Seluruh indeks return obligasi Indonesia seri-seri konvensional bergerak menguat pada perdagangan kemarin

  • Seluruh indeks return obligasi Indonesia seri-seri konvensional bergerak menguat pada perdagangan kemarin. INDOBeXG-Total Return (return obligasi pemerintah) menguat paling tinggi yakni +0,60% ke level 244,2556. Diikuti oleh Indonesia Composite Bond Index (ICBI) yang naik +0,56% ke level 249,4642, dan INDOBeXC-Total Return (return obligasi korporasi) +0,26% ke level 275,8964. Pergerakan kurva yield PHEI-IGSYC (PHEI-Indonesia Government Securities Yield Curve) bergerak bullish dengan rata-rata yield tenor 1-30tahun turun sebesar –5,41bps. Adapun penurunan rata-rata yield pada masing-masing kelompok tenor adalah sebesar: tenor pendek (<5tahun) -8,32bps, menengah (5-7tahun) -8,83bps, dan panjang (>7tahun) -4,46bps. INDOBeXG-Effective Yield kemarin ditutup di level 7,9261 (-0,1023poin). Harga seluruh seri SUN benchmark bergerak menguat pada besaran yang cukup tinggi. Harga seri FR0079 naik paling tinggi mencapai +164,34bps. Sedangkan penguatan harga terendah tercatat sebesar +34,06bps oleh seri FR0077. Harga SUN seri FR dan ORI juga didominasi penguatan dengan rata-rata pada seluruh serinya naik sebesar +46,51bps. INDOBeXG-Clean Price pada perdagangan kemarin ditutup menguat +0,59% di level 108,9643. Aktivitas perdagangan pasar sekunder obligasi terpantau mulai normal dengan total volume sebesar Rp10,94tn (+220,58%) dan total frekuensi 656 transaksi (+30,16%). Adapun pada transaksi seri-seri SUN benchmark kemarin mencatatkan total volume sebesar Rp3,71tn (+207,79%) dalam 269 transaksi (+3,86%). Seri FR0078 kembali menjadi seri SUN yang ditransaksikan dengan total volume terbesar senilai Rp1,34tn. Sedangkan frekuensi teraktif sebanyak 130 transaksi juga kembali dicatatkan seri FR0079. Pada obligasi korporasi, total volume terbesar senilai Rp404miliar dicatatkan oleh seri SWMEDP02A. Adapun frekuensi teraktif tercatat sebanyak 7 transaksi dicatatkan seri AMRT02CN1. Penguatan harga yang mewarnai pasar obligasi domestik tampak semakin menguat di akhir sesi end of day Rata-rata harga SUN benchmark yang naik hingga +102,44bps disertai dengan solidnya transaksi kelompok tersebut pada akhirnya turut memicu yield SBN pada seluruh tenornya juga kompak bergerak turun di rentang –0,31bps hingga –8,85bps. Ditengah situasi global yang masih belum kondusif, penguatan harga yang mewarnai SUN pda seri FR dan ORI lebih dipicu oleh mulai meredanya ketegangan politik di dalam negeri. Penguatan harga tersebut kemugkinan juga dipengaruhi oleh respon positif pasar terhadap terpilihnya Jokowi sebagai Presiden dalam 5 tahun kedepan setelah situasi dalam negeri mulai kondusif. Menguatnya Rupiah di pasar spot sebesar +45,0poin ke level Rp14.480/US$ diperkirakan turut menjadi katalis positif pasar pada pergerakan kemarin. Senada dengan pasar SUN, IHSG kemarin juga ditutup menguat yakni +1,57% ke level 6.032,70. Mayoritas harga SUN seri FR berpotensi rally meski tidak setinggi perdagangan kemarin. Paska mulai kondusifnya situasi politik dalam negeri, pasar diprediksi akan mulai concern kembali terhadap isu-isu global seperti perang dagang dan Brexit. Meski demikian, pasar diperkirakan juga akan dibayangi isu resuffle kabinet pemerintahan Jokowi dalam 5 tahun kedepan.

EKONOMI GLOBAL

 

  • Data penjualan retail Inggris akan menjadi salah satu data penting pada hari ini, khususnya bagi pergerakan mata uang poundsterling di tengah pasar yang sedang melihat kacaunya kondisi politik di Inggris setelah adanya desakan mundur untuk Perdana Menteri Theresa May dengan Mirror mengabarkan dia akan berikan jadwal kepergiannya pada hari Jumat ini. Data penting lainnya yang berpotensi akan menggerakan pasar dapat datang dari perilisan data pesanan barang tahan lama di AS yang dijadwalkan pukul 19:30 WIB. Jika data dirilis lebih baik dari estimasi berpotensi menutupi pelemahan dollar AS yang terjadi semalam.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek pada sentimen melemahnya pasar ekuitas dibalik ketegangan dagang AS-China untuk menguji level resisten di $1288 – $1293. Namun, jika dollar AS kembali menguat, harga emas dapat berbalik turun menguji support di $1280 – $1275.

Minyak

Pelemahan tajam harga minyak semalam berpeluang berlanjut dalam jangka pendek seiring pasar yang mempertimbangkan melambungnya cadangan minyak mentah AS dan kekhawatiran melambatnya permintaan dibalik ketegangan dagang AS-China untuk menguji level support di $57.70 – $57.20. Namun, harga minyak berpotensi untuk bergerak naik jika Baker Hughes pada laporannya pukul 00:00 WIB/Sabtu menunjukkan adanya penurunan aktivitas rig untuk menguji level resisten di $58.50 – $59.00.

EURUSD

EURUSD berpeluang untuk bergerak turun dalam jangka pendek pada outlook memburuknya fundamental ekonomi di kawasan zona Euro serta antisipasi pasar terhadap pemilu parlemen Eropa untuk menguji level support di 1.1150 – 1.1100. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 1.1210 – 1.1260.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang memperdalam pelemahannya akhir-akhir ini di tengah kekisruhan politik di Inggris untuk menguji level support di 1.2630 – 1.2580. Namun, GBPUSD berpotensi untuk naik jika data penjualan retail Inggris yang dirilis pukul 15:30 WIB dirilis lebih baik dari estimasi untuk mengincar resisten di 1.2690 – 1.2740.

USDJPY

USDJPY berpotensi bergerak turun dalam jangka pendek pada sentimen menjauhnya pasar dari aset berisiko karena ketegangan dagang AS-China untuk menguji level support di 109.20 – 108.70. Namun, jika sentimen penguatan dollar mendominasi pasar, USDJPY berpeluang menguat untuk membidik resisten di 109.80 – 110.30.

AUDUSD

AUDUSD berpotensi untuk bergerak turun dalam jangka pendek karena sentimen risk aversion di tengah ketegangan dagang AS-China untuk membidik level support di 0.6870 – 0.6820. Jika bergerak naik, level resisten berada di 0.6930 – 0.6980.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Jumat 24/05/2019 pukul 10.30WIB:

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.