Selasa, 29 Desember 2020

  • Imbal Hasil Dominan Turun, Seluruh Indeks Return Pasar Obligasi Menguat. Seluruh indeks returnobligasi domestik baik konvensional maupun sukuk ditutup menguat. Harga SUN seri Fixed Ratebervariasi dengan rata-rata pada seluruh seri naik sebesar +16,15bps. Sedangkan rata-rata harga sukuk negara naik +20,71bps. Kurva yieldPHEI-IGSYC dominan bullishdengan rata-rata perubahan tenor 1-30tahun turun –1,13bps. Hanya yield tenor pendek yang mencatat kenaikan yield. Total volume transaksi obligasi di pasar sekunder naik +18,49% menjadi Rp18,89tn sementara total frekuensi turun –8,28% menjadi 1.484 transaksi. Performa pasar obligasi berlanjut menguat mengikuti sesi siangnya. Faktor positif diperkirakan masih berasal dari eksternal yakni respon positif pasar atas kesepakatan dagang UK-Uni Eropa dan penandatanganan RUU stimulus fiskal lanjutan AS oleh Presiden Trump. Penguatan kurs spot Rupiah ke level Rp14.155/US$ dari sebelumnya di level Rp14.200/US$ diperkirakan juga menambah tenaga penguatan pasar SBN. Today’s OutlookTren positif diperkirakan masih berlanjut pada pasar obligasi Indonesia pada perdagangan Selasa. Euforia positif terhadap faktor global masih akan men-drive kinerja pasar. Namun demikian potensi tekanan juga masih membayangi khususnya terkait perkembangan penyebaran Covid-19 di Indonesia yang masih mengkhawatirkan jelang liburan akhir tahun.

ECONOMIC GLOBAL

  • Pergerakan bursa indeks AS masih nampak positif di malam hari Senin (28/12), setelah penandatanganan stimulus bantuan ekonomi oleh Trump. Sebelumnya, Presiden AS, Donald Trump, sempat menyatakan keberatannya untuk menandatangani RUU Bantuan Pandemi senilai $ 2,3 triliun tersebut. Kabar Trump setuju menandatangani stimulus tersebut telah memicu penguatan bursa AS sejak pagi hari, dengan meningkatnya harapan pemulihan ekonomi. Tetapi meningkatnya kekhawatiran wabah Korona yang masih tinggi dan varian baru yang ditemukan di Inggris, telah menyebabkan meningkatnya minat pada aset likuid dollar AS, yang nampak membatasi gerakan naik indeks AS. Indeks Dow Jones bergerak dekat level tertingginya pada kisaran 30300, S&P nampak masih bertahan pada kisaran 3719, sedangkan indeks Nasdaq nampak terkoreksi turun di kisaran 12800.50, walau masih dalam teritori positif.

Peluang Pergerakan

EMAS 

Dipicu oleh sentimen permintaan aset berisiko dan menguatnya dolar AS telah membebani pergerakan harga emas di hari Senin, berakhir turun $5,74 di level $1873,31. Harga emas berpeluang untuk dibeli, membidik resisten di $1885 jika pasar kembali mempertimbangkan outlook stimulus fiskal di AS yang akan membesar setelah DPR AS memilih untuk meningkatkan pemberian uang tunai langsung menjadi $2000 dari sebelumnya $600 dan masih tingginya kasus virus Covid-19 secara global. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di $1865 – $1885.

MINYAK 

Harga minyak berakhir turun $0,61 di level $47,68 pada hari Senin seiring pasar yang kembali mencemaskan perkembangan virus Covid-19 jenis baru yang akan berdampak negatif ke perekonomian dan permintaan bahan bakar. Di sesi Asia ini, harga minyak berpotensi dijual lebih lanjut, mengincar support di $47.40 di tengah kekhawatiran terhadap virus Covid-19 jenis baru dan laporan yang mengatakan bahwa produsen minyak besar di Rusia mendesak sekutu mereka di OPEC untuk menaikan produksi sebesar 500.000 barel per hari mulai bulan depan. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di $47.40 – $48.20.

EURUSD 

EURUSD ditutup naik 29 pip pada level 1.2213 pada hari Senin karena ditopang oleh laporan bahwa Uni Eropa meluncurkan program vaksinasi pada hari Minggu dan stimulus AS yang sudah ditandatangani. Di sesi Asia ini, aksi beli terhadap EURUSD berpeluang berlanjut, menargetkan resisten di 1.2260 karena sentimen permintaan aset berisiko seiring stimulus fiskal di Amerika Serikat berpeluang membesar setelah DPR AS memilih untuk meningkatkan bantuan uang langsung menjadi $2000 dari sebelumnya $600. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 1.2180 – 1.2260.

GBPUSD 

GBPUSD berakhir turun 103 pip ke level 1.3456 pada sesi Senin, karena investor yang mencerna kesepakatan Brexit yang telah diterbitkan dan terlihat ada beberapa masalah yang belum terselesaikan serta penularan varian baru covid-19 di Inggris. Di sesi Asia ini, GBPUSD berpeluang untuk dijual lebih lanjut, membidik support di 1.3420. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 1.3420 – 1.3510.

USDJPY 

Pesimisnya data produksi industri Jepang dan sentimen permintaan aset berisiko karena stimulus fiskal di AS telah menopang kenaikan USDJPY di hari Senin, ditutup menguat 12 pip di level 103.77. Di sesi Asia ini, USDJPY berpotensi untuk dijual, mengincar support di 103.40 di tengah outlook pelemahan dolar AS setelah DPR AS memilih untuk meningkatkan bantuan langsung tunai menjadi $2000 dari sebelumnya $600. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 103.40 – 104.00.

AUDUSD

AUDUSD berakhir turun 9 pip ke level 0.7580 pada perdagangan Senin, karena terbebani oleh pelemahan harga komoditas ekspor Australia seperti emas dan tembaga. Selain itu, kekhawatiran terhadap varian baru virus covid-19 juga menekan harga. Di sesi Asia ini, AUDUSD berpotensi dibeli, menargetkan resisten di 0.7630 dengan sentimen positif dari hasil voting DPR AS yang memilih untuk meningkatkan bantuan langsung tunai menjadi $2000 dari sebelumnya $600. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 0.7550 – 0.7630.

NIKKEI 

Optimisme pelaku pasar setelah ditandatanganinya stimulus bantuan ekonomi AS, membantu indeks Nikkei naik 250 poin ke level 26865 semalam. Hari ini, Indeks Nikkei berpeluang untuk dibeli lebih lanjut, membidik resisten di 27300 dengan sentimen positif dari laporan terbaru yang mengatakan stimulus fiskal di AS berpotensi meningkat setelah DPR AS memilih untuk menaikan bantuan tunai langsung menjadi $2000 dari sebelumnya $600. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 27100 – 27300.
HANGSENG 

Indeks Hang Seng ditutup naik 22 poin di level 26429 pada perdagangan hari Senin karena sentimen positif dari stimulus fiskal AS meskipun saham Alibaba merosot tajam menyusul laporan regulator Tiongkok akan menyelidiki perusahaan tersebut atas dugaan perilaku monopoli. Hari ini, aksi beli terhadap indeks Hang Seng berpeluang berlanjut, membidik resisten di 26600 di tengah sentimen positif voting DPR AS yang memilih untuk meningkatkan bantuan tunai langsung menjadi $2000 dari sebelumnya $600. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 26250 – 26600.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.