Selasa, 16 Februari 2021

  • Pasar Obligasi Indonesia Bergerak Mendatar. Seluruh indeks return obligasi Indonesia tipe konvensional dan sukuk ditutup menguat terbatas. Harga SUN seri fixed rate dominan terkoreksi dengan ratarata seluruh serinya turun –6,23bps. Sedangkan rata-rata harga sukuk negara juga turun tipis sebesar –1,97bps. Kurva yield PHEI-IGSYC juga bergerak tipis dengan rata-rata perubahan tenor 1-30tahun naik +0,07bps. Penurunan yield terjadi pada kelompok tenor pendek dan panjang. Total volume perdagangan di pasar sekunder meningkat +22,61% menjadi Rp23,31tn. Begitu pula dengan total frekuensi yang naik +9,29% menjadi 1.506 transaksi. Pergerakan pasar obligasi domestik berlanjut dalam tren terbatas hingga penutupan perdagangan Senin. Gerak pasar lebih didorong oleh faktor trading pelaku pasar. Dari domestik, sentimen cenderung beragam. Faktor penekan diperkirakan lebih didorong oleh rilis neraca dagang yang walaupun mencatat surplus namun belum menunjukkan perbaikan kinerja ekspor impor dimana hasilnya lebih buruk dari perkiraan konsensus.  Disisi lain, faktor positif berasal dari berlanjutnya tren apresiasi kurs spot Rupiah terhadap USD ke level Rp13.910/US$ dari Rp13.973/US$. Today’s Outlook Pada perdagangan Selasa, kinerja pasar diperkirakan masih akan sideways. Pelaku pasar akan kembali concern pada perkembangan data pertumbuhan ekonomi ditengah dampak pandemi. Pada Selasa ini akan dirilis GDP Uni Eropa Q4 yang diproyeksi terkontraksi lebih dalam dari kuartal sebelumnya. Dari sisi trading, lelang 7 seri SBN oleh pemerintah berpotensi meningkatkan aktivitas perdagangan di pasar sekunder.
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali merevisi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Revisi ini membuat anggaran PEN naik menjadi Rp 688.33 Triliun, atau naik dari 3 Februari yang sebesar Rp 619 Triliun. Menurutnya, kenaikan anggaran ini terbesar ada pada sektor kesehatan yang meningkat tajam dari tahun lalu. Salah satunya disebabkan oleh adanya program vaksinasi yang membutuhkan dana besar. Adapun rincian anggaran PEN terbaru yaitu sektor kesehatan sebesar Rp 173.3 Triliun, perlindungan sosial sebesar Rp 150.21 Triliun, program prioritas sebesar Rp 123.8 Triliun, dukungan UMKM dan korporasi Rp 187.17 Triliun serta insentif usaha sebesar Rp 53.86 Triliun.

FOREIGN OWNERSHIP EQUITY VS IHSG

  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 6,270 pada Senin (15/02), menguat 0.77% dibandingkan Kamis (11/02). Investor asing mencatatkan net sell di seluruh pasar sebesar Rp. 573 miliar. Sebanyak 299 saham menguat, 182 terkoreksi, dan 160 lainnya stagnan.

BONDS

  • Harga obligasi berdenominasi Rupiah ditutup melemah pada perdagangan awal pekan ini di tengah variatifnya katalis eksternal. Harga SUN seri acuan ditutup turun pada kisaran 5 – 90 bps, sedangkan yield SUN bertenor 10 tahun (FR0087) naik 3 bps ke level 6.23%. Melemahnya harga SBN dipengaruhi oleh aksi profit taking investor dan sentimen positif data neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2021 yang kembali mencatatkan surplus sehingga menyebabkan pelaku pasar menjadi lebih agresif untuk memburu aset-aset berisiko seperti saham.

ECONOMIC GLOBAL

  • Pada hari Senin (15/02), Rupiah dibuka di level 13,950/13,995 dengan kejadian pertama di 13,950 dan kurs acuan JISDOR di level 13,946 (prior : 14,011). Rupiah diperdagangkan pada range 13,905– 13,950 dan ditutup menguat di level 13,914. Sentimen yang mempengaruhi penguatan rupiah adalah rilis data trade balance Indonesia periode Jan 21 yang tercatat surplus USD 1.96 M (prior : USD 2.1 M), ekspor tumbuh 12.24%, sementara impor terkontraksi 6.49%. Sementara itu, kasus baru Covid-19 di Indonesia kembali turun signifikan ke angka 6,462 kasus dan merupakan yang terendah sejak 3 Januari 2021.
  • Selandia Baru melakukan lockdown kota Auckland karena ditemukannya kasus transmisi lokal varian Covid-19 yg berasal dari Inggris. Penemuan kasus baru ini mendorong negara tetangga Australia untuk menangguhkan travel bubble. Aturan itu sebelumnya memungkinkan warga Selandia Baru memasuki Australia tanpa menjalani masa karantina hotel selama 14 hari. Sementara itu di Thailand, dampak Covid-19 membuat pertumbuhan ekonomi -6.1% dan merupakan yang terburuk sejak krisis keuangan Asia 1997. Tahun ini, ekonomi Thailand diproyeksikan akan tumbuh di range 2.5%- 3.5%. Proyeksi ini lebih rendah dari perkiraan sebelumnya 3.5%-4.5%, meski ada tanda perbaikan ekonomi pada tiga bulan terakhir di tahun 2020.

Peluang Pergerakan

EMAS

Minat pasar terhadap pasar saham dan tingginya tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS telah menjadi beban untuk pergerakan harga emas di hari Senin, harga emas berakhir melemah sebesar $5.60 di level $1818.67.  Pagi ini (16/2), harga emas berpotensi dalam tekanan jual menguji level support $1810 selama harga tertahan di bawah level resisten $ 1824. Namun, bila harga mampu naik lebih tinggi dari level resisten tersebut, harga emas berpeluang dibeli menargetkan resisten berikutnya $1830. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $1810 – $1830.  

MINYAK

Harga minyak ditutup menguat $0.45 di level  $60.13 pada hari Senin, dipicu oleh meningkatnya permintaan dan gangguan produksi di tengah ancaman badai musim dingin serta harapan stimulus besar dari pemerintah AS. Potensi beli terhadap harga minyak pagi ini (16/2) bisa berlanjut menguji resisten $60.95 selama harga tidak mampu menembus level support $59.70. Tetapi bila mampu bergerak lebih rendah dari level support ini, harga minyak berpeluang dijual menguji level support selanjutnya $59.15.  Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $59.15 – $60.95.

EURUSD

EURUSD berakhir naik 8 pip di level 1.2126 pada hari Senin, karena ditopang beberapa sentimen positif seperti  data surplus neraca perdagangan zona euro yang melebihi ekspektasi, terpilihnya Mario Draghi sebagai Perdana Menteri Italia dan berita terkait kemajuan vaksinasi virus Covid-19.  Pagi ini (16/2), aksi beli terhadap EURUSD berpeluang terus berlanjut menargetkan level resisten 1.2160 bila harga mampu bertahan di atas level support 1.2110. Tetapi penembusan lebih rendah dari level support ini berpotensi memicu aksi jual terhadap EURUSD menguji level support selanjutnya 1.2095. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.2095 – 1.2160.

GBPUSD

Ditopang berita optimis mengenai vaksinasi virus Covid-19 yang masif oleh pemerintah Inggris dan terus turunnya kasus Covid-19 di Inggris telah memicu kenaikan GBPUSD pada hari Senin, berakhir menguat 49 pip di level 1.3901. Aksi beli ini berpotensi terus berlanjut pagi ini (16/2) menguji resisten 1.3950 selama harga tidak mampu menembus level support 1.3890. Namun potensi kenaikan ini bisa gagal bila harga mampu bergerak lebih rendah dari level support 1.3890, dan GBPUSD berpotensi dijual menguji support selanjutnya 1.3865. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.3865 – 1.3950.  

USDJPY

USDJPY ditutup naik 44 pip di level 105.35 pada hari Senin, dipicu oleh sentimen minat aset berisiko karena berita optimis mengenai kemajuan vaksinasi virus Covid-19.  Pagi ini (16/2), USDJPY berpotensi masih dibeli menargetkan level resisten 105.65 bila harga terus konsisten di atas level support 105.20. Namun, bila harga mampu bergerak lebih rendah dari level support tersebut, USDJPY berpotensi dijual menguji support selanjutnya 105.00. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 105.00 – 105.65.  

AUDUSD

Ditopang sentimen minat terhadap aset berisiko karena berita optimis mengenai kemajuan vaksinasi virus Covid-19 telah memicu penguatan AUDUSD selama hari Senin, berakhir naik 19 pip di level 0.7778. AUDUSD berpotensi dibeli pagi ini (16/2) menargetkan level resisten 0.7810 selama harga mampu konsisten di atas level support 0.7765. Namun potensi kenaikan ini bisa terhenti, bila harga mampu bergerak lebih rendah dari level support 0.7765. AUDUSD berpeluang dijual menguji level support selanjutnya 0.7750. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 0.7750 – 0.7810.

NIKKEI

Pertumbuhan GDP kuartal ke-4 Jepang yang melebihi ekspektasi, melemahnya yen dan berita mengenai kemajuan vaksinasi virus Covid-19 telah menopang kinerja Indeks Nikkei di hari Senin, berakhir menguat 690 poin di level 30270.  Potensi beli terhadap Indeks Nikkei masih bisa berlanjut pagi ini (16/2) menargetkan level resisten 30815 selama harga tidak mampu menembus level support 30085. Namun penurunan lebih dalam dari level support tersebut, membuka peluang Indeks Nikkei dijual menguji level support selanjutnya 29950. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 29950 – 30815.

HANG SENG

Senin (15/2) Hang Seng ditutup untuk libur Tahun Baru Imlek.Pagi ini (16/2), Indeks Hang Seng berpotensi dibeli menargetkan level resisten 30510 karena ditopang oleh optimisme pasar terhadap kemajuan vaksinasi global. Namun, bila harga mampu bergerak lebih rendah dari level support 29755 maka Indeks Hang Seng berpotensi dijual menguji level support selanjutnya 29345. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 29345 – 30510.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.