Rabu, 19 Oktober 2021

  • Pasar Obligasi Sideways, ICBI Menguat Terbatas. Seluruh indeks return obligasi berubah dalam rentang yang sangat terbatas yakni antara rentang –0,001% hingga +0,102%. Harga obligasi bervariatif dengan rata-rata tercatat turun tipis sebesar –6,74bps. Sementara itu, rata-rata harga sukuk negara turun –3,13bps. Yield obligasi negara turut bergerak mixed dengan ratarata perubahan tenor 1-30tahun turun tipis sebesar –0,04bps. Penurunan hanya terjadi pada kelompok tenor pendek. Total volume transaksi obligasi di pasar sekunder turun sebesar –18,36% menjadi sebesar Rp14,25tn. Sementara total frekuensi naik +16,73% menjadi 1.612 transaksi. Pasar obligasi Indonesia melanjutkan tren terbatasnya hingga sesi perdagangan Senin. Minimnya sentimen penggerak dan disertai dengan penurunan volume perdagangan mengindikasikan pasar tengah wait and see terhadap beberapa sentimen yang akan dirilis di pekan ini seperti hasil RDG-BI dan juga data ketenagakerjaan AS. Kurs spot Rupiah pada perdagangan Senin ditutup melemah 36poin ke level Rp14.110/US$. Today’s Outlook Pergerakan terbatas diperkirakan masih mewarnai pasar obligasi Indonesia pada perdagangan Selasa. Seiring masih minimnya sentimen, pelaku pasar akan mencermati bagaimana rilis informasi terbaru dari RDG Bank Indonesia pada Selasa sore. Pemerintah juga akan mengadakan lelang SBSN sebanyak 5 seri dengan target penyerapan dana sebesar Rp5,00tn.
  • Pada hari ini (19/10) Bank Indonesia akan mengumumkan tingkat suku bunga BI 7DRR yang kami estimasikan tetap berada dilevel 3,50%. Hal ini sejalan dengan pergerakan Rupiah yang cenderung menguat dan berada dikisaran Rp14.075 – 14.300 per dollar sejak awal Oktober 2021, tekanan inflasi yang masih minim serta upaya mendukung pemulihan ekonomi.

ECONOMIC GLOBAL

  • GDP China di 3Q21 tercatat mengalami pertumbuhan yang lebih lambat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yakni sebesar +4,9% YoY (cons: +5,0%, prior: +7,9%), sedikit berada dibawah estimasi konsensus. Pertumbuhan ekonomi secara kuartalan juga tercatat hampir flat di 3Q21 yakni hanya sebesar +0,2% QoQ (cons: +0,4%, prior: +1,3%). Perlambatan pertumbuhan ekonomi lebih disebabkan oleh upaya pemerintah untuk mengurangi risiko keuangan dengan memperlambat laju pinjaman ke sektor real estat yang menyumbang sekitar 25% dari total PDB. Meskipun terjadi perlambatan ekonomi, pemerintah China mengungkapkan bahwa stimulus ekonomi lanjutan masih belum dibutuhkan.

Peluang Pergerakan

EMAS 

Harga emas bergerak turun di hari Senin, hingga berakhir melemah $2.58 di level $1764.62 karena sentimen tingginya tingkat imbal hasil obligasi AS. Emas berpeluang dibeli pagi ini (19/10), mengincar resistance di $1770 dibalik outlook melemahnya dollarAS. Namun, jika bergerak turun hingga menembus ke bawah level $1759, berpeluang dijual membidik support di $1757. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di $1757 – $1770

MINYAK 

Harga minyak ditutup turun $0.97 di level 81.53 karena dipicu kekhawatiran pasar terhadap pesimisnya data produksi industri Tiongkok dan AS. Minyak berpeluang dijual lebih lanjut pagi ini (19/10), menguji support di $81.20 di tengah kekhawatiran melambatnya produksi industri di Tiongkok dan AS yang akan menurunkan permintaan minyak. Namun, jika bergerak naik hingga menembus ke atas level $81.85, berpeluang dibeli membidik resistance di $82.00. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di $81.20 – $82.00.

EURUSD 

Melemahnya dolar AS setelah  laporan Industrial Production dan Capacity Utilization Rate AS yang dirilis di bawah ekspektasi, menopang EURUSD menguat 10 pip ke level 1.1607 di akhir sesi Senin. EURUSD berpeluang dibeli lebih lanjut pagi ini (19/10), menargetkan resistance 1.1660 dibalik outlook melemahnya dollar AS. Namun, jika bergerak turun hingga menembus ke bawah level 1.1585, berpeluang dijual membidik support di 1.1570. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 1.1570 – 1.1660

GBPUSD

GBPUSD berakhir turun 10 pip ke level 1.3721 pada akhir sesi Senin, seiring pasar yang mempertimbangkan pernyataan dovish dari Gubernur BOE Baileys terhadap tingginya harga energi yang dapat berdampak terhadap ekspektasi inflasi. GBPUSD berpeluang dibeli pagi ini (19/10), mengincar resistance di 1.3780 di tengah outlook melemahnya dollar AS. Namun, jika bergerak turun hingga menembus ke bawah level 1.3715, berpeluang dijual membidik support di 1.3700. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 1.3700 – 1.3780.

USDJPY 

USDJPY berakhir turun 14 pip ke level 114.30 pada akhir sesi Senin, setelah laporan Industrial Production dan Capacity Utilization Rate AS yang dirilis di bawah ekspektasi membebani minat pasar terhadap dolar AS. Aksi jual USDJPY berpeluang berlanjut pagi ini (19/10), mengincar support 114.00 di tengah outlook melemahnya dollar AS. Namun, jika bergerak naik hingga menembus ke atas level 114.50, berpeluang di beli membidik resistance di 114.60. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 114.00 – 114.60

AUDUSD 

AUDUSD berakhir turun 11 pip di level 0.7407 pada hari Senin karena terbebani oleh pesimisnya data ekonomi Tiongkok seperti GDP dan Industrial Production AUDUSD berpeluang dijual pagi ini (19/10), menguji support di 0.7380 karena dovishnya notula rapat RBA. Namun, jika bergerak naik hingga menembus ke atas level  0.7445, AUDUSD berpeluang dibeli membidik resistance di0.7460. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 0.7380 – 0.7460

NIKKEI 

Indeks Nikkei berakhir turun 115 poin ke level 29060 di akhir sesi Senin, karena sentimen menguatnya yen Jepang . Indeks Nikkei berpeluang dijual pagi ini (19/10), menargetkan support di 29000 di tengah outlook turunnya harga minyak dan menguatnya yen Jepang. Namun, jika bergerak naik hingga menembus ke atas level 29350, indeks Nikkei berpeluang dibeli membidik resistance di 29400. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 29000 – 29400.

HANGSENG 

Indeks Hang Seng ditutup menguat 71 poin di level 25531 pada hari Senin karena dipicu oleh ekspektasi adanya pelonggaran kebijakan pasca perilisan data GDP Tiongkok yang pesimis.  Indeks Hang Seng berpeluang dibeli lebih lanjut pagi ini (19/10), membidik resistance di 25700 dibalik ekspektasi pelonggaran kebijakan oleh pemerintah Tiongkok pasca perilisan data ekonomi Tiongkok yang pesimis. Namun, jika bergerak turun hingga menembus ke bawah level 25450. berpeluang dijual menguji support di 25400. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 25400 – 25700.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.