Senin, 04 Januari 2021

  • Perdagangan Akhir Tahun 2020, Kinerja Pasar Obligasi Indonesia Negatif. Seluruh indeks returnobligasi domestik baik konvensional maupun sukuk ditutup melemah. Harga SUN seri Fixed Ratedidominasi penurunan dengan rata-rata perubahan seluruh seri turunsebesar –14,83bps. Sedangkan rata-rata harga sukuk negara turun –15,49bps. Kurva yieldPHEI-IGSYC berpola bearishdengan rata-rata perubahan tenor 1-30tahun naik +2,56bps. Kenaikan yield terbesar terjadi pada tenor menengah. Total volume transaksi obligasi di pasar sekunder turun –42,87% menjadi Rp14,31tn sementara total frekuensi turun –17,37% menjadi 966 transaksi. Sejalan dengan sesi siang, pasar obligasi Indonesia ditutup melemah hingga akhir perdagangan. Faktor penggerak diperkirakan lebih terdorong oleh sentimen global. Ketidakpastian rencana stimulus tambahan berupa bantuan dana tunai di AS dan meningkatnya risiko perlambatan pemulihan ekonomi global paska China yang kembali memberlakukan partial lockdown akibat kasus Covid-19 diperkirakan menjadi sentimen penggerak pasar. Kinerja IHSG juga turun hingga –0,95% ke level 5.979,07.Today’s OutlookMengawali perdagangan tahun baru 2021, kinerja pasar obligasi diperkirakan masih melemah dengan kecenderungan mereda. Ditengah mulai dilakukannya proses vaksinasi pada beberapa negara, pelaku pasar diperkirakan akan tetap concern pada kenaikan penyebaran kasus Covid-19 yang mengancam pemulihan ekonomi global maupun Indonesia. Pada Senin pekan depan, pasar akan mencermati serangkaian data ekonomi makro domestik seperti tingkat Inflasi dan indeks manufaktur.

FOREIGN OWNERSHIP EQUITY VS IHSG

  • Indeks  Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Rabu (30/12) ditutup melemah sebesar 0.95% dilevel 5,979. Tercatat 104 saham menguat, 383 saham melemah dan 137 saham tidak mengalami perubahan harga dibandingkan closing hari sebelumnya. Volume perdagangan tercatat sebesar Rp 14.02 Triliun

BONDS

  • Harga obligasi dipasar surat utang Indonesia ditutup melemah pada perdagangan akhir tahun ditengah meningkatnya ketidakpastian global. Harga SUN seri acuan mengalami penurunan pada rentang 10–30bps, namun untuk yield obligasi pemerintah tenor 10 tahun (FR0082) ditutup turun dilevel 5.89%. Kecenderungan pelemahan pasar surat utang juga diikuti oleh penurunan aktifitas investor, dimana volume transaksi SBN secara outright hanya tercatat sebesar Rp 13.6 triliun pada Rabu (30/12), menurun dari volume transaksi pada Selasa (29/12) yang sebesar Rp 20.9 triliun, serta lebih rendah dari rata-rata transaksi harian baik secara year-to-date maupun month-to-date yang masing-masing tercatat sebesar Rp 18.2 triliun dan Rp 21.9 triliun.

ECONOMIC GLOBAL

  • Pada Hari Rabu (30/12), Rupiah dibuka dilevel 14,100/14,130 dengan kurs acuan JISDOR dilevel 14,105 (prior:14,169). Rupiah diperdagangkan pada range 14,060–14,130. Sedangkan surat berharga cenderung melemah pada perdagangan Rabu (30/12). Rilis data US Initial Jobless Claim yang berada pada level 787k lebih rendah dari pada survey dilevel 833k (prior:806k), mengindikasikan bahwa sector tenaga kerja mengalami sedikit perbaikan, sedangkan rilis data pending home sales November 2020 yang turun ke level-2.6% (surv:0.2%,prior:-0.9%) mengindikasikan bahwa pertumbuhan sector riil belum terlihat. Sentimen dari dalam negeri akan dating dari rilis data Inflasi bulan Desember 2020 yang diprediksi berada di level 1.6% (yoy) sehingga inflasi sepanjang 2020 masih berada dalam target BI di level 2-4%.
  • House of Commons, salah satu dari 2 kamar di parlemen Inggris, sudah menyetujui draft perjanjian-perjanjian pasca Brexit yang dicapai antara Pemerintah Inggris dan Uni Eropa (UE). Brexit resmi terjadi pada 1 Januari 2021 setelah melewati masa transisi sepanjang tahun 2020. Inggris dan UE pada pecan lalu mengumumkan telah mencapai kesepakatan “zero tariff – zero quota” ,artinya tidak akan ada bea impor yang tinggi atau pembatasan jumlah produk yang dijual kedua belah pihak.

Peluang Pergerakan

EMAS
Harga emas berakhir menguat sebesar $4 di level $1898.16 pada perdagangan hari Kamis pekan lalu. Pagi ini (4/1), sentimen positif dari ekspektasi stimulus lanjutan Amerika Serikat, kesepakatan Brexit, dan vaksinasi covid-19 bisa mendorong penguatan harga emas. Harga emas berpotensi naik menguji level resisten $1925 selama harga tidak mampu menembus level support $1907. Penembusan ke bawah level support tersebut, harga emas berpotensi dijual menguji level support selanjutnya, $1898. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia  $1898 – $1925.

MINYAK
Harga minyak berakhir menguat $0.12 pada hari Kamis di level $48.42 karena tertopang oleh pasar yang tetap optimis terhadap vaksinasi covid-19 yang bakal mendorong pemulihan ekonomi global.
Pagi ini (4/1), harga minyak berpotensi dibeli menargetkan level resisten $48.90 selama harga konsisten di atas level support $ 48.20. Penurunan lebih rendah dari level support ini, harga minyak berpeluang dijual menguji level support selanjutnya, $47.95. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $47.95 – $48.90.
EURUSD
EURUSD ditutup turun 83 pip ke level 1.2215 pada perdagangan hari Kamis pekan lalu. Pagi ini (4/1), sentimen positif dari ekspektasi stimulus lanjutan Amerika Serikat, kesepakatan Brexit, dan vaksinasi covid-19 bisa mendorong penguatan EURUSD. EURUSD berpeluang dibeli menguji level resisten 1.2295 selama harga tidak mampu menembus level support 1.2220. Penembusan ke bawah level support tersebut, EURUSD berpotensi dijual menguji level support selanjutnya 1.2195. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.2195 – 1.2295.

GBPUSD

Tercapainya kesepakatan Brexit yang berpotensi memicu pemulihan ekonomi Inggris, telah menopang GBPUSD naik sebesar 39 pip ke level 1.3662 di hari Kamis. Pagi ini (4/1), aksi beli terhadap GBPUSD berpeluang masih berlanjut menguji level resisten 1.3710 selama harga bertahan di atas level support 1.3640. Penembusan level support ini berpeluang memicu aksi jual GBPUSD menguji level support selanjutnya, 1.3620. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.3620 – 1.3710.

USDJPY

USDJPY menguat sebesar 9 pip dan ditutup di level 103.29 pada perdagangan hari Kamis pekan lalu. Pagi ini (4/1), peningkatan kasus covid-19 di Tokyo dan sekitarnya dan ekspektasi stimulus lanjutan AS bisa mendorong penguatan yen Jepang terhadap dollar AS. USDJPY berpotensi dijual menguji level support 102.80 selama harga tidak mampu menembus level resisten 103.30. Penembusan ke atas level resisten ini, USDJPY berpotensi dibeli menguji level resisten selanjutnya 103.45. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 102.80 – 103.45.

AUDUSD

AUDUSD berakhir menguat sebesar 7 pip pada hari Kamis pekan lalu dan ditutup di level 0.7691. Pagi ini (4/1) ekspektasi stimulus lanjutan Amerika Serikat dan kenaikan harga komoditi berpotensi mendorong kenaikan AUDUSD. AUDUSD berpotensi menguat menargetkan level resisten 0.7740 selama harga tidak mampu menembus level support 0.7670. Namun bila harga mampu menembus ke bawah level support tersebut, AUDUSD berpotensi turun menguji level support berikutnya 0.7640. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 0.7640 – 0.7740.

NIKKEI

Indeks Nikkei ditutup menguat sebesar 50 poin di level 27500 pada perdagangan Kamis pekan lalu. Pagi ini (4/1), kekhwatiran peningkatan kasus covid-19 di Tokyo dan sekitarnya bisa menekan turun indeks. Indeks Nikkei berpeluang dijual menguji level support 26360 selama harga tidak mampu menembus level resisten 27390. Sementara kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut, Indeks Nikkei berpotensi dibeli menguji level resisten berikutnya 27865. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 26360 – 27865.

HANG SENG

Indeks Hang Seng naik 40 poin ke level 27215 di akhir sesi Kamis karena tertopang sentimen optimisme pembahasan kerja sama ekonomi Uni Eropa – Tiongkok dan ekspektasi stimulus lanjutan AS. Hari ini (4/1), Indeks Hang Seng berpeluang dibeli menargetkan level resisten 27575 selama harga tidak mampu menembus level support 27090. Namun kekhawatiran peningkatan kasus covid-19 bisa menekan indeks. Penurunan indeks yang lebih rendah dari level support tersebut, Indeks Hang Seng berpeluang dijual menguji level support 26900. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 26900 – 27575.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.