Selasa, 26 Oktober 2021

  • ICBI Ditutup Menguat +0,11% Pada Hari Pertama Perdagangan Pekan Ini. Seluruh indeks return obligasi domestik ditutup menguat. ICBI dan INDOBeXG-TR (obligasi negara) naik +0,11%.  Mayoritas harga obligasi negara seri Fixed Rate bergerak menguat. End of day Senin, rata-rata harga SUN FR naik +7,09bps sementara sukuk negara naik +1,03bps. Yield obligasi negara dominan bullish dengan rata-rata perubahan pada seluruh tenor (1-30tahun) turun –0,99bps. Total volume transaksi obligasi di pasar sekunder turun –14,81% menjadi sebesar Rp16,30tn dan total frekuensi turun –4,60% menjadi 1.266 transaksi. Pergerakan terbatas berlanjut mewarnai harga SUN FR termasuk pada seri-seri acuannya sejalan dengan belum adanya sentimen lanjutan yang dominan. Adapun sentimen baru yang beredar adalah berita terkait outlook pertumbuhan ekonomi Indonesia Q3-2021 yang diproyeksi membaik menjadi 4,3% dan sepanjang tahun 2021 diproyeksi naik 4,0%. Sementara dari global adalah meningkatnya kembali kasus Covid di China ditengah ekonomi China yang sedang lesu. Today’s Outlook Harga obligasi diprediksi berlanjut bergerak dalam rentang terbatas. Bervariasinya sentimen yang beredar ditengah wait and see sentimen lanjutan yang dominan mendorong harga masih akan lebih banyak digerakkan oleh aksi trading. Aktivitas perdagangan obligasi berpotensi meningkat sejalan dengan adanya pelaksanaan lelang SUN pada hari ini.

ECONOMIC GLOBAL

  • Menteri keuangan US, Janet Yellen memproyeksikan kenaikan harga akan tetap tinggi hingga 1H22, namun menolak kritik bahwa pemerintahan US berisiko kehilangan kendali atas inflasi. Di 2H22, Yellen memerkirakan bahwa tekanan inflasi dapat mereda seiring dengan berkurangnya isu rantai pasokan, tenaga kerja US, dan hal lainnya yang berkaitan dengan pandemic.

Peluang Pergerakan

EMAS

Harga emas bergerak naik di hari Senin, berakhir menguat $14.77 di level $ 1807.52  karena dipicu oleh sentimen terkoreksinya tingkat imbal hasil obligasi AS dibalik munculnya persepsi bahwa kenaikan inflasi saat  ini hanyalah sementara. Pagi ini (26/10), harga emas berpeluang dibeli untuk menguji level resistance $1817 selama harga bertahan di atas level support $1803.  Namun penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap harga emas  menguji level support selanjutnya  $1797. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $1797 – $1817.

MINYAK 

Mengabaikan sentimen suplai global yang masih ketat di tengah kuatnya permintaan di seluruh dunia seiring ekonomi pulih dari pandemi virus Covid-19. harga minyak ditutup melemah $0.28 di level $83.68 karena aksi profit taking investor.  Pagi ini (26/10), harga minyak berpeluang dibeli untuk menguji level resistance $84.95 selama harga bertahan di atas level support $83.20. Namun penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap harga minyak  menguji level support selanjutnya  $82.30. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $82.30 – $84.95.  

EURUSD 

EURUSD ditutup melemah 37 pip di level 1.1604 pada hari Senin karena sentimen menguatnya dollar AS serta pesimisnya data Ifo Business Climate Jerman. Pagi ini (26/10), EURUSD berpeluang dijual untuk menguji level support 1.1570 selama harga tertahan di bawah level resisten 1.1620. Namun, kenaikan lebih tinggi dari level resistance tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap EURUSD menguji level resistance selanjutnya 1.1640. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.1570 – 1.1640.

GBPUSD 

GBPUSD bergerak naik di hari Senin, berakhir menguat 13 pip di level 1.3764 karena dipicu oleh pernyataan yang optimis dari pembuat kebijakan BOE Tenreyro terkait pertumbuhan PDB Inggris. Pagi ini (26/10), GBPUSD berpeluang dibeli untuk menguji level resistance 1.3795 selama harga bertahan di atas level support 1.3750. Namun penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap GBPUSD  menguji level support selanjutnya  1.3725. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia  1.3725 – 1.3795. 

HANG SENG 

Indeks Hang Seng ditutup menguat 146 poin di level 26150  pada hari Senin karena ditopang oleh relinya saham perusahaan energi serta material.  Pagi ini (26/10), indeks Hang Seng berpeluang dibeli untuk menguji level resistance  26435 selama harga bertahan di atas level support 26015. Namun penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap indeks Hang Seng  menguji level support selanjutnya 25805. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 25805 – 26435.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.