Rabu, 31 Maret 2021

  • INDOBeX Government Clean Price -0.17% ke level 117.56. FR86 (5Y) -10 bps menjadi 98.45 (5.859%), FR87 (10Y) -30 bps menjadi 98.20 (6.751%), FR88 (15Y) -10 bps menjadi 96.50 (6.617%), dan FR83 (20Y) -35 bps menjadi 100.00 (7.500%). Frekuensi perdagangan INDOGB tercatat 1,273x (prev. 1,088x) dipimpin oleh FR83, sementara volume perdagangan tercatat Rp12.51tn (prev. Rp13.40tn) dipimpin oleh FR86. Frekuensi perdagangan INDOIS tercatat 26x (prev. 35x) dipimpin oleh PB12, sementara volume perdagangan tercatat Rp589.84bn (prev. Rp381.21bn) dipimpin oleh PBS02. Pemerintah telah menyelenggarakan lelang SUN pada hari Selasa (30-Mar) dengan total incoming bids turun menjadi Rp33.95tn (prev. Rp40.09tn) dan awarded bids terendah sepanjang tahun kalender sebesar Rp4.75tn, di bawah target yang ditetapkan Rp30tn. Penurunan permintaan terjadi pada tenor <=15yr dengan penurunan terbesar pada t-bills SPN3Mo sebesar -71%, sementara obligasi seri FR87 (10Y) mencatatkan penurunan terbesar sebesar -42%. Di lain sisi, obligasi tenor panjang >15yr mencatatkan kenaikan permintaan dengan kenaikan terbesar pada seri FR83 (20Y) sebesar +37%. The weighted government cost of fund turun menjadi 6.09% (prev. 6.20%) seiring dengan berkurangnya kontribusi obligasi tenor pendek dan menengah pada awarded bids. Sementara itu, the average tenor naik menjadi 12.22-yr (prev. 9.84-yr) seiring dengan meningkatnya kontribusi tenor panjang. Non competitive awarded bids ratio naik menjadi 25.26% (prev. 22.12%) mengindikasi pembelian yang dilakukan Bank Indonesia yang naik. Kami dapat mengetahui berapa jumlah pembelian yang dilakukan Bank Indonesia pada government secuirites fund flow data 01-Apr (tanggal setelmen lelang). Hari ini Pemerintah akan menyelenggarakan lelang tambahan (Green Shoe Option – GSO) SUN dengan target indikatif max. Rp25.25tn, atas seri-seri: FR86 (WAY: 5.87906% | Px: 98.36), FR87 (WAY: 6.76950% | Px: 98.07), FR88 (WAY: 6.60557% | Px: 96.60), FR83 (WAY: 7.45769% | Px: 100.42), dan FR89 (WAY: 7.07989% | Px: 97.44).  INDOBeX Corporate Clean Price -0.01% ke level 111.55. Frekuensi perdagangan tercatat sebesar 132x (prev. 151x) dipimpin SPSMFBTN02A2. Adapun volume perdagangan tercatat sebesar Rp1.10tn (prev. Rp1.25tn) dipimpin BBRI03CCN1. JCI -1.55% (-2.71% mtd atau +1.01% ytd) ke level 6,071.44. Investor asing mencatatkan net sell di pasar reguler -Rp326.36bn (+Rp6.22tn ytd). Sementara itu, USD/IDR terapresiasi +0.46% ke level 14,527.
  • Kenaikan kasus covid-19 di Indonesia yang masih cukup tinggi masih menjadi salah satu perhatian investor. Dalam rangka menekan pertumbuhan kasus covid-19, pemerintah mengambil keputusan untuk memberlakukan larangan mudik lebaran pada tanggal 06 s.d 17 Mei 2021. Larangan tersebut berlaku untuk seluruh ASN/TNI-Polri karyawan swasta maupun pekerja mandiri dan seluruh masyarakat. Berkaca dari libur lebaran tahun lalu, kenaikan rata-rata jumlah kasus harian sebesar 68-93% dengan penambahan kasus harian 413-559 serta jumlah kasus mingguan berkisar 2,889-3,917. Sedangkan, persentase kematian mingguan antara 28-66% atau sebanyak 61-143 kasus kematian. Hal tersebut dapat mempengaruhi proyeksi pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

FOREIGN OWNERSHIP EQUITY VS IHSG

  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 95.37 poin atau 1.55% ke level 6,071.44 pada akhir perdagangan Selasa (30/03). Sebanyak 122 saham naik, 374 saham turun, dan 133 saham stagnan dengan total volume perdagangan mencapai Rp 10.42 triliun. Investor asing mencatatkan beli bersih atau net sell sebesar Rp 365 miliar di seluruh pasar. Pelemahan terdalam dipimpin sektor kontruksi sebesar 2.55%, sektor perkebunan sebesar 2.38%, dan sektor perdagangan sebesar1.92%.

BONDS

  • Harga obligasi berdenominasi Rupiah bergerak melemah dalam rentang yang terbatas pada perdagangan di hari Selasa (30/03). Harga SUN seri benchmark bergerak variatif pada rentang 3 – 7 bps dengan yield SUN bertenor 10 tahun (FR0087) naik 7 bps ke level 6. 77%. Pada hari Selasa (30/03) juga telah melaksanakan lelang SBN dengan total incoming bid sebesar Rp. 33 Triliun dengan total penawaran yang dimenangkan atas seri benchmark tersebut adalah Rp. 4.75 T.

ECONOMIC GLOBAL

  • Pada hari Selasa (30/03), Rupiah dibuka di level 14,440/14,470 dengan kejadian pertama di 14,470 dan kurs acuan JISDOR di level 14,481 (prior : 14,434). Rupiah diperdagangkan pada range 14,460-14,530. Kenaikan kasus covid-19 di Indonesia masih menjadi salah satu perhatian investor. Selain itu, investor juga mempertimbangkan efek ekonomi atas kebijakan pemerintah yang memberlakukan larangan mudik lebaran pada tanggal 06 s.d 17 Mei 2021. Dari sisi global, sentimen negatif datang dari adanya laporan potensi kerugian 2 bank raksasa Nomura dan Credit Suisse. Hal tersebut membuat investor berhati-hati dalam berinvestasi.
  • Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan hari Selasa (30/03) yang didorong oleh sentimen negatif setelah 2 bank raksasa dunia, Nomura dan Credit Suisse melaporkan potensi kerugian pada kuartal-I 2021. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 98.3 poin (0.30%) menjadi 33,073, indeks S&P 500 melemah 18.4 poin (0.46%) ke level 3,952 dan indeks Nasdaq melemah 106.75 poin (0.82%) ke level 12,952. Pelaku pasar tengah mengamati informasi terkait kejatuhan Archegos Capital yang diperkirakan mengalami kerugian mencapai US$ 6 miliar atau setara Rp. 86.9 triliun setelah perseroan tidak mampu memenuhi kewajiban atau margin call dan diprediksi hal tersebut berkaitan dengan laporan potensi kerugian dari 2 bank raksasa dunia di AS.

Peluang Pergerakan

EMAS

Harga emas ditutup melemah $27.08 di level $1684.70 pada hari Selasa karena sentimen menguatnya dollar AS dan tingginya tingkat imbal hasil obligasi AS dibalik optimisme pasar terhadap pertumbuhan ekonomi AS serta lebih baiknya data CB Consumer Confidence AS semalam. Pagi ini (31/3), harga emas berpeluang dijual menargetkan level support $1673 selama harga tidak mampu menembus level resisten di kisaran $1692. Namun, kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap harga emas menguji level resisten selanjutnya $1698. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $1673 – $1698.\

MINYAK

Harga minyak berakhir turun $1.21 di level $60.39 di tengah meredanya kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasar fisik setelah dibukanya Terusan Suez dan kekhawatiran pasar terhadap melambatnya permintaan bahan bakar karena pandemi Covid-19 di Eropa. Pagi ini (31/3), harga minyak masih berpotensi dijual menargetkan level support $59.25 selama harga tidak mampu menembus level resisten di kisaran $60.85. Namun, kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap harga minyak menguji level resisten selanjutnya $61.35. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $59.25 – $61.35.

EURUSD

Pesimisnya data CPI Jerman dan menguatnya dollar AS telah membebani pergerakan EURUSD pada hari Selasa, ditutup melemah 50 pip di level 1.1714. Pagi ini (31/3), EURUSD berpeluang dijual menargetkan level support 1.1690 selama harga tidak mampu menembus level resisten di kisaran 1.1740. Namun, kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap EURUSD menguji level resisten selanjutnya 1.1755. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.1690 – 1.1755.

GBPUSD

Dominasi sentimen menguatnya dollar AS, khususnya setelah data CB Consumer Confidence AS yang dirilis hasilnya optimis telah menekan turun pergerakan GBPUSD di hari Selasa, berakhir melemah 21 pip di level 1.3739. Pagi ini (31/3), GBPUSD berpotensi dijual menargetkan level support 1.3690 selama harga tidak mampu menembus level resisten di kisaran 1.3770. Namun, kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap GBPUSD menguji level resisten selanjutnya 1.3795. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.3690 – 1.3795.

USDJPY

USDJPY ditutup menguat 52 pip di level 110.34 pada hari Selasa karena sentimen menguatnya dollar AS, abaikan data retail sales dan unemployment rate Jepang yang hasilnya optimis. Pagi ini (31/3), USDJPY berpeluang dibeli menguji level resisten 110.75 selama harga bertahan di atas level support 110.10 Penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap USDJPY menguji level support selanjutnya 109.90. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 109.90 – 110.75.

AUDUSD

Tertekan oleh sentimen menguatnya dollar AS dan laporan dilockdownya kota Brisbane Australia karena kasus Covid-19 telah memicu pelemahan AUDUSD di hari Selasa, ditutup turun 35 pip di level 0.7595. Pagi ini (31/3), AUDUSD berpeluang dijual menargetkan level support 0.7565 selama harga tidak mampu menembus level resisten di kisaran 0.7625. Namun, kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap AUDUSD menguji level resisten selanjutnya 0.7645. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 0.7565 – 0.7645.

NIKKEI

Terbebani oleh sentimen melemahnya harga minyak mentah dan anjloknya Wall Street telah menekan turun pergerakan indeks Nikkei di hari Selasa, ditutup turun 15 poin di level 29330. Pagi ini (31/3), indeks Nikkei berpeluang dijual menargetkan level support 28895 selama harga tidak mampu menembus level resisten di kisaran 29335. Namun, kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap indeks Nikkei menguji level resisten selanjutnya 29535. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 28895 – 29535.

HANG SENG

Abaikan adanya perombakan besar-besaran dari sistem pemilihan Hong Kong, yang membatasi perwakilan demokratis di kota tersebut. Dimana sistem tersebut semakin menunjukkan sikap otoriter Tiongkok. Indeks Hang Seng berakhir naik sebesar 223 poin di level 28643 karena tertopang outlook positif pemulihan ekonomi global. Pagi ini (31/3), indeks Hang Seng berpeluang dijual menargetkan level support 28115 selama harga tidak mampu menembus level resisten di kisaran 28860. Namun, kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap indeks Hang Seng menguji level resisten selanjutnya 29025. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 28115 – 29025.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa TengahPerhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.