Rabu, 25 November 2020

  • Mayoritas Harga Naik, Yield Curve PHEI Bullish. Seluruh indeks return obligasi Indonesia ditutup menguat pada perdagangan Selasa. Harga SUN seri Fixed Rate bergerak menguat di sesi end of day dengan rata-rata harga naik +12,70bps. Yield obligasi negara didominasi penurunan dengan rata-rata perubahan pada seluruh tenor sebesar –1,67bps. Total volume transaksi di pasar sekunder meningkat +23,89% menjadi Rp21,09tn dan total frekuensi naik +28,66% menjadi 1.908 transaksi. Ditengah bayang-bayang kenaikan daily case virus Covid, penguatan pasar diperkirakan sebagai respon positif pasar atas sejumlah katalis positif dari global yakni kabar baik dari calon vaksin Covid-19 lainnya asal Inggris yakni AstraZeneca serta optimisme pasar terhadap kandidat Menkeu AS selanjutnya yakni Janet Yellen. Pada perdagangan Selasa, kurs spot Rupiah ditutup melemah tipis ke level Rp14.155/US$ dari sebelumnya Rp14.149/US$. Senada dengan pasar surat utang, performa IHSG juga menguat sebesar +48,27poin ke level 5.701,03. Pasar obligasi Indonesia berpotensi meneruskan tren penguatan pada perdagangan Rabu. Namun demikian gerak pasar akan dibayangi oleh aksi profit taking seiring kembali minimnya sentimen lanjutan di pasar esok hari. Fokus pelaku pasar diprediksi masih akan tertuju pada penyebaran virus Covid serta bagaimana dinamika proses transisi Presiden AS.

ECONOMIC GLOBAL

  • Saham Asia membuat keuntungan awal pada hari Rabu (25/11/2020), menyusul reli dunia semalam karena investor menyambut baik prospek global yang meningkat secara dramatis. Pendorong utama kenaikan itu adalah meningkatnya kepercayaan diri bahwa vaksin COVID-19 akan segera siap dan dimulainya secara resmi transisi presiden terpilih AS Joe Biden ke Gedung Putih, yang mengakhiri berminggu-minggu ketidakpastian politik pasca pemilihan. Analis mengatakan mereka bertaruh pemulihan ekonomi akan mendapatkan kekuatan dan bahwa suntikan vaksin virus yang akan datang akan mengurangi ketidakpastian dan memungkinkan menopang roda ekonomi global.  Laporan bahwa Biden berencana untuk mencalonkan mantan Ketua Federal Reserve Janet Yellen sebagai Menteri Keuangan – sebuah langkah yang dapat mengalihkan fokus ke upaya untuk mengatasi ketimpangan ekonomi yang meningkat  juga menyambut gembira pasar.

Peluang Pergerakan

EMAS

Harga emas kembali berakhir melemah, ditutup turun $29.85 di level $1807.74 pada hari Selasa karena dipicu oleh sentimen progres pengembangan vaksin Covid-19 dan harapan transisi pemerintahan yang cepat di Gedung Putih.  Harga emas berpotensi jual dengan target penurunan menguji level support di $1792 selama harga tidak mampu menembus level resisten $1814, di atas level $1814, harga emas berpotensi beli dengan target $1821. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $1792 – $1821.

MINYAK

Ditopang meningkatnya harapan pasar terhadap pemulihan ekonomi dan permintaan bahan bakar karena progres pengembangan vaksin Covid-19 telah mendorong naik harga minyak di hari Selasa,  berakhir mengua $1.97 di level $ 44.81. Harga minyak berpotensi beli dengan target kenaikan menguji level resisten di $45.80 selama harga tidak mampu menembus level support $44.40, di bawah level  $44.40, harga minyak berpotensi jual dengan target $43.80. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $43.80 – $45.80.

EURUSD

Optimisnya data GDP dan iklim bisnis Jerman serta sentimen pelemahan dolar AS telah memicu penguatan EURUSD di hari Selasa, ditutup naik 50  pips di level 1.1892.
EURUSD berpotensi beli dengan target kenaikan menguji level resisten di 1.1925 selama harga tidak mampu menembus level support 1.1870, di bawah level   1.1870, EURUSD berpotensi jual dengan target 1.1855. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.1855 – 1.1925.

GBPUSD

GBPUSD berakhir naik 33 pips di level 1.3358 pada hari Selasa di tengah optimisme pasar terhadap negosiasi Brexit  serta melemahnya dolar AS.  GBPUSD berpotensi beli dengan target kenaikan menguji level resisten di 1.3410 selama harga tidak mampu menembus level support 1.3335, di bawah level 1.3335, GBPUSD berpotensi jual dengan target 1.3300. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.3300 – 1.3410.

USDJPY

Abaikan meningkatnya permintaan aset berisiko karena progres vaksin Covid-19 dan harapan transisi yang cepat pada Presiden AS terpilih Joe Biden, USDJPY di hari Selasa berakhir turun 11 pips di level 104.44. USDJPY berpotensi beli dengan target kenaikan menguji level resisten di 104.85 selama harga tidak mampu menembus level support 104.30, di bawah level 104.30 USDJPY berpotensi jual dengan target 104.15. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 104.15 – 104.85.

AUDUSD

Kombinasi sentimen pelemahan dolar AS dan tingginya harga tembaga telah mendorong naik AUDUSD di hari Selasa,berakhir menguat 74 pips di level 0.7360. AUDUSD berpotensi beli dengan target kenaikan menguji level resisten di 0.7405 selama harga tidak mampu menembus level support 0.7340, di bawah level 0.7340,  AUDUSD berpotensi jual dengan target 0.7320. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 0.7320 – 0.7405.

NIKKEI

Indeks Nikkei ditutup menguat  450 poin di level 26435 pada hari Selasa karena sentimen pelemahan yen Jepang dan permintaan aset berisiko dibalik progres vaksin Covid-19. Indeks Nikkei berpotensi beli dengan target kenaikan menguji level resisten di 26735 selama harga tidak mampu menembus level support 26415, di bawah level 26415, Indeks Nikkei berpotensi jual dengan target 26280. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 26280 –   26735.

HANG SENG

Indeks Hang Seng berahir naik  228 poin di level 26679 pada hari Selasa, karena sentimen risk appetite dibalik berita mengenai progres vaksin Covid-19.  Indeks Hang berpotensi beli dengan target kenaikan menguji level resisten di 26985 selama harga tidak mampu menembus level support 26530, di bawah level 26530, Indeks Hang berpotensi jual dengan target 26350. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 26350 – 26985.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya