Rabu, 30 September 2020

  • Yield Obligasi Seluruh Tenor Kompak Naik. Seluruh indeks return obligasi konvensional maupun sukuk mencatatkan pelemahan. Harga SUN seri Fixed Rate didominasi penurunan dengan rata-rata perubahan pada seluruh seri sebesar –9,94bps. Sementara rata-rata sukuk negara turun –6,42bps. Kurva yield PHEI-IGSYC bergerak bearish dengan rata-rata yield seluruh tenor (1-30tahun) naik +1,57bps. Transaksi obligasi di pasar sekunder meningkat. Total frekuensi tercatat sebanyak 1.064 transaksi (+3,30%) dan total volume sebesar Rp16,71tn (+21,58%).  Senada dengan sesi siangnya, pasar obligasi Indonesia kembali mencatatkan pelemahan secara terbatas. Pergerakan pasar masih dibayang-bayangi oleh isu resesi ekonomi Indonesia setelah World Bank merilis laporan terbaru yang memproyeksi ekonomi Indonesia full year 2020 akan terkontraksi sebesar –1,0% hingga –2,0%. Pada perdagangan Selasa, kurs spot Rupiah menguat tipis 5 poin ke level Rp14.895/US$ sedangkan IHSG turun –0,56% ke level 4.879,10. Pada Rabu ini, pergerakan pasar diperkirakan masih akan sepi sentimen. Pelaku pasar akan wait and see terhadap data final GDP Q2-20 UK yang diprediksi akan sama dengan data pre-eliminary nya yakni –20,4%qoq. Fokus investor diprediksi juga akan tertuju pada perkembangan rencana lanjutan stimulus moneter AS.
  • Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) yang dikenal pula dengan sebutan mini lockdown dinilai lebih efektif dalam menangani penyebaran wabah Covid-19 melalui implementasi protokol kesehatan yang dapat lebih termonitor dalam skala yang lebih kecil seperti RT dan kantor. Selain itu, PSBM juga dinilai dapat lebih meningkatkan daya beli masyarakat karena beberapa fasilitas yang mendukung kegiatan ekonomi seperti mal, pasar, dan layanan ekspedisi barang masih diperbolehkan untuk beroperasi, sehingga diharapkan kebijakan dalam pengendalian wabah Covid-19 dapat sekaligus mendukung program percepatan pemulihan ekonomi nasional.

BONDS

  • Pada hari Selasa (29/09) SBN ditutup melemah terbatas pada beberapa tenor obligasi seri benchmark. Yield obligasi seri benchmark tenor 10 tahun naik sebesar 1 bp. Sentimen jangka pendek atas pemberlakuan kembali PSBB dan isu independensi bank sentral masih menimbulkan kekhawatiran investor terhadap fundamental ekonomi. Hasil lelang SBSN pada hari Selasa (29/09) masih menunjukkan minat yang cukup tinggi dari investor dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp. 20 Triliun, lebih tinggi dibandingkan rata-rata incoming bids di semester 2 2020 yang sebesar Rp. 18 Triliun. Adapun total penawaran SBSN yang dimenangkan mencapai Rp. 6.4 Triliun. 
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Selasa (29/09) ditutup melemah sebesar 0.56% ke level 4,879.10. Tercatat 164 saham menguat, 257 saham melemah dan 147 saham tidak mengalami perubahan harga dibandingkan penutupan hari sebelumnya. Volume perdagangan tercatat sebesar Rp.6.90 Triliun. Adapun investor asing net sell sebesar Rp. 341.90 Miliar.

EKONOMI GLOBAL

  • Pada perdagangan hari Selasa (29/09), Rupiah ditutup menguat terbatas di level 14,835 (prior: 14,845) terhadap USD dengan kurs acuan JISDOR di level 14,920 (prior: 14,959). Pelemahan Dolar AS terhadap beberapa mata uang dunia terindikasi dari indeks DXY yang turun dalam dua hari terakhir sebesar 0.73% week-to-date menjadi 93.95. Pembahasan terkait stimulus fiskal AS yang dilakukan oleh lembaga legislatif dengan Menteri Keuangan AS menjadi salah satu faktor yang mendorong pelemahan Dolar AS setelah sebelumnya pasar saham AS mengalami penguatan di hari Senin (28/09). Sementara itu, SBN ditutup melemah terbatas untuk hampir seluruh tenor seri benchmark. Pelemahan terbesar terjadi pada seri benchmark tenor 5 tahun dengan yield berada di level 5.68%, 6 bps lebih tinggi dibandingkan yield hari sebelumnya. Pelaku pasar masih berhati-hati dalam melakukan investasi memperhatikan perkembangan wabah Covid-19 yang telah menyebabkan angka kematian global lebih dari 1 juta orang.
  • Peluang Pergerakan

EMAS

Harga emas bergerak menguat di sesi Eropa ke level $1887.01 di tengah dolar AS yang melemah jelang debat capres AS. Harga emas berpotensi bergerak naik menguji level resisten di $1893 bila data  CB Consumer Confidence AS pukul 21:00 WIB dirilis lebih rendah dari perkiraan. Rentang perdagangan potensial di sesi AS $1875 – $1893.

MINYAK

Harga minyak bergerak turun ke level support $40.12 di sesi Eropa karena tertekan oleh kekhawatiran permintaan seiring meningkatnya jumlah kenaikan kasus korona.Sentimen kekhawatiran permintaan  minyak mentah berpeluang kembali menekan harga minyak pada sesi AS menguji level support $39.75. Rentang perdagangan potensial di sesi AS $ 39.75 – $41.00.

EURUSD

EURUSD kembali lanjutkan kenaikan pada sesi Eropa ke level 1.1696 karena didukung oleh dolar AS yang melemah. Selama mampu bertahan di atas level support 1.1675 dan data CB Consumer Confidence AS pukul 21:00 WIB dirilis lebih rendah dari perkiraan. EURUSD berpotensi uji resisten di 1.1730. Rentang perdagangan potensial di sesi AS 1.1660 – 1.1730.

GBPUSD

Ditopang oleh dolar AS yang melemah, optimisme negosiasi Brexit dan BOE yang lebih hawkish, GBPUSD bergerak naik ke level 1.2886 di sesi Eropa.  GBPUSD berpeluang melanjutkan kenaikan  menguji level resisten di 1.2945 selama harga tidak mampu menembus level support 1.2820. Rentang perdagangan potensial di sesi AS  1.2780 – 1.2945.

USDJPY

USDJPY bergerak naik 105.72 pada sesi Eropa ke level  karena di topang minat pasar yang meningkat terhadap aset resiko di tengah pulihnya data ekonomi Tiongkok.  USDJPY berpeluang melanjutkan kenaikan menguji level resisten di 105.90 selama harga mampu bertahan di atas level support 105.40. Rentang perdagangan potensial di sesi AS 105.25 – 105.90.

AUDUSD

AUDUSD bergerak naik  ke 0.7119 pada sesi Eropa karena didukung oleh tingginya harga komoditas tembaga dan melemahnya dolar AS.  AUDUSD berpeluang melanjutkan kenaikan menguji level resisten di 0.7145 selama harga mampu bertahan di atas level support 0.7095. Rentang perdagangan potensial di sesi AS 0.7075 – 0.7145.

DOW JONES

Aksi ambil untung oleh pelaku pasar setelah naik ditopang positifnya saham teknologi, indeks Dow Jones bergerak turun pada sesi Eropa ke level 27349.
Indeks Dowjone berpotensi melanjutkan penurunan menguji level support 27510 selama harga tidak mampu menembus level resisten 27590. Rentang  perdagangan potensial di sesi AS 27150 – 27845.  

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.