Senin, 05 Oktober 2020

  • Menutup Pekan Terakhir September, ICBI Turun Tipis. Indeks return obligasi konvensional maupun sukuk masih bergerak tipis dengan rentang perubahan –0,03% hingga +0,01%. Harga SUN seri Fixed Rate bergerak variatif dengan rata-rata perubahan pada seluruh seri turun sebesar –1,52bps. Kurva yield PHEI-IGSYC juga bergerak tipis dengan rata-rata yield seluruh tenor (1-30tahun) naik +0,24bps.Transaksi obligasi di pasar sekunder turun dari sisi total frekuensi yakni menjadi 1.034 transaksi (-2,82%). Namun total volume meningkat menjadi Rp14,22tn (+18,72%). Pasar obligasi belum bergerak dar tren sideways-nya, tercermin dari tipisnya perubahan indikator harga, yield, maupun return. Belum ada sentimen positif dari pasar yang sanggup mengubah arah pasar. Pasar masih dibayang-bayangi sentimen negatif dari global dan domestik seperti negosiasi alot stimulus di AS, respon negatif pasar terhadap Presiden Trump yang terinfeksi Covid, hingga depresiasi Rupiah. Indikator risiko pasar naik, tercermin dari kenaikan CDS Indonesia tenor 5-tahun sebesar +1,24bps ke level 112,85. Pada perdagangan awal pekan, tren pelemahan dalam range yang terbatas diperkirakan masih mewarnai gerak pasar obligasi Indonesia. Pasar akan menantikan bagaimana kelanjutan rencana stimulus lanjutan AS ditengah kondisi Presiden Trump yang terinfeksi Covid. Dari domestik, pasar akan wait & see terhadap beberapa data yang akan dirilis seperti Indeks Keyakinan Konsumen dan cadangan devisa.
  • Pengembangan industri halal membutuhkan empat langkah strategis yang perlu menjadi fokus ke depan agar dapat berkontribusi lebih optimal terhadap pertumbuhan ekonomi. Empat langkah strategis tersebut, yaitu membentuk suatu brand halal yang kuat, membangun jejaring kerjasama, memperkuat pembiayaan syariah serta mendorong digitalisasi. Demikian disampaikan Sugeng, Deputi Gubernur Bank Indonesia, dalam pembukaan High Level Seminar on Halal Lifestyle 2020 New Strategy and Business Model of Halal Business” sekaligus soft launching ISEF Integrated Virtual Platform 2020 yang dilaksanakan pada hari ini (02/10) secara virtual. ISEF Integrated Virtual Platform 2020 (https://isef.co.id) mengintegrasikan seluruh kegiatan ISEF mulai dari forum, seminar, workshop, technical meeting, talkshow, business coaching, business matching, international showcase dan outlet pameran bagi pelaku usaha syariah, industri keuangan syariah, dan institusi keuangan sosial syariah (ZISWAF). Platform ini juga merupakan salah satu upaya untuk membuka kesempatan seluas-luasnya sehingga masyarakat dapat mengikuti rangkaian kegiatan ISEF 2020 secara virtual, termasuk untuk menjaring mitra strategis/buyer/importir global, pelaku usaha domestik untuk kolaborasi (business linkage) serta memperluas akses pasar melalui kerjasama dengan e-commerce di Indonesia. Lebih lanjut, Sugeng menguraikan empat strategi pengembangan industri halal ke depan. Pertama, membentuk suatu brand halal dengan memberikan pemahaman memadai kepada masyarakat tentang produk halal. Misalnya, makanan halal itu adalah makanan sehat. Kedua, membangun jejaring kerjasama dari berbagai unit usaha, termasuk antara lain melalui pengembangan jejaring unit bisnis pondok pesantren yang tergabung dalam Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN). Pada tahun 2020, terdapat ratusan unit bisnis/ UMKM di pesantren yang akan diintegrasikan melalui HEBITREN, sehingga dapat meningkatkan skala ekonomi pesantren. Hal itu akan meningkatkan efisiensi dan posisi tawar (bargaining position), serta mendorong transaksi jual beli antara unit usaha di pesantren. Ketiga, memperkuat pembiayaan syariah melalui integrasi pembiayaan sosial syariah dengan pembiayaan komersial syariah. Keempat, mendorong digitalisasi, antara lain melalui pembentukan platform IKRA (Industri Kreatif Syariah Indonesia) yang sejak 2018 menampilkan produk halal yang berkualitas, serta meningkatkan kolaborasi untuk penyaluran pembiayaan syariah. Hal tersebut dilaksanakan melalui kerjasama antara lembaga keuangan mikro syariah (Baitul Mal Wattamwil) dan perusahaan teknologi finansial syariah dengan menggunakan aplikasi ponsel pintar. Hingga Juli 2020, terdapat lebih dari 50 perusahaan teknologi finansial yang sudah menyalurkan pembiayaan syariah hampir sebesar Rp4 triliun. Seminar yang merupakan kolaborasi Bank Indonesia, Kementerian Luar Negeri RI dan Indonesian Halal Lifestyle Center (IHLC), serta Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) menghadirkan pembicara kunci Sapta Nirwandar, Ketua IHLC dan (Amb) Ina H. Krisnamurthi, penasihat Menteri Luar Negeri RI. Selain itu, seminar tersebut juga menghadirkan pembicara dan peserta yang merupakan pegiat ekonomi dan keuangan syariah dari dalam dan luar negeri. Gelaran Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) Virtual 2020 mengangkat tema “Mutual Empowerment in Accelerating Sharia Economic Growth through Promoting Halal Industries for Global Prosperity”, diselenggarakan sejak 7 Agustus dan akan mencapai puncaknya pada 27 – 31 Oktober 2020.

EKONOMI GLOBAL

  • Harga minyak bergerak naik pada hari Senin (5/10), ditopang oleh komentar dari para dokter untuk Presiden AS Donald Trump yang menunjukkan bahwa Trump dapat segera meninggalkan rumah sakit paling cepat pada hari Senin, beberapa hari setelah dia dinyatakan positif Covid-19. Pembaruan berita kesehatan Trump telah meredakan ketidakpastian politik di pasar global, mendorong naik harga minyak West Texas Intermediate (WTI) sekitar 2,5% ke level $37.98 per barel pada pukul 10:45 WIB Sebelumnya harga minyak telah anjlok tajam di hari Jumat di tengah ketidakpastian terhadap kesehatan Presiden Trump, menambah kekhawatiran bahwa kenaikan jumlah kasus virus korona dapat meredam pemulihan ekonomi global. Para analis mengatakan bahwa reboundnya harga minyak di hari Senin karena meredanya ketakutan terhadap kondisi kesehatan Presiden Trump, meskipun terbatas dengan beberapa sinyal yang beragam. Libya, yang merupakan anggota Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC), terlihat telah menaikan produksi mereka hampir tiga perempat yang mencapai 270.000 barel per hari pada akhir pekan lalu setelah para tentara melonggarkan blokade di infrastruktur minyak negara.

Potensi Pergerakan

EMAS 

Meskipun sempat rebound karena berita Presiden Trump terinfeksi Covid-19, harga emas tetap berakhir melemah $6,16 di level $1899,79 pada hari Jumat karena dominasi sentimen penguatan dolar AS dibalik ketidakpastian stimulus di AS dan turunnya tingkat pengangguran AS. Harga emas berpeluang untuk melanjutkan penurunannya, membidik support di $1890 di tengah outlook menguatnya dolar AS. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di $1890 – $1910.

MINYAK 

Kekhawatiran akan melambatnya permintaan minyak mentah dan potensi produksi kembali dari OPEC telah menekan turun harga minyak di hari Jumat, hingga berakhir turun $1.57 di level $37.01. Penurunan harga minyak berpeluang semakin dalam, membidik support di $36.80 di tengah sentimen meningkatnya aktivitas rig AS dalam laporan Baker Hughes di akhir pekan lalu. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di $36.80 – $37.60.

EURUSD 

Terbebani oleh sentimen pesimisnya data inflasi zona Euro serta masih solidnya kinerja dolar AS telah memicu penurunan EURUSD di hari Jumat, ditutup turun 28 pips di level 1.1717. EURUSD berpeluang untuk melanjutkan penurunannya, membidik support di 1.1680 di tengah sentimen menguatnya dolar AS. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 1.1680 – 1.1760.

GBPUSD 

GBPUSD berakhir naik 51 pips di level 1.2939 pada hari Jumat di tengah masih terjaganya harapan kesepakatan Brexit setelah adanya persetujuan perundingan sebulan lagi dari kedua belah pihak. GBPUSD berpotensi untuk berbalik turun, mengincar support di 1.2880 jika dominannya sentimen penguatan dolar AS. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 1.2880 – 1.2980.

USDJPY 

Optimisnya data tingkat pengangguran dan basis moneter Jepang serta tingginya permintaan aset safe haven yen telah mendorong turun USDJPY di hari Jumat, ditutup melemah 23 pips di level 105.32 USDJPY berpeluang untuk berbalik naik, membidik resisten di 106.00 di tengah sentimen menguatnya dolar AS. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 105.20 – 106.00.

AUDUSD

Pesimisnya data penjualan retail Australia dan turunnya harga komoditas telah berimbas negatif terhadap pergerakan AUDUSD di hari Jumat, berakhir turun 20 pips di level 0.7163. AUDUSD berpeluang untuk bergerak turun, menargetkan support di 0.7130 jika dominannya sentimen penguatan dolar AS serta anjloknya harga komoditas seperti emas dan tembaga. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 0.7130 – 0.7210.

NIKKEI

Terbebani sentimen hindar aset berisiko, turunnya harga minyak dan menguatnya mata uang yen telah menekan turun indeks Nikkei pada hari Jumat, ditutup melemah 145 poin di level 23185. Sempat di buka gap up, indeks Nikkei tampaknya berpeluang untuk bergerak turun, menguji support di 23100 di tengah sentimen hindar aset berisiko yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 23100 – 23350.

HANGSENG 

Indeks Hang Seng berpeluang untuk bergerak turun, membidik support di 23600 jika pasar melakukan aksi jual di tengah sentimen hindar aset berisiko yang disebabkan oleh memburuknya kasus pandemi Covid-19 global. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 23600 – 23900.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.