Rabu, 08 Juli 2020

  • Mayoritas Harga Naik, Pasar Obligasi Domestik Bullish. Seluruh indeks return obligasi Indonesia menguat pada perdagangan Selasa. Harga SUN seri fixed rate didominasi penguatan dengan rata-rata pada 43 serinya naik +15,90bps. Sedangkan rata-rata harga sukuk negara naik sebesar +16,85bps. Kurva yield SBN bergerak bullish. Rata-rata yield tenor 1-30 tahun turun –2,62bps. Penurunan terbesar terjadi pada tenor pendek yakni sebesar –3,75bps. Total volume transaksi meningkat sebesar +19,58% menjadi Rp14,80tn. Begitu juga total frekuensi yang naik +21,50% menjadi 1.147 transaksi.  Senada dengan sesi siangnya, penguatan pasar obligasi Indonesia yang berlanjut hingga penutupan perdagangan diperkirakan karena tengah positifnya persepsi pasar terhadap pemulihan ekonomi global berkat rilis data indeks manufaktur China serta Amerika. Rilis data cadangan devisa domestik periode Juni yang naik sesuai konsensus pasar turut menjadi katalis positif pasar.  Kurs Rupiah ditutup menguat ke level Rp14.440/US$. Penguatan pasar obligasi domestik diperkirakan berlanjut pada perdagangan Rabu. Namun demikian penguatan tersebut berpotensi mereda seiring belum munculnya sentimen dominan lanjutan di pasar. Pelaku pasar diperkirakan masih akan concern pada perkembangan kasus Covid-19 dan ancaman lockdown yang semakin luas, serta ketegangan antara China-Amerika yang kembali terjadi.
  • Survei Penjualan Eceran pada Mei 2020 menunjukkan penurunan penjualan eceran.  Indeks Penjualan Riil (IPR) turun sebesar 20,6% (yoy) pada Mei 2020, lebih dalam dibandingkan dengan penurunan sebesar 16,9% (yoy) pada April 2020. Penurunan penjualan bersumber dari kontraksi penjualan di seluruh kelompok komoditas yang dipantau. Penurunan terdalam pada subkelompok Sandang serta kelompok Barang Budaya dan Rekreasi. Kinerja penjualan eceran diprakirakan sedikit membaik pada Juni 2020 meskipun masih dalam fase kontraksi. Hal ini tercermin dari prakiraan pertumbuhan IPR sebesar -14,4% (yoy) Juni 2020, tidak sedalam kontraksi penjualan pada bulan sebelumnya. Perbaikan kinerja penjualan eceran terutama terjadi pada kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau dan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor. Dari sisi harga, tekanan inflasi pada 3 dan 6 bulan mendatang (Agustus dan November 2020) diprakirakan menurun. Menurunnya tekanan harga tersebut tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) 3 dan 6 bulan mendatang (Agustus dan November 2020) masing-masing sebesar 138,6 dan 142,5, lebih rendah dibandingkan dengan 162,4 dan 146,4 pada Juli dan Oktober 2020. Hal tersebut disebabkan responden cenderung masih menjaga harga jual untuk mempertahankan level permintaan.

EKONOMI GLOBAL

  • Pemerintah Tiongkok melaporkan tidak adanya kasus penderita Korona baru di hari Rabu (8/7) untuk dua hari berturut-turut, berpeluang kembali memicu minat beli pada aset berisiko.  Walaupun WHO mengumumkan bahaya dari kemungkinan penyebaran wabah Korona melalui udara, mendorong sikap hati-hati pasar. World Health Organization mengumumkan bahwa adanya kemungkinan penularan virus COVID-19 yang menyebar melalui udara, dan bukan tidak mungkin terjadi peningkatan kembali kasus kematian akibat wabah Korona, setelah penurunan kasus di bulan Juni lalu. Kabar ini mendorong pasar untuk lebih hati-hati, setelah dua hari terakhir terjadi aksi beli aset berisiko di sesi Asia,yang didorong meningkatnya harapan pemulihan ekonomi di Tiongkok yang nampak tidak terpengaruh oleh peningkatan penderita baru wabah Korona, dan penanganan yang lebih cepat. American Petroleum Institute (API) melaporkan peningkatan cadangan minyak mentah sebesar 2 juta barel, dibandingkan pekan lalu, yang mencatat penyusutan 8,156 juta barel. Pelaku pasar menantikan laporan cadangan minyak mentah dari Energy Information Agency AS jam 21:30 WIB malam nanti untuk hasil cadangan minyak nasional.

Peluang Pergerakan 

Emas
Harga emas menguat $10.81 semalam, dan masih berpeluang menguji resisten pada kisaran $1800 – $1807 bila berhasil bertahan di atas level $1796. Tetapi bila optimisme pasar terhadap aset berisiko kembali menekan minat pada aset aman, harga emas berpeluang turun menguji support $1781 – $1789.

Minyak
Harga minyak turun tipis $0.10 semalam, dengan laporan cadangan versi API menunjukkan peningkatan, berpeluang menekan harga minyak turun menguji support $39.40 – $39.90. Sebaliknya bila laporan dari EIA malam nanti menunjukkan penyusutan, harga mungkin naik menguji resisten $40.80 – $41.50.

EURUSD
EURUSD mencatat pelemahan 34pips semalam, dengan meningkatnya minat pasar terhadap Pound Inggris akibat kabar PM Inggris menyatakan kesiapan keluar dari Zona Euro tanpa perlunya kesepakatan Brexit. Bila sentimen berlanjut, EURUSD berpeluang turun menguji support 1.1220 – 1.1250. Sebaliknya bila minat pada aset berisiko meningkat, EURUSD berpeluang menguji resisten 1.1300 – 1.1330.

GBPUSD
Optimisme kesepakatan Brexit, dan pernyataan PM Inggris Boris Johnson membantu GBPUSD naik 51 pips kemarin. GBPUSD berpeluang naik menguji resisten 1.2600 – 1.2650 bila optimisme berlanjut. Level support pada kisaran 1.2460 – 1.2500.

USDJPY 
USDJPY naik 12 pisp kemarin di tengah kembali menguatnya dolar AS di akhir sesi hari Selasa. USDJPY berpeluang turun menguji support 107.00 – 107.40 bila dolar minat pada dolar AS berkurang di tengah peningkatan jumlah pasien Korona di beberapa negara bagian AS. Level resisten 107.90 – 108.10.

AUDUSD
AUDUSD catat penurunan 27 pips kemarin, tertekan oleh kurangnya sinyal optimism pada pernyataan Reserve Bank of Australia kemarin. AUDUSD berpotensi naik menguji resisten 0.6975 – 0.7000 bila dolar kembali tertekan melemah. Sebaliknya kurangnya data pendukung yang menopang minat pada dolar Australia berpeluang menekan turun menguji support  0.6900 – 0.6920.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa TengahPerhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.