Rabu, 09 Juni 2021

  • Pasar Obligasi Sideways, ICBI Naik Tipis +0,07%. Seluruh indeks return obligasi Indonesia menguat namun dalam kisaran tipis antara rentang +0,02% hingga +0,09% Harga SUN seri fixed rate bergerak variatif dengan rata-rata perubahan naik tipis sebesar +5,16bps. Sementara ratarata harga sukuk negara naik sebesar +5,20bps. Yield obligasi negara bergerak bullish. Rata-rata perubahan yield tenor 1-30tahun turun –1,68bps dengan penurunan terbesar terjadi pada kelompok tenor panjang. Total volume di pasar sekunder meningkat menjadi Rp46,06tn (+220,77%) dan total frekuensi naik menjadi 2.114 transaksi (+45,49%). Kinerja pasar obligasi Indonesia tertahan sideways dan lebih didorong oleh faktor trading pelaku pasar. Dari domestik sentimen cenderung variatif. Faktor positif berasal dari berlanjutnya penguatan kurs spot Rupiah ke level Rp14.253/US$, sedangkan disisi lain, rilis cadangan devisa yang turun ke level terendah sepanjang 2021 yakni di level US$136,4 miliar diperkirakan menjadi sentimen penahan laju penguatan pasar. Pasar juga dibayangi update terbaru dari Bank Indonesia yang memproyeksi tapering off oleh The Fed akan dapat dilakukan dalam jangka waktu dekat. Today’s Outlook Pasar obligasi Indonesia diperkirakan masih bergerak terbatas pada perdagangan tengah pekan. Dari global masih akan minim sentimen lanjutan ditengah wait and see data inflasi Amerika jelang akhir pekan mendatang. Namun penguatan masih berpotensi terjadi jika Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia periode Mei dapat meningkat dibanding periode sebelumnya.
  • Bank Indonesia pada hari Selasa (08/06) merilis data cadangan devisa bulan Mei 2021, cadangan devisa Indonesia sebesar USD 136.4 miliar, atau turun sebesar USD 2.4 miliar (1.76%) dari bulan sebelumnya. Penurunan tersebut disebabkan oleh pembayaran utang luar negeri Pemerintah. Sementara itu, Pemerintah bersama DPR menyetujui target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 berada di antara 5.2% sampai 5.8% yoy. Inflasi diperkirakan berada di antara 2% hingga 4% yoy. IHSG mengalami penurunan sebesar 70.57 poin (1.16%) ke 5,999.37 pada akhir perdagangan Bursa Efek Indonesia hari Selasa (08/06)

ECONOMIC GLOBAL

  • Pada hari Selasa (08/06), Rupiah ditutup menguat terhadap Dolar AS sebesar 0.08% di level 14,253 (prior: 14,264). Data cadangan devisa bulan Mei 2021 telah dirilis oleh Bank Indonesia pada hari Selasa (08/06). Cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar USD 136.4 miliar, atau turun USD 2.4 miliar (1.76%) dari bulan sebelumnya. BI menyatakan bahwa penurunan cadangan devisa tersebut masih berada pada titik aman. The US Census Bureau and US Bureau of Economic merilis data neraca perdagangan AS defisit USD 68.9 triliun pada bulan April 2021 (prior: USD 75.0 triliun), dikarenakan pada bulan April 2021 transaksi impor AS berkurang USD 3.80 triliun dibandingkan periode sebelumnya.
  • Tiongkok menjadi negara pertama yang menawarkan vaksin kepada anak usia tiga tahun setelah menyetujui penggunaan darurat vaksin Covid-19 dengan merk Sinovac. Jadwal peluncuran vaksin tersebut akan ditentukan lebih lanjut oleh Komite Kesehatan Nasional Tiongkok. Sementara itu, The US Census Bureau and US Bureau of Economic merilis data neraca perdagangan AS defisit USD 68.9 triliun pada bulan April 2021 (prior: USD 75.0 triliun), dikarenakan pada bulan April 2021 transaksi impor AS berkurang USD 3.80 triliun dibandingkan periode sebelumnya.

Peluang Pergerakan

Emas

Terbebani oleh rilis data JOLTS Job Openings AS yang lebih baik dari perkiraan, harga emas bergerak lebih rendah pada hari Selasa hingga ditutup turun sebesar $6.12 di level $1892.68. Di sesi Asia (9/6), harga emas berpotensi dijual menguji support$1887 selama harga bertahan di bawah level$1900. Jika harga naik ke atas level tersebut, XAUUSD berpeluang dibeli menguji resisten$1904.Potensi rentang harga di sesi Asia: $1887 – $1905.

Minyak Mentah

Setelah penyataan AS terkait sanksi Iran, harga minyak bergerak naik pada perdagangan hari Selasa. Ditutup naik sebesar $0.83 di level $70.01. Di sesi Asia (9/6), harga minyak berpotensi dibeli menguji resisten $70.50 selama harga bertahan di atas level $69.50. Jika turun ke bawah level tersebut, harga minyak berpotensi dijual menguji support $69.00. Potensi rentang harga di sesi Asia: $69.00 – $70.50.

EURUSD

EURUSD ditutup melemah sebesar 17pip di level 1.2171 karena tertekan oleh memburuknya data ZEW Economic Sentiment dan German ZEW Economic Sentiment serta dolar AS yang mampu menguat.Di sesi Asia (9/6), EURUSD berpotensi dijual menguji support 1.2145 selama harga bertahan di bawah level 1.2200. Jika naik ke atas level tersebut, EURUSD berpeluang dibeli menguji resisten 1.2220.Potensi rentang harga di sesi Asia: 1.2145 – 1.2220.

GBPUSD

Keraguan pasar terhadap rencana pemerintah Inggris untuk membuka kembali perekonomian pada 21 Juni sehubungan dengan penyebaran varian baru Covid-19 di Inggris telah membuat GBPUSD ditutup melemah sebesar 24pip di level 1.4153.Di sesi Asia (9/6), GBPUSD berpotensi dijual menguji support 1.4120 selama harga bertahan di bawah level 1.4170. Jika naik ke atas level tersebut, EURUSD berpeluang dibeli menguji resisten 1.4190.Potensi rentang harga di sesi Asia:1.4120 – 1.4190.

USDJPY

Data ekonomi Jepang yang dilaporkan bervariasi dan dolar AS yang mampu menguat telah memicu kenaikan USDJPY hingga ditutup naik sebesar 25pip di level 109.47.Di sesi Asia (9/6), USDJPY berpotensi dibeli menguji resisten 109.65 selama harga bertahan di atas level 109.25. Jika turun ke bawah level tersebut, USDJPY berpeluang dijual menguji support 109.10.Potensi rentang harga di sesi Asia:109.10 – 109.65.

AUDUSD

Penguatan dolar AS dan pelemahan harga komoditas tembaga telah memicu pelemahan AUDUSD sebesar 15pip dilevel 0.7736.Di sesi Asia (9/6), AUDUSD berpotensi dijual menguji support 0.7720 selama harga bertahan di bawah level 0.7750. Jika naik ke atas level tersebut, AUDUSD berpeluang dibeli menguji resisten 0.7765.Potensi rentang harga di sesi Asia: 0.7720 – 0.7765.

NIKKEI

Ketidakpastian pertumbuhan ekonomi Jepang dan masih tingginya jumlah kasus covid-19 di Asia telah memicu aksi jual indeks Nikkei hingga ditutup turun sebesar 205poin di level 28935.Di sesi Asia (9/6), indeks Nikkei berpotensi dijual menguji support 28700 selama harga bertahan di bawah level 29060. Jika harga naik ke atas level tersebut, indeks Nikkei berpotensi dibeli menguji resisten 29120.Potensi rentang harga di sesi Asia:28700 – 29120.

HANG SENG

Kekhawatiran pasar terhadap pertumbuhan ekonomi global telah memicu penurunan indeks Hang Seng sebesar 53poin di level 28706di akhir perdagangan hari Selasa.Di sesi Asia (9/6), indeks Hang Seng berpotensi dijual menguji support 28500 selama harga bertahan di bawah level 28820. Jika naik ke atas level tersebut, indeks Hang Seng berpotensi dibeli menguji resisten 29000. Potensi rentang harga di sesi Asia:28500 – 29000

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.