Rabu, 27 November 2019

  • Pasar obligasi terpantau bergerak terbatas. Indonesia Composite Bond Index (ICBI) dan INDOBeXG-Total Return (return obligasi negara) melemah pada besaran yang sama –0,01% masing-masing ke level 273,2094 dan 268,0976. Sementara INDOBeXC-Total Return (return obligasi korporasi) turun –0,02% ke level 297,3269. Kurva yield PHEI-IGSYC (PHEI-Indonesia Government Securities Yield Curve) dominan Rata-rata yield tenor 1-30tahun turun –0,18bps. Kenaikan rata-rata yield dicatatkan tenor pendek (<5tahun) yakni +2,70bps. Sedangkan rata-rata yield tenor menengah (5-7tahun) dan panjang (>7tahun) turun masing-masing sebesar –0,09bps dan –0,69bps. Selasa kemarin, INDOBeXG-Effective Yield tertekan naik +0,0080poin ke level 6,9432. Harga kelompok SUN benchmark tertahan di zona merah. Koreksi harga terjadi di rentang –5,58bps hingga –10,33bps dan mencatatkan penurunan rata-rata sebesar –8,19bps. Secara keseluruhan, harga SUN seri FR dan ORI bergerak mixed dengan rata-rata menurun tipis sebesar –0,94bps. INDOBeXG-Clean Price ditutup di level 115,1475 pada sesi end of day kemarin atau turun -0,03%. Aktivitas perdagangan obligasi di pasar sekunder meningkat pada kedua sisinya. Total volume naik +43,23% menjadi sebesar Rp16,81tn dan total frekuensi naik +21,65% menjadi 781 transaksi. Tingginya kenaikan volume dipicu oleh pelaksanaan lelang SBSN. PBS015, salah satu seri yang dilelang, menjadi seri SBN yang ditransaksikan dengan total volume terbesar yakni senilai Rp3,61tn. Sementara frekuensi teraktif ditransaksikan dicatatkan seri FR0076 sebanyak 140 kali. Pada obligasi korporasi, total volume terbesar tercatat senilai Rp180miliar dan frekuensi teraktif sebanyak 6 transaksi dicatatkan oleh 1 seri yang sama yakni SMFP04BCN1. Pasar obligasi Indonesia terpantau bergerak terbatas pada perdagangan kemarin, tercermin dari seluruh indeks return obligasi domestik baik konvensional maupun sukuk yang hanya berubah tipis. Faktor penggerak pasar kemarin diperkirakan lebih dipengaruhi oleh faktor trading investor selagi menunggu bagaimana update terbaru hubungan dagang AS-China. Sebagai informasi, pelaku pasar tengah menunggu bagaimana rilis dan realisasi hasil diskusi antara pejabat AS dan China melalui sambungan telepon kemarin pagi. Pada perdagangan kemarin, Rupiah melemah ke level Rp14.088/US$ dan IHSG juga turun sebesar –0,73% ke level 6.026,19. Pasar obligasi Indonesia berpotensi mencatatkan penguatan pada perdagangan hari ini. Optimisme yang dilontarkan oleh Presiden Trump serta pejabat AS lainnya terkait semakin dekatnya realisasi kesepakatan perjanjan damai dagang dengan China diperkirakan dapat menjadi katalis positif di pasar. Pelaku pasar juga akan concern pada beragam data ketenagakerjaan dan GDP AS yang dirilis hari ini.

EKONOMI GLOBAL

  • Harga emas berpeluang masih dalam tekanan turun dalam jangka pendek di tengah masih adanya optimisme pasar terhadap progres negosiasi dagang AS-Tiongkok. Selanjutnya pada hari ini pasar akan menantikan perilisan sejumlah data ekonomi AS seperti durable goods orders, GDP dan unemployment claims pukul 20:30 WIB, Chicago PMI pukul 21:45 WIB dan core PCE Price Index serta personal spending pukul 22:00 WIB. untuk pemicu pergerakan harga emas lebih lanjut. Sementara itu untuk pergerakan harga minyak berpotensi bergerak turun dalam jangka pendek di tengah laporan American Petroleum Institute (API) yang menunjukkan kenaikan cadangan minyak mentah di AS. Namun penurunan berpeluang terbatas karena outlook negosiasi dagang AS-Tiongkok dan OPEC dapat memperpanjang pengurangan produksi. Selain itu pasar akan menantikan data cadangan minyak mentah AS dari Energy Information Administration (EIA) pada pukul 22:30 WIN.

Potensi Pergerakan

EMAS
Harga emas berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek untuk menguji support di $1457 – $1452 di tengah masih berlangsungnya sentimen progres negosiasi dagang AS-Tiongkok yang dapat memicu permintaan aset berisiko. Harga emas berpeluang untuk bergerak naik jika data ekonomi AS dirilis pesimis untuk menguji level resisten di $1466 – $1471.

MINYAK
Harga minyak berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek untuk menguji support di $57.80 – $57.30 pada sentimen meningkatnya cadangan minyak mentah AS dalam laporan API semalam. Harga minyak berpotensi bergerak naik jika pasar mempertimbangkan outlook optimis negosiasi dagang AS-Tiongkok dan OPEC yang dapat memperpanjang pengurangan produksi pada pertemuan bulan depan untuk menguji level resisten di $58.60 – $59.10. Hari ini pasar akan menantikan perilisan data cadangan minyak mentah AS oleh EIA pada pukul 22:30 WIB.

EURUSD
EURUSD berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek di tengah sentimen minat aset berisiko untuk menguji level resisten di 1.1050 – 1.1100. Namun, EURUSD berpeluang turun untuk menguji support di 1.1000 – 1.0950 jika data harga impor Jerman yang dirilis pukul 14:00 WIB hasilnya lebih buruk dari estimasi.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek di tengah survei terbaru menunjukkan mengecilnya selisih keunggulan partai Konservatif terhadap partai Buruh untuk menguji level support di 1.2820 – 1.2770. GBPUSD berpeluang bergerak naik untuk menguji resisten di 1.2900 – 1.2950 jika hasil survei menunjukkan kembali keunggulan signifikan partai Konservatif terhadap partai Buruh.

USDJPY

Sentimen minat aset berisiko karena progres negosiasi dagang AS-Tiongkok berpeluang menopang kenaikan USDJPY dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 109.30 – 109.70. Sementara itu jika bergerak turun, level support terlihat di 108.70 – 108.30.

AUDUSD
AUDUSD berpeluang menguat dalam jangka pendek karena optimisnya data konstruksi Australia untuk kuartal ketiga untuk menguji level resisten di 0.6820 – 0.6860. AUDUSD berpeluang untuk berbalik turun, menguji support di 0.6750 jika dolar AS menguat serta jatuhnya harga komoditas.

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.