Selasa, 19 November 2019

  • Indonesia Composite Bond Index (ICBI) ditutup menguat +0,06% di level 273,2979 pada perdagangan kemarin. Demikian pula dengan INDOBeXG-Total Return (return obligasi negara) dan INDOBeXC-Total Return (return obligasi korporasi) yang naik masing-masing ke level 268,2358 (+0,05%) dan ke level 296,9867 (+0,17%). Kurva yield PHEI-IGSYC (PHEI-Indonesia Government Securities Yield Curve) bergerak Rata-rata yield tenor 1-30 tahun turun sebesar –2,12bps. Penurunan yield pada masing-masing kelompok tenor tercatat sebesar: pendek (<5tahun) -3,11bps; menengah (5-7tahun) -3,12bps; dan panjang (>7tahun) -1,82bps. Dengan demikian pada perdagangan kemarin, INDOBeXG-Effective Yield turun –0,0077poin ke level 6,9088. Harga kelompok SUN benchmark melemah dengan rata-rata sebesar –13,61bps. Penurunan harga terbesar dicatatkan seri FR0079 sebesar –21,77bps sedangkan koreksi harga terendah dicatatkan FR0068 sebesar –2,41bps. Secara keseluruhan harga SUN seri FR dan ORI bergerak mixed dengan rata-rata turun sebesar –0,54bps. INDOBeXG-Clean Price Senin kemarin terpantau turun tipis sebesar –0,01% ke level 115,4007. Aktivitas perdagangan obligasi di pasar sekunder turun tipis dari sisi total frekuensi yakni sebesar –0,52% menjadi 759 transaksi. Sementara itu total volume meningkat sebesar +5,85% menjadi Rp11,34tn. Pada transaksi SUN benchmark, total volume juga meningkat hingga sebesar +67,83% menjadi Rp3,63tn dalam sehari perdagangan. FR0076 bertahan menjadi SBN teraktif dengan 113 transaksi dan FR0082 mencatat total volume terbesar senilai Rp838miliar. Pada transaksi obligasi korporasi, BBRI03ACN1 menjadi seri teraktif dengan 19 transaksi sedangkan SMII01BCN2 mencatatkan total volume terbesar senilai Rp440miliar. Kinerja pasar obligasi dalam negeri menguat secara terbatas pada perdagangan Senin kemarin. Ditengah belum adanya rilis data ekonomi terbaru dari domestik maupun global, katalis positif di pasar diperkirakan lebih berasal dari kembali meredanya tensi dagang AS-China. Berdasar kabar terbaru yang dilansir CNBC International, pihak China menyebutkan akan ada pembicaraan konstruktif lanjutan antara kedua negara tersebut dan pihak AS pun menyatakan akan ada pembahasan lanjutan melalui hubungan telepon. Sejalan dengan kondisi positif pasar, indikator risiko global terhadap pasar domestik yang tercermin dari CDS Indonesia tenor 5-tahun juga turun sebesar –1,02bps ke level 71,95. Pada perdagangan Selasa ini, pasar obligasi domestik diperkirakan kembali bergerak terbatas. Minimnya sentimen lanjutan yang dibayangi dengan dinamika berita hubungan dagang AS-China masih menjadi concern di pasar. Sebagai informasi, hari ini pemerintah kembali mengadakan lelang SUN sebanyak 7 seri (2 seri SPN dan 5 seri FR) dengan target indikatif sebesar Rp15,00tn.

EKONOMI GLOBAL

  • CNBC melaporkan meredupnya sentimen kesepakatan dagang dari pemerintah Tiongkok semalam, dipicu oleh penolakan Presiden AS, Donald Trump, untuk memangkas tarif import lebih jauh. Laporan CNBC tersebut memicu kekhawatiran pasar akan gagalnya kesepakatan dagang tahap pertama yang sudah dinyatakan mencapai pembahasan tahap akhir pada pekan lalu. Tiongkok memandang pemangkasan tarif import kedua belah negara sebagai masalah yang harus diselesaikan untuk menyelesaikan masalah perang dagang yang berlangsung hampir 2 tahun tersebut. Sedangkan AS terus menekankan peningkatan pembelian sektor pertanian – peternakan AS kepada Tiongkok, yang ditolak menimbang jumlah kuota pembelian daging import Tiongkok dengan negara lain. Kembali memanasnya hubungan dagang AS – Tiongkok yang telah berimbas negatif bagi perekonomian global, dikhawatirkan akan menghambat lebih lanjut pemulihan ekonomi dunia. Data penggerak pasar hari ini diantaranya EURUSD mendapat penggerak dari laporan neraca transaksi berjalan Zona Euro untuk bulan September, bila dirilis lebih rendah dari estimasi berpotensi melemahkan EURUSD. Laporan permintaan industri inggris berpeluang menekan GBPUSD turun bila hasil yang dirilis lebih rendah dari estimasi. Data penjualan manufaktur Kanada bulan September berpeluang menekan turun USDCAD bila hasilnya leih baik dari estimasi. Bersamaan dengan data tersebut, laporan ijin membangun AS di bulan Oktober berpeluang lemahkan harga emas bila hasil yang dirilis lebih tinggi dari estimasi.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpeluang bergerak naik menguji level resisten di $1475 – $1480 di tengah pesimisme kesepakatan dagang AS – Tiongkok. Level support pada kisaran $1454 – $1460.

MINYAK

Pesimisme kesepakatan dagang AS – Tiongkok dan laporan peningkatan cadangan minyak mentah AS berpotensi tekan harga minyak turun menguji level support $56.00 – $56.40. Level resisten pada kisaran $57.40 – $58.10.

EURUSD

EURUSD berpotensi turun mengingat laporan dovish Bundes bank Jerman kemarin, menguji level support 1.1000 – 1.1040. Sebaliknya potensi pelemahan dolar di tengah pesimisme kesepakatan dagang AS – Tiongkok berpotensi dukung kenaikan menguji resisten 1.1090 – 1.1120.

GBPUSD

Optimisme Brexit berpeluang dukung GBPUSD naik menguji resisten 1.3000 – 1.3100,setelah hasil pooling pemilu mendukung kemenangan Boris Johnson, memicu harapan lancarnya Brexit. Level support pada kisaran 1.2860 – 1.29100.

USDJPY

Pesimisme kesepakatan dagang semalam berpotensi tekan USDJPY turn menguji support 108.00 – 108.25 di tengah minat beli aset safe haven. Sebaliknya level resisten pada kisaran 109.00 – 109.15.

AUDUSD

AUDUSD berpotensi turun menguji support 0.6750 – 0.6770 setelah laporan notula rapat RBA bernada dovish dan pesimisme kesepakatan dagang AS – Tiongkok. Level resisten pada kisaran 0.6800 – 0.6825.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Selasa 19/11/2019 pukul 09.55WIB:

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.