Senin, 08 Januari 2021

  • End of Day Jumat, Pasar Obligasi Sideways. Seluruh indeks return obligasi Indonesia tipe konvensional ditutup melemah terbatas. Koreksi harga SUN seri fixed rate mereda dan mencatatkan penurunan rata-rata sebesar –6,41bps. Sedangkan ratarata harga sukuk negara naik meski tipis yakni +1,72bps.  Yield obligasi negara dominan bergerak turun. Tekanan naik hanya terjadi pada yield tenor 1-tahun hingga 5-tahun. Aktivitas perdagangan obligasi di pasar sekunder menurun. Total volume turun –2,85% menjadi Rp20,63tn dan total frekuensi turun –15,43% menjadi 1.315 transaksi. Tekanan yang dialami pasar obligasi Indonesia terpantau berkurang pada perdagangan Jumat. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2020 yang meskipun terkontraksi sebesar –2,07% namun tidak jauh berbeda dengan konsensus tampak direspon positif oleh investor. Meningkatnya posisi cadangan devisa bulan Januari 2021 menjadi sebesar US$138 miliar turut menjadi katalis positif. Adapun tekanan yang menahan laju penguatan harga obligasi masih seputar Covid-19, wacana lockdown dan perlambatan ekonomi. Today’s Outlook Faktor trading diprediksi akan menjadi penggerak pasar obligasi pada perdagangan Senin dikarenakan minimnya sentimen lanjutan, serta belum adanya rilis data ekonomi penting. Namun, kali ini tekanan kemungkinan tidak hanya datang dari isu Covid-19, tapi juga dari memanasnya kembali konflik Laut China Selatan.
  • Kenaikan kasus covid-19 di Indonesia menjadi salah satu penyebab pemerintah resmi menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro mulai tanggal 09 Februari sampai dengan 22 Februari 2021. Dalam Instruksi Mendagri (Imendagri) 3/2021 disampaikan bahwa jika kabupaten/kota ditetapkan sebagai wilayah PPKM mikro, maka seluruh desa yang ada di kabupaten itu ditetapkan sebagai wilayah pelaksanaan PPKM mikro. Selain itu, instruksi Mendagri ini juga mengubah aturan work from office (WFO) dan work from home (WFH) menjadi 50% dari sebelumnya 75%, pusat belanja mal, kemudian pasar modern pertokoan maksimal jam 21.00 WIB/WITA.

FOREIGN OWNERSHIP EQUITY VS IHSG

  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Jumat (05/02) ditutup menguat sebesar 0.73% ke level 6,151. Investor Asing mencatatkan net sell sebesar Rp. 186 miliar yang menyebabkan. 307 saham menguat, 176 terkoreksi, dan 142 lainnya stagnan. Terpantau, indeks sektoral bergerak bervariasi, dipimpin oleh penguatan indeks tambang sebesar 2.95% persen.

BONDS

  • Pada perdagangan hari Senin (08/02), harga SBN Indonesia diprediksi bergerak sideways dengan kecenderungan mengalami penguatan. Rilis data AS bulan Januari yang lebih baik dibandingkan sebelumnya menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi perdagangan SBN. Selain data ketenagakerjaan AS dan data Nonfarm Payroll AS yang lebih baik dibanding periode sebelumnya, data trade balance AS bulan Desember juga naik menjadi US$ -66.6 Bio (prior : US$ -68.1 Bio).

ECONOMIC GLOBAL

  • Pada hari Jumat (05/02), Rupiah ditutup melemah di level 14,030 dengan kurs acuan JISDOR di level 14,062 (prior : 14,044) dan harga SBN diperdagangkan melemah pada seluruh tenor seri benchmark. Kenaikan kasus covid-19 di Indonesia masih menjadi perhatian investor meskipun terdapat perkembangan positif terkait vaksin covid-19 di Indonesia. Pemerintah yang resmi memberlakukan PPKM Mikro mulai tanggal 09 s.d 22 Februari 2021 menjadi salah satu pertimbangan investor untuk berinvestasi. Dari sisi global, rilis data ketenagakerjaan AS bulan Januari yang lebih baik dibandingkan periode sebelumnya menjadi salah satu sentimen positif bagi investor.
  • Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan hari Jumat (05/02) yang didorong rilis data ketenagakerjaan AS dan Nonfarm Payroll AS bulan Januari 2021 yang lebih baik dibanding periode sebelumnya. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 332 poin (0.11%) menjadi sebesar 31,055, indeks S&P 500 menguat 1.1% ke level 3,871 dan indeks Nasdaq menguat 1.2% ke level 13,777. Investor merespon data pengangguran AS bulan Januari yang turun dibandingkan periode sebelumnya : 6.3% (prior : 6.7%) dan data Nonfarm Payroll AS bulan Januari yang naik dibandingkan periode sebelumnya : 49k (prior : -140k)

Peluang Pergerakan

EMAS

Menguatnya dolar AS dan Wall Street karena data ekonomi AS yang optimis telah menekan turun pergerakan harga emas di hari Kamis, berakhir melemah  $5.15 di level $ 1913.42. Penguatan dollar AS ini juga terpicu oleh kenaikan tingkat imbal hasil obligasi Amerika Serikat yang tembus ke atas 1%. Pagi ini (8/1), harga emas berpotensi dibeli menargetkan level resisten $1927 selama harga tidak mampu menembus level support $1908. Ekspektasi stimulus fiskal AS yang lebih besar karena Partai Demokrat menguasai Senat bisa menjadi katalis penguatan harga emas. Penurunan lebih dalam dari level support ini, harga emas berpeluang dijual menguji level support selanjutnya di $1901. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $1901 – $1927.

MINYAK

Harga minyak mentah WTI menguat di hari Kamis, berakhir naik $0.42 di level $50.91 di tengah outlook pengurangan produksi minyak oleh Arab Saudi dan tren penurunan inventori minyak mentah AS. Di sesi Asia (8/1), harga minyak berpotensi melanjutkan kenaikan menguji level resisten $51.75 selama harga mampu bertahan di atas level support $50.60. Namun bila harga menembus ke bawah level support tersebut, harga minyak berpeluang dijual menguji level support selanjutnya $50.10. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $50.10 – $51.75.

EURUSD

Terbebani pesimisnya data inflasi konsumen dan penjualan retail zona euro serta penguatan dolar AS telah membebani pergerakan EURUSD di hari Kamis, ditutup turun 57 pip di level 1.2268. Penguatan dollar AS ini terpicu oleh kenaikan tingkat imbal hasil obligasi Amerika Serikat yang tembus ke atas 1%. Potensi jual terhadap EURUSD masih bisa berlanjut di sesi Asia (8/1) menguji level support 1.2220 selama harga tidak mampu menembus level resisten 1.2285. Namun bila harga bergerak naik lebih tinggi dari level resisten tersebut, EURUSD berpotensi dibeli menguji resisten 1.2325. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.2220 – 1.2325.

GBPUSD

GBPUSD ditutup turun 43 pip di level 1.3563 pada hari Kamis, terbebani oleh sentimen melonjaknya kasus Covid-19 di Inggris dan menguatnya dolar AS karena ditopang data ekonomi AS yang optimis. Penguatan dollar AS ini terpicu oleh kenaikan tingkat imbal hasil obligasi Amerika Serikat yang tembus ke atas 1%.   Aksi jual terhadap GBPUSD berpotensi berlanjut di sesi Asia (8/1) menargetkan level support 1.3515 selama harga tidak mampu menembus resisten 1.3585. Kenaikan lebih tinggi dari level resisten ini berpotensi memicu aksi beli GBPUSD menguji resisten selanjutnya 1.3610. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.3585 – 1.3610.

USDJPY

Dipicu sentimen menguatnya dolar AS karena didukung oleh  data ekonomi AS yang optimis dan kekhawatiran terhadap lonjakan kasus Covid-19 di Jepang telah menopang kenaikan USDJPY di sesi perdagangan hari Kamis, ditutup menguat 77 pip di level 103.81. Penguatan dollar AS ini juga terpicu oleh kenaikan tingkat imbal hasil obligasi Amerika Serikat yang tembus ke atas 1%. Selama harga mampu bertahan di atas level support 103.65, USDJPY berpotensi dibeli pada sesi Asia (8/1) menargetkan level resisten 104.10. Namun potensi kenaikan ini bisa terhenti bila harga menembus ke bawah level support tersebut dan berpotensi memicu aksi jual USDJPY menguji level support selanjutnya 103.45. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 103.45 – 104.10.

AUDUSD

AUDUSD ditutup turun 40 pip di level 0.7765 pada hari Kamis karena sentimen menguatnya dolar AS seiring rilis data ekonomi AS yang optimis. Penguatan dollar AS ini juga terpicu oleh kenaikan tingkat imbal hasil obligasi Amerika Serikat yang tembus ke atas 1%. Pagi ini (8/1), AUDUSD berpotensi dijual menguji level support 0.7725 selama harga tidak mampu untuk menembus level resisten 0.7785. Sebaliknya, kenaikan lebih tinggi dari level resisten ini, AUDUSD berpotensi dibeli menguji level resisten di 0.7815. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 0.7725 – 0.7815.
NIKKEI

Indeks Nikkei di hari Kamis, ditutup menguat 315 poin di level  27615. Kenaikan ini didukung oleh ekspektasi stimulus fiskal AS yang lebih besar karena Partai Demokrat AS juga menguasai Senat.v Potensi kenaikan Indeks Nikkei di sesi Asia (8/1) bisa berlanjut menguji level resisten 28075 selama harga konsisten di atas level support 27515. Namun bila harga bergerak lebih rendah dari level support tersebut, Indeks Nikkei berpeluang dijual menguji support 27275. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 27275 – 28075.

HANG SENG

Indeks Hang Seng berakhir melemah 275 poin di level 27534 pada hari Kamis, dipicu kekhawatiran pasar terhadap memburuknya ketegangan AS-Tiongkok setelah New York Stock Exchange berbalik arah untuk mengeluarkan saham tiga perusahaan telekomunikasi Tiongkok dari perdagangan di bursa saham AS dan laporan media yang mengatakan bahwa pejabat AS mempertimbangkan melarang rakyat AS berinvestasi di Alibaba dan Tencent. Di sisi lain, ekspektasi stimulus fiskal AS yang lebih besar karena Partai Demokrat AS juga menguasai Senat bisa mendorong kenaikan indeks. Kenaikan indeks saham Wallstreet ke rekor tertinggi baru semalam juga bisa memberikan sentimen positif ke pergerakan indeks saham Asia. Pagi ini (8/1) Indeks Hang Seng berpotensi dibeli menguji level resisten di 27835 selama harga tidak mampu menembus level support di 27320. Sebaliknya, penembusan ke bawah level support ini berpeluang memicu aksi jual Indeks Hang Seng menguji level support selanjutnya 27130. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 27130 – 27835.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.