Senin, 06 Januari 2020

  • Pada End of Day Jumat, Pasar Obligasi Bergerak Bearish. Pasar obligasi bergerak Seluruh indeks return obligasi catatkan negative return harian. Yield obligasi Negara maupun korporasi juga turut tertekan naik. Total volume transaksi perdagangan di pasar sekunder menurun sebesar –15,01% terpicu oleh penurunan volume transaksi SUN tenor panjang sebesar Rp2,61tn/hari. Ekspektasi risiko di global meningkat akibat perang senjata antara AS dan Iran yang menewaskan pimpinan militer Iran. Peningkatan ekspektasi risiko tercermin dari indikator Credit Default Swap (CDS) Indonesia tenor 5-tahun yang naik +1,63bps. Nilai tukar Rupiah terhadap USD juga bergerak melemah sebesar 37,00poin ke level Rp13.930/US$ (kurs spot Bloomberg). Sementara Kurs Jisdor BI berada di level Rp13.899/US$. Perdagangan hari ini, pasar obligasi Indonesia diprediksi melanjutkan tren pelemahannya. Ancaman balasan dari Iran terhadap AS terhadap tewasnya Pimpinan Militer Iran berpotensi semakin meningkatkan ekspektasi risiko di pasar dan menyebabkan aktivitas perdagangan di pasar sekunder obligasi belum semarak.

EKONOMI GLOBAL

  • Memburuknya ketegangan di Timur Tengah setelah serangan udara militer AS menewaskan pejabat militer Iran dan adanya saling ancam antara pemimpin Iran dan Presiden Donald Trump berpeluang masih akan meningkatkan permintaan aset safe haven seperti emas dan mata uang yen. Selain perkembangan di Timur Tengah, pada hari ini para pelaku pasar akan memperhatikan data indeks manufaktur Jepang pukul 7:30 WIB, indeks jasa Tiongkok versi Caixin pukul 8:45 WIB, penjualan retail Jerman pukul 14:00 WIB, indeks jasa zona Euro pukul 16:00 WIB dan indeks jasa AS pukul 21:45 WIB.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpeluang bergerak naik di tengah masih memburuknya ketegangan di Timur Tengah setelah adanya saling ancam antara pemimpin Iran dan Presiden AS untuk menguji level resisten di $1580 – $1590. Jika harga turun, level support terlihat di $1560 – $1550.

MINYAK

Kenaikan harga minyak berpeluang berlanjut karena isu ketegangan di Timur Tengah dan turunnya aktivitas rig AS dalam laporan Baker Hughes untuk menguji level resisten di $64.25 – $65.00. Jika bergerak turun, level support berada di $63.25 – $62.50.

EURUSD

Sentimen hindar aset berisiko karena ketegangan di Timur Tengah berpotensi menjadi beban untuk pergerakan EURUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.1120 – 1.1070. Namun, EURUSD berpeluang untuk bergerak naik untuk menguji resisten di 1.1200 – 1.1250 jika data penjualan retail Jerman dan indeks jasa zona Euro dirilis lebih baik dari estimasi.

GBPUSD

Masih besarnya peluang untuk terjadi Hard Brexit berpotensi akan memicu penurunan GBPUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.3040 – 1.3000. Jika harga rebound, potensi level resisten terlihat di 1.3120 – 1.3160.

USDJPY

Meningkatnya permintaan aset safe haven yang dipicu ketegangan di Timur Tengah berpeluang memicu penurunan USDJPY dalam jangka pendek meskipun data indeks manufaktur Jepang dirilis pesimis pagi ini untuk menguji level support di 107.60 – 107.20. Jika bergerak naik, level resisten berada di 108.40 – 108.80.

AUDUSD

Sentimen hindar aset berisko yang masih terlihat dominan karena ketegangan di Timur Tengah berpotensi akan mendorong penurunan AUDUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 0.6920 – 0.6880. Namun, AUDUSD berpeluang bergerak naik, menguji level resisten di 0.6980 – 0.7020 jika data indeks jasa Tiongkok dirilis lebih baik dari estimasi.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Senin , 06 Januari 2020 pukul 11.02 WIB :

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.