Selasa, 13 Oktober 2020

  • Awal Perdagangan Pekan Ini, ICBI Menguat +0,18%. Seluruh indeks return obligasi Indonesia ditutup menguat. ICBI dan INDOBeXG-TR terpantau naik +0,18%. Harga SUN seri Fixed Rate semakin menguat di akhir end of day. Rata-rata harga pada seluruh serinya naik +10,03bps. Yield obligasi negara bergerak bullish pada seluruh tenornya (1-30tahun) dengan rata-rata turun –2,03bps. Total volume transaksi obligasi di pasar sekunder naik +18,15% menjadi Rp13,97tn sementara total frekuensi turun –2,76% menjadi 985 transaksi. Senada dengan sesi siang, menguatnya pasar hari ini merupakan respon positif terhadap penerapan PSBB transisi jilid 2 di Jakarta. Dibukanya kembali negosiasi terkait stimulus lanjutan di AS yang meskipun berlangsung alot juga turut menjadi katalis positif bagi pasar.  IHSG hari ini juga dtutup menguat yakni di level 5.093,10 (+0,78%). Pasar obligasi diprediksi menguat pada perdagangan Selasa. Euforia PSBB transisi diprediksi masih menjadi pemicu utama menguatnya harga obligasi. Selain itu, kabar terkait penyedian vaksin Covid-19 di Indonesia mulai November mendatang kemungkinan juga dapat menjadi sentimen positif. Diketahui, Indonesia telah melakukan finalisasi pembelian vaksin Covid-19 dari 3 perusahaan produsen China termasuk diantaranya adalah Sinovac (Kompas.com). Pasar hari ini juga akan dibayangi wait and see hasil RDG-BI.
  • Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan melanjutkan percepatan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). Realisasi PTSL sejak awal tahun hingga bulan Oktober 2020 telah mencapai 88.9% dari target tahun 2020 atau sekitar 2,862,662 bidang tanah. Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Kementrian ATR/BPN, Suyus Windayana menargetkan 3.2 juta bidang tanah mendapat sertifikat tahun ini setelah adanya realokasi dan refocusing anggaran untuk penanganan COVID-19. Target utama pelaksanaan PTSL adalah menghasilkan desa/kelurahan serta kota/kabupaten lengkap melalui validasi buku tanah didaerahnya.

BONDS

  • Pada hari Senin (12/10) harga SBN ditutup menguat terbatas pada benchmark tenor 5, 10 dan 15tahun. Sedangkan SBN seri benchmark 20 tahun ditutup stagnan. Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi (KPC-PEN) Airlangga Hartanto mengatakan Indonesia termasuk dalam 5 negara yang bisa menangani wabah COVID-19 dan kontraksi ekonomi secara berimbang yang terindikasi dari fatality rate Indonesia yang dibawah 4% dan recovery rate yang mencapai 76.48%. Selain itu, faktor lain yang mempengaruhi pergerakan SBN adalah fase PSBB transisi di DKI Jakarta yang akan diberlakukan selama 2 minggu kedepan meningkatkan optimisme investor terhadap peningkatan aktivitas perekonomian di Indonesia.

FOREIGN OWNERSHIP EQUITY VS IHSG

  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Senin (12/10) ditutup menguat sebesar 0.78% ke level 5,093.09. Tercatat 266 saham menguat, 168 saham melemah dan 161 saham tidak mengalami perubahan harga dibandingkan penutupan hari sebelumnya. Volume perdagangan tercatat sebesar Rp. 7.01 Triliun. Adapun investor asing net sell sebesar Rp. 104.93 Milyar.

EKONOMI GLOBAL

  • Pada perdagangan hari Senin (12/10), pergerakan Rupiah ditutup stagnan dilevel 14,700 terhadap Dollar AS dengan kurs acuan JISDOR dilevel 14,746 (prior:14,737). Sementara itu SBN seri benchmark diperdagangkan menguat terbatas untuk tenor 5 sampai 15tahun. Kebijakan PSBB transisi yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta mendapatkan respon positif dari pelaku pasar yang menilai kebijakan ini dapat mendorong peningkatan aktivitas ekonom iibukota. Pergerakan nilai tukar dan harga SBN pun masih terpengaruh oleh pengesahan UU Cipta Kerja yang berpotensi meningkatkan arus investasi ke dalam negeri. Namun ketidakpastian terkait hasil negosiasi proposal stimulus di AS senilai USD 1.8 triliun cukup membatasi penguatan Rupiah dan SBN.
  • Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berakhir turun $7.64  di level $1922.61 pada hari Senin di tengah sentimen menguatnya dolar AS karena ketidakpastiaan paket stimulus di AS.   Selama bergerak di atas level support $1918 harga emas berpeluang kembali lanjutkan reli kenaikan menguji level resisten di $1933. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $1912 – $1933.

MINYAK

Kembali aktifnya para produsen di Libya, Teluk Meksiko dan Norwegia telah menjadi sentimen negatif untuk pergerakan harga minyak di hari Senin, ditutup turun $1.03   di level $39.49. Harga minyak berpotensi melanjutkan penurunan menguji level support $38.50 karena terbebani sentimen perusahaan energi yang  terus memulihkan produksi minyak dan gas alam di Teluk Meksiko. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $38.50 – $40.35.

EURUSD

Tertekan oleh sentimen menguatnya dolar AS dan kekhawatiran akan gelombang kedua pandemi di beberapa negara di Eropa telah menekan turun EURUSD di hari Senin, ditutup melemah  20 pips di level 1.1812.  Selama tertahan di bawah level resisten 1.1825 EURUSD berpotensi bergerak turun menguji level support di 1.1775. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.1775 – 1.1825.

GBPUSD

Abaikan ketidakjelasan kesepakatan Brexit dan kekhawatiran melonjaknya kasus Covid-19 di Inggris , GBPUSD berakhir menguat  19 pips di level 1.3066 pada hari Senin. Tingginya kenaikan kasus covid19 dan outlook dovish dari BOE berpeluang menekan GBPUSD menguji level support  1.3110. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.3025 – 1.3110.

USDJPY

Meningkatnya permintaan aset safe haven yen karena ketidakpastian stimulus global dan kenaikan kasus Covid-19 telah membuat USDJPY bergerak turun di hari Senin, berakhir melemah  29 pips di level 105.32. USDJPY berpeluang melanjutkan penurunan menguji level support di 104.95 selama harga tidak mampu menembus level resisten di 105.50. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 104.95 – 105.65.

AUDUSD

Terbebani sentimen menguatnya dolar AS dan kejatuhan harga komoditas telah membuat AUDUSD melemah di hari Senin, berakhir turun 33 pips di level 0.7209.  AUDUSD berpeluang bergerak naik menguji level resisten 0.7240 bila data Trade Balance Tiongkok dirilis lebih baik dari perkiraan. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 0.7175 – 0.7240.

NIKKEI

Indeks Nikkei berakhir menguat pada hari Senin, naik sebesar 70 point dan ditutup di level 23630 karena menguatnya saham teknologi dan pebankan.  Indeks Nikkei berpotensi melanjutkan kenaikan menguji level resisten di 23770 selama harga tidak mampu menembus level support 23530. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 23450 – 23530.  

HANG SENG

Ditopang sentimen positif kebijakan ekonomi terbaru di Tiongkok serta melonjaknya saham sektor teknologi dan kesehatan telah memicu kenaikan indeks Hang Seng di hari Senin, ditutup menguat  490 poin di level 24705.  Optimisme pasar terhadap kebijakan ekonomi Tiongkok berpeluang kembali menopang kenaikan indeks Hang Seng menguji level resisten 24950. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 24440 – 24950.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.