Selasa, 11 Mei 2021

  • Penguatan Harga Obligasi Bertahan Hingga Akhir End of Day Senin. Seluruh indeks return obligasi konvensional maupun sukuk ditutup pada besaran yang hampir sama yakni naik +0,16%. Harga SBN seri-seri fixed rate dan sukuk negara dominan menguat dengan rata-rata perubahan pada masing-masing kelompok adalah +9,94bps dan +8,12bps. Yield obligasi negara bergerak bullish. Rata-rata perubahan yield seluruh tenor (1-30tahun) turun sebesar -2,01bps. Pada perdagangan Senin, total volume transaksi obligasi di pasar sekunder tercatat sebesar Rp23,69tn (-25,54%) dan total frekuensi sebanyak 1.355 transaksi (-13,14%). Harga obligasi menguat sedikit lebih tinggi pada sesi end of day. Senada dengan sesi siang, belum adanya sentimen baru di pasar menyebabkan harga lebih digerakkan oleh aksi trading. Ditengah tekanan Covid-19, penguatan harga obligasi lebih ditopang oleh apresiasi Rupiah dan membaiknya beberapa data ekonomi Indonesia. Semua kondisi tersebut diprediksi dapat mendorong asing banyak masuk ke pasar SBN dan menjadi salah satu pendorong menguatnya harga. Kurs spot Rupiah terpantau semakin menguat yakni di level Rp14.198/US$. Today’s Outlook Pasar obligasi diprediksi berlanjut sideways dengan tren menguat menjelang H-1 libur panjang Lebaran. Faktor trading dan apresiasi Rupiah masih akan menjadi penggerak harga obligasi ditengah minimnya sentimen lanjutan, tekanan terkait Covid-19, dan wait and see data inflasi AS.
  • Survei Konsumen (SK) Bank Indonesia pada April 2021 mengindikasikan keyakinan konsumen yang optimis terhadap kondisi ekonomi. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) April 2021 sebesar 101,5 yang masuk ke zona optimis (indeks >100), meningkat dibandingkan 93,4 pada bulan Maret 2021. IKK April 2021 juga merupakan angka optimisme pertama kali sejak IKK masuk zona pesimis pada April 2020. Keyakinan konsumen terpantau membaik pada seluruh kategori tingkat pengeluaran responden, tingkat pendidikan, dan kelompok usia responden. Secara spasial, keyakinan konsumen membaik di seluruh kota yang disurvei (18 kota), tertinggi di kota Padang, diikuti oleh Bandung dan Pangkal Pinang. Berdasarkan hasil SK, peningkatan optimisme konsumen pada April 2021 didorong oleh membaiknya ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan yaitu terhadap aspek ketersediaan lapangan kerja, ekspansi kegiatan usaha yang meningkat, dan penghasilan yang meningkat pada 6 bulan yang akan datang. Sementara itu, persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini terpantau membaik, didorong oleh perbaikan persepsi terhadap ketersediaan lapangan kerja, penghasilan, dan ketepatan waktu pembelian barang tahan lama.

ECONOMIC GLOBAL

  • UST 10-yr yield naik ke level level 1.61% dengan fokus pada data inflasi yang akan dirilis pada hari Rabu. Adapun UST Inflation-Protected Securities (TIPS) naik ke level 2.50% pada hari Jumat, menunjukkan pasar melihat inflasi rata-rata 2.5% untuk satu dekade ke depan.

Peluang Pergerakan

EMAS  

Harga emas berakhir naik $4.54 di level $1835.52 pada hari Senin karena dipicu oleh sentimen pelemahan dollar AS dan turunnya tingkat imbal hasil obligasi AS dibalik ekspektasi suku bunga AS masih akan rendah untuk beberapa waktu kedepan pasca pesimisnya data tenaga kerja AS pekan lalu.  Pagi ini (11/5), harga emas masih berpeluang dibeli untuk menguji level resisten $1850 selama harga bertahan di atas level support $1825. Penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap harga emas menguji level support selanjutnya $1820. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $1820 – $1850.

MINYAK

Abaikan kekhawatiran memburuknya kasus pandemi Covid-19 di Asia, khususnya di India serta meningkatnya aktivitas rig AS dalam laporan Baker Hughes di akhir pekan lalu. Harga minyak ditutup lebih tinggi pada hari Senin sebesar $0.04 di level $68.84. Pagi ini (11/5), harga minyak berpeluang dibeli untuk menguji level resisten $65.60 selama harga bertahan di atas level support $64.50. Penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap harga minyak menguji level support selanjutnya $64.15. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $64.15 – $65.60.

EURUSD

Terbebani oleh jatuhnya pasar aset resiko di tengah kekhawatiran kenaikan kasus baru covid-19 di Asia telah memicu penurunan EURUSD sebesar 35 pip di level 1,2127. Pagi ini (11/5), EURUSD berpeluang dibeli menargetkan level resisten 1.2175 selama harga bertahan di atas level support 1.2115. Namun, penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap EURUSD menguji level support selanjutnya 1.2095. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.2095 – 1.2175.

GBPUSD

GBPUSD melesat tinggi di hari Senin, hingga berakhir menguat 129 pip di level 1.4115 karena dipicu oleh sentimen pelemahan dollar AS serta optimisnya data Halifax HPI Inggris. Pagi ini (11/5), GBPUSD berpotensi dibeli untuk menguji level resisten 1.4175 selama harga bertahan di atas level support 1.4110. Namun, penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap GBPUSD menguji level support selanjutnya 1.4075. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.4075 – 1.4175.

USDJPY

Kekhawatiran pasar terhadap kenaikan kasus covid-19 di Jepang telah memicu kenaikan USDJPY pada hari Senin sebesar 24 pip di level 108.81 pada perdagangan hari Senin. Pagi ini (11/5), USDJPY berpotensi dibeli untuk menguji level resisten 109.15 selama harga bertahan di atas level support 108.65. Namun, penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap USDJPY menguji level support selanjutnya 108.45. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 108.45 – 109.15.

AUDUSD

Aksi jual aset beresiko melemahnya harga komoditas biji besi telah memicu penurunan terhadap AUDUSD pada harri Senin sebesar 16 pip di level 0.7826. Pagi ini (11/5), AUDUSD berpotensi dibeli untuk menguji level resisten 0.7885 selama harga bertahan di atas level support 0.7820 . Namun, penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap AUDUSD menguji level support selanjutnya 0.7785. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 0.7785 – 0.7885.

NIKKEI

Tertekan oleh kekhawatiran investor terhadap mutasi baru virus covid-19 di India telah memicu penurunan indeks Nikkei bergerak turun sebesar 160 poin di level 29260. Pagi ini (11/5), indeks Nikkei berpeluang dijual menargetkan level support 28740 selama harga mampu konsisten di bawah level resisten 29445. Namun, kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap indeks Nikkei menguji level resisten selanjutnya 29655. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 28740 – 29655.

HANG SENG

Indeks Hang Seng berakhir turun sebesar 364 poin di level 28276 pada hari Senin karena terbebani oleh kejatuhan saham di sektor teknologi di tengah perang antitrust yang semakin mendalam di Beijing. Pagi ini (11/5), indeks Hang Seng berpeluang dijual menargetkan level support 27935 selama harga mampu konsisten di bawah level resisten 28525. Namun, kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap indeks Nikkei menguji level resisten selanjutnya 28740. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 27935 – 28740.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.