Selasa, 09 Januari 2021

  • Koreksi Harga Mewarnai Pasar Obligasi Indonesia Pada Perdagangan Awal Pekan. Seluruh indeks return obligasi Indonesia tipe konvensional ditutup melemah. Mayoritas harga SUN seri fixed rate terkoreksi dengan ratarata seluruh serinya turun –14,95bps. Sedangkan rata-rata harga sukuk negara juga turun sebesar –10,17bps. Yield obligasi negara berpola bearish. Rata-rata perubahan yield seluruh tenor (1-30tahun) sebesar +1,31bps. Kenaikan yield terbesar terjadi pada kelompok tenor menengah. Total volume perdagangan di pasar sekunder naik +4,90% menjadi Rp21,64tn. Sedangkan total frekuensi turun –1,67% menjadi 1.293 transaksi. Kinerja pasar obligasi Indonesia melemah. Faktor negatif diperkirakan masih dari meningkatnya risiko pasar terhadap percepatan pemulihan ekonomi domestik paska perpanjangan kebijakan pengetatan aktivitas wilayah (PPKM dan PPKM mikro) di Indonesia. Selain itu, anjloknya indeks keyakinan konsumen ke level 84,9 (konsensus 95) diprediksi turut menambah tekanan untuk pasar SBN. Berbeda dengan kondisi pasar surat utang, kinerja IHSG berhasil menguat +0,93% ke level 6.208,87 dan kurs spot Rupiah terhadap USD menguat 27poin ke level Rp14.003/US$. Today’s Outlook Pasar obligasi Indonesia berpotensi meneruskan pelemahan pada perdagangan Selasa. Ditengah meningkatnya risiko pasar terhadap perlambatan ekonomi domestik, pasar juga dihadapkan pada ancaman konflik geopolitik di Laut China Selatan. Namun, stabilitas kurs Rupiah diharapkan dapat menahan tekanan di pasar. Pada Selasa ini, pemerintah akan melelang 6 sukuk negara dengan target Rp12,00tn.
  • Survei Konsumen Bank Indonesia mengindikasikan perbaikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tertahan pada Januari 2021. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Januari 2021 sebesar 84,9, lebih rendah dibandingkan dengan capaian pada Desember 2020 sebesar 96,5. Perbaikan keyakinan konsumen yang tertahan pada Januari 2021 terutama disebabkan menurunnya ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi pada 6 bulan yang akan datang. Perkembangan tersebut disebabkan oleh perkiraan terhadap ekspansi kegiatan usaha, ketersediaan lapangan kerja, dan penghasilan ke depan yang tidak sekuat pada bulan sebelumnya. Meskipun demikian,  ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan tetap terjaga dan berada pada level optimis (indeks>100). Ekspektasi konsumen yang masih optimis ini diharapkan akan membaik ke depan sehingga mendukung perbaikan keyakinan konsumen. Perbaikan keyakinan konsumen yang tertahan pada Januari 2021 terjadi pada seluruh kategori tingkat pengeluaran dan mayoritas kelompok usia. Secara spasial, keyakinan konsumen menurun di 14 kota cakupan survei, dengan penurunan terbesar di kota Surabaya, diikuti oleh Bandung dan Mataram.

ECONOMIC GLOBAL

  • Harga emas telah naik ke level tinggi $1835.25 di malam hari Senin (8/2) setelah media CNBC memberitakan Anggota DPR AS dari partai Demokrat diprediksi akan mengumumkan paket stimulus tambahan di luar Stimulus fiskal $ 1.9 triliun yang sudah diumumkan Presiden Biden. media CNBC. Anggota DPR AS dari partai Demokrat dikabarkan akan mengumumkan stimulus tunjangan anak sebesar $3600 per anak ( bawah enam tahun)/tahun , dan $3000 per anak (di bawah 18 tahun)/ tahun. Stimulus ini direncanakan untuk menambahkan kredit pajak anak. Kekhawatiran bila program stimulus ini dijalankan bersamaan dengan program stimulus fiskal yang sudah disetujui oleh anggota DPR AS pada pekan lalu, mendorong sikap pelaku pasar kembali melepas dollar AS, setelah laporan  tenaga kerja AS, Non-Farm Payroll, di hari Jumat pekan lalu dirilis lebih rendah dari ekspektasi. Laporan Non-Far, tersebut sempat menggoyahkan optimisme pemulihan ekonomi AS akan lebih cepat daripada pemulihan ekonomi dari negara besar lainnya. Dollar AS alami pelemahan terhadap produk komoditas dan mata uang utama lainnya setelah kabar ini beredar. Tetapi bursa Wall Street tertopang naik di tengah harapan stimulus tersebut dapat mendukung daya beli masyarakat AS.

Peluang Pergerakan

EMAS

Harga emas berakhir naik $16.43 di sesi Senin, di level $1830,38 seiring ekspektasi bahwa paket stimulus besar di AS mendorong minat terhadap emas sebagai aset lindung terhadap inflasi. Pagi ini (9/2), harga emas berpeluang dibeli lebih lanjut, menargetkan resisten di $1840 di tengah kembalinya minat pasar terhadap emas sebagai alat lindung terhadap inflasi karena optimisme terhadap stimulus besar di AS. Namun, jika bergerak turun hingga menembus ke bawah level $1823, berpeluang dijual karena berpotensi turun lebih lanjut menargetkan support di $1820. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di $1820 – $1840.

MINYAK
Ditopang sentimen pemangkasan produksi oleh para produsen utama minyak dan harapan terhadap paket stimulus AS telah memicu kenaikan harga minyak di hari Senin hingga berakhir menguat $1.01 di level $58.09. Aksi beli terhadap harga minyak berpeluang berlanjut pagi ini (9/2), menguji resisten di $58.50 karena sentimen pemangkasan produksi oleh para produsen utama dan harapan stimulus lanjutan di AS. Namun, jika bergerak turun hingga menembus ke bawah level  $57.65, berpeluang dijual karena berpotensi turun lebih lanjut membidik support di $57.50. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di $57.50 – $58.50.

EURUSD

EURUSD berakhir flat di level 1.2049 pada hari Senin di tengah pasar yang mempertimbangkan sentimen pelemahan dollar AS serta pesimisnya data produksi industri Jerman dan sentimen keyakinan investor zona euro. EURUSD berpeluang dibeli pagi ini (9/2), menguji level resisten di 1.2100 jika dominannya sentimen pelemahan dollar AS dibalik ekspektasi stimulus besar di AS. Namun, jika bergerak turun hingga menembus ke bawah level 1.2015, berpeluang dijual karena berpotensi turun lebih lanjut menargetkan support di 1.2000. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 1.2000 – 1.2100.

GBPUSD

GBPUSD ditutup menguat 7 pip di level 1.3741 di hari Senin, ditopang oleh sentimen pelemahan dollar AS dan program vaksinasi virus Covid-19 yang masif di Inggris.

GBPUSD berpotensi untuk dibeli lebih lanjut pagi ini (9/2), menguji level resisten di 1.3780 di tengah sentimen positif upaya vaksinasi virus Covid-19 yang agresif oleh pemerintah Inggris. Namun, jika bergerak turun hingga menembus bawah level 1.3715, berpeluang untuk dijual karena berpotensi turun lebih lanjut menargetkan support di 1.3700. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 1.3700 – 1.3780.

USDJPY

USDJPY berakhir melemah 13 pip di level 105.22 di hari Senin, dipicu oleh sentimen pelemahan dollar AS karena ekspektasi terhadap paket stimulus besar di AS. Aksi jual terhadap USDJPY berpeluang berlanjut pagi ini (9/2), menguji support di 104.80 seiring optimisnya data Average Cash Earnings Jepang. Namun, jika bergerak naik hingga menembus ke atas level 105.45, berpeluang dibeli karena berpotensi naik lebih lanjut menargetkan resisten di 105.60. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 104.80 – 105.60.

AUDUSD

AUDUSD ditutup naik 27 pip ke level 0.7703 di akhir perdagangan Senin, ditopang sentimen pelemahan dollar AS karena outlook paket stimulus yang besar di AS. AUDUSD berpeluang dibeli lebih lanjut pagi ini (9/2) mengincar resisten di 0.7750 karena data NAB Business Confidence Australia yang dirilis pukul 7:30 WIB hasilnya optimis. Namun, jika bergerak turun hingga menembus ke bawah level 0.7670, berpeluang dijual karena berpotensi turun lebih lanjut menargetkan support di 0.7660. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 0.7660 – 0.7750.

NIKKEI

Performa Wall Street yang positif karena optimisme stimulus fiskal AS, menopang penguatan indeks Nikkei di hari Senin, berakhir naik 695 poin di level 29425. Indeks Nikkei berpeluang untuk dibeli lebih lanjut, mengincar resisten di 29600 di tengah tingginya minat pasar terhadap aset berisiko karena ekspektasi stimulus fiskal yang besar di AS. Namun, jika bergerak turun hingga menembus ke bawah dari level 29260, berpeluang dijual karena berpotensi turun lebih lanjut menargetkan support di 29200. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 29200 – 29600.

HANGSENG

Indeks Hang Seng ditutup melemah 124 poin ke level 29212 di hari Senin menyikapi peraturan anti-monopoli baru yang menargetkan platform internet dari pemerintah Tiongkok pada akhir pekan lalu, yang menyebabkan saham beberapa perusahaan teknologi besar melemah di bursa Hong Kong. Indeks Hang Seng berpeluang untuk dibeli pagi ini (9/2) mengincar resisten di 29400 di tengah sentimen minat aset berisiko karena ekspektasi stimulus fiskal yang besar di AS. Namun, jika bergerak turun hingga menembus ke bawah level 29065 berpeluang untuk dijual karena berpotensi turun menguji support di 29000. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 29000 – 29400.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.