD 1.1230 – 1.1200.

GBPUSD

GBPUSD berpotensi bergerak naik menguji level resisten di 1.2740 -1.2780 karena meningkatnya minat pelaku pasar terhadap aset beresiko. level support GBPUSD berada pada kisaran 1,2640 – 1. 2615.

USDJPY

USDJPY berpeluang bergerak naik menguji level resisten di 109.80 – 110.10 karena meningkatnya minat pelaku pasar terhadap aset aman di tengah outlook  pulihnya ekonomi. Level support USDJPY 109.05 – 108. 80.

AUDUSD

AUDUSD berpotensi bergerak naik menguji level resisten di 0.7020 – 0.7065 karena ditopang oleh tingginya minat pelaku pasar terhadap aset beresiko di tengah outlook pulihnya ekonomi global.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6 Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah