Rabu, 18 November 2020

  • Rally Harga Berlanjut Hingga Akhir End of Day Selasa. Seluruh indeks return obligasi domestik kembali ditutup menguat. ICBI naik +0,40% dan INDOBeXG-TR naik +0,42%. Harga SUN seri Fixed Rate dominan naik. Dari 44 seri yang beredar, 40 seri diantaranya menguat pada rentang +0,98bps hingga +132,90bps. Kurva yield PHEI-IGSYC berpola bullish. Rata-rata yield seluruh tenor (1-30tahun) turun sebesar –3,65bps. Transaksi obligasi di pasar sekunder berlangsung semarak dengan total frekuensi 2.925 transaksi (+60,54%) dan total volume sebesar Rp38,58tn (+52,80%).  Performa positif pasar lebih ditopang oleh kabar positif terkait vaksin Covid-19. Pasar terus mencermati perkembangan terkini dua vaksin buatan AS, Pfizer dan Moderna, yang saat ini menjadi kandidat terkuat vaksin Covid-19. Katalis positif juga datang dari Rupiah yang berlanjut menguat ke level Rp14.055/US$ (kurs spot bloomberg). Rally harga diprediksi berlanjut pada perdagangan Rabu. Sentimen positif masih datang dari euforia vaksin Moderna, Pfizer dan tren apresiasi Rupiah. Namun penguatan harga brpotensi mereda terpicu oleh aksi trading ditengah minimnya sentimen positif baru yang dominan serta wait and see hasil RDG-BI (19/11).

FOREIGN OWNERSHIP EQUITY VS IHSG

  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Selasa (17/11) ditutup menguat sebesar 0.64% ke level 5,529.94. Tercatat 252 saham menguat, 187 saham melemah dan 178 saham tidak mengalami perubahan harga dibandingkan penutupan hari sebelumnya. Volume perdagangan tercatat sebesar Rp. 13.83 Triliun. Adapun investor asing net sell sebesar Rp. 741.57 Miliar.

BONDS

  • Pada hari Selasa (17/11), harga obligasi pemerintah seri benchmark bergerak menguat pada semua tenor dengan yield obligasi tenor 10 tahun turun sebesar 9 basis points. Penguatan harga obligasi dipengaruhi oleh skema izin Emergency Use Authorization (EUA) yang sedang dalam proses penyusunan. Program vaksinasi oleh pemerintah Indonesia akan memanfaatkan vaksin Covax yang telah memasuki uji klinis tahap tiga, yaitu Moderna, AstraZeneca, dan Novavax. Komite Penanganan COVID-19 dan PEN mencatat akan ada 16 Juta dosis vaksin dari Covax dan masih akan dilakukan peninjauan kembali dengan pertimbangan suhu penyimpanan untuk memastikan kelancaran proses logistik .

ECONOMIC GLOBAL

  • Pada perdagangan hari Selasa (17/11), Rupiah ditutup menguat terhadap Dollar AS di level 14,055 (prior: 14,139) dengan kurs acuan JISDOR di level 14,073 (prior: 14,139). Di pasar surat berharga, harga obligasi pemerintah Indonesia bergerak menguat pada semua tenor seri benchmark. Penguatan Rupiah dan harga SBN dipengaruhi oleh perkembangan penanganan pandemi COVID-19 yaitu skema izin penggunaan vaksin COVID-19 Indonesia yang berada pada tahap penerbitan Emergency Use Authorization (EUA) yang meningkatkan kepastian terkait pendistribusian vaksin bagi masyarakat Indonesia. Di sisi lain vaksin Moderna telah mencatatkan keberhasilan uji klinis, sehingga pelaku pasar masih risk-on terhadap berbagai instrumen di emerging market.
  • Indeks saham Asia bergerak bervariasi di awal perdagangan hari Rabu (18/11) di tengah investor yang terlihat masih waspada terhadap kasus virus korona yang masih melonjak meskipun adanya harapan terhadap vaksin. Di Jepang, indeks Nikkei turun sekitar 225 poin ke level 25715, dengan saat ini pukul 8:08 WIB bergerak di level 25770. Sementara itu di Korea Selatan, indeks Kospi naik 1.60 poin ke level 341.70 dengan saat ini bergerak di level 340.40. Kementrian keuangan Jepang di laporkan bahwa nilai ekspor mereka untuk periode Oktober jauh lebih baik dari perkiraan, turun sebesar 0,2%. dibandingkan dengan ekspektasi untuk penurunan 4,5%  dalam survei Reuters. Setelah pada periode sebelumnya turun sebesar 4,9%. Semalam, indeks saham AS melemah karena reli pasar akhir-akhir ini mereda. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 167.09 poin, atau 0,6% untuk ditutup di 29.783.35. Indeks S&P 500 turun 0,5% ke level 3.609.53, dan indeks Nasdaq Composite melemah 0,2% ke level 11.899.34. Sebelumnya di awal pekan ini Wall Street telah naik ke rekor tertinggi setelah Moderna umumkan data dari uji coba vaksin mereka, yang datang beberapa hari setelah Pfizer umumkan berita optimis dari kandidat vaksin mereka.

Peluang Pergerakan

EMAS 

Harga emas berakhir turun $9.04 di level $1879.96 di hari Selasa, di tengah sentimen pasar yang mempertimbangkan perkembangan vaksin dalam mengatasi pandemi Covid-19. Harga emas berpeluang untuk di beli, mengincar resisten di $1890 jika pasar melakukan aksi bargain hunting di tengah outlook pelemahan dolar AS dibalik pesimisnya pernyataan Fed Powell dan tingginya kasus Covid-19 di AS. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di $1874 – $1890.

MINYAK 

Harga minyak berakhir turun $0.07 ke level $41.40 di hari Selasa karena pasar yang terlihat mencemaskan outlook melambatnya permintaan dibalik tingginya kasus Covid-19. Harga minyak berpotensi di jual lebih lanjut, menargetkan support di $40.80 di tengah sentimen meningkatnya cadangan minyak mentah AS yang sebesar 4.2 juta barel pada pekan lalu dalam laporan API semalam. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di $40.80 – $41.70.

EURUSD 

EURUSD ditutup naik 7 pips ke level 1.1861 di akhir sesi Selasa seiring melemahnya dolar AS karena pesimisnya data penjualan retail AS dan pernyataan Fed Powell yang cenderung dovish. Aksi beli terhadap EURUSD berpeluang berlanjut, membidik resisten di 1.1900 jika dominannya sentimen pelemahan dolar AS karena tingginya kasus Covid-19 dan tensi politik yang masih panas di AS serta pernyataan Fed Powell yang cenderung dovish. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 1.1820 – 1.1900.

GBPUSD 

Pernyataan Gubernur BoE Bailey yang ditutup dengan optimis dan kabar kerjasama AS – UK terkait transportasi penerbangan membantu GBPUSD menguat 48 pips ke level 1.3250 pada penutupan sesi Selasa. GBPUSD berpeluang di beli lebih lanjut, mengincar resisten di 1.3310 di tengah outlook pelemahan dolar AS dan spekulasi di pasar bahwa kesepakatan Brexit dapat dicapai pada awal pekan depan. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 1.3200 – 1.3310.

USDJPY 

USDJPY turun sebesar  38 pips ke level 104.20 di hari Selasa karena sentimen pelemahan dolar AS dibalik pesimisnya data penjualan retail AS. USDJPY berpotensi  di jual lebih lanjut dengan menargetkan support  di 103.70 karena optimisnya data neraca perdagangan Jepang yang dirilis pukul 6:50 WIB. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 103.70 – 104.60.

AUDUSD 

AUDUSD ditutup turun 21 pips di level 0.7300 pada hari Selasa di tengah pasar yang mencerna hasil notula rapat RBA yang menyatakan bahwa bank sentral siap untuk lakukan kebijakan stimulus lebih lanjut untuk menopang ekonomi. AUDUSD berpeluang untuk di beli, menargetkan resisten di 0.7340 di tengah outlook pelemahan dolar AS dan tingginya harga komoditas seperti emas. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 0.7250 – 0.7340

NIKKEI 

Indeks Nikkei berakhir turun 120 poin ke level 25975 pada hari Selasa, tertekan oleh sentimen menguatnya yen Jepang. Indeks Nikkei berpeluang di jual lebih lanjut, mengincar support di 25750 jika pasar masih menjauhi aset berisiko dibalik masih tingginya kasus Covid-19. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 25750 – 26050

HANG SENG

Indeks Hang Seng berakhir naik tipis 10 poin ke level 26452 di sesi Selasa, di tengah topangan saham di sektor energi, meskipun adanya kekhawatiran akan lonjakan kasus virus Covid-19. Indeks Hang Seng berpotensi di jual, membidik support di 26300 jika dominannya sentimen hindar aset berisiko dibalik masih tingginya kasus Covid-19. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 26300 – 26600.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.