Perkuat Silaturahmi, Bank Jateng Komitmen Terus Tingkatkan Prestasi

Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno mengungkapkan, salah satu kunci untuk membangun kesuksesan adalah dengan memperkuat jalinan silaturahmi.

Karena itu Bank Jateng berkomitmen untuk terus memperkuat silaturahmi, baik di lingkup eksternal maupun internal.

Hal itu dikatakan Supriyatno saat memberi sambutan dalam Halal Bihalal keluarga besar Bank Jateng, di Ballroom Gumaya Tower Hotel Semarang, Jumat (14/6/2019) malam.
Dalam konteks sejarah, kata Supriyatno, silaturahmi sering menjadi media ampuh untuk menyelesaikan masalah hubungan antar warga negara. Begitu pula dalam hubungan keseharian. Ia mencontohkan dengan etika berkomunikasi.

“Masalah komunikasi antar kita dapat timbul dari segala sudut. Pilihan kata dan intonasi ucapan yang kurang pas bisa menjadi salah makna. Ekspresi raut wajah bisa pula menjadi awal masalah karena salah tafsir,” paparnya.

Dia melanjutkan, dalam hubungan kedinasan, bisa jadi kebijakan kepegawaian yang diputuskan Direksi membuka tafsir adanya like atau dislike terhadap pegawai yang bersangkutan dan berujung menjadi goresan luka.

“Halal bi Halal keluarga besar Bank Jateng ini tentu menjadi momentum untuk merajut suasana hati mencair dalam kehangatan. Karena memang, tidak ada prestasi yang diukir tanpa kerjasama yang baik,” tegas Supriyatno.

Menurutnya, selama ini Bank Jateng sudah berjalan cukup baik. Hal itu tidak terlepas dari berkomitmen manajemen dan seluruh karyawan untuk membawa bank pembangunan daerah yang sehat, tumbuh besar, dan manfaat.

“Alhamdulillah harapan tersebut telah mulai berbuah. Sesuai penilaian OJK selama dua kali berturut-turut periode Juni dan Desember 2018, Bank Jateng dinyatakan sebagai Bank Sehat,” bebernya.

Selain itu, total aset bertumbuh hingga menempatkan Bank Jateng sebagai BPD dengan aset terbesar kedua dari 27 BPD se-Indonesia. Disamping itu, sejak tahun 2018, Bank Jateng telah ditetapkan OJK naik kelas menjadi Bank Umum Kategori BUKU 3.

Begitu pula dalam mengemban misi sebagai agen pembangunan daerah, Bank Jateng telah berkontribusi terhadap perekonomian, baik melalui setoran dividen, implementasi Non Cash Transaction di semua Pemda se-Jateng, penyaluran kredit produktif maupun program CSR.

“Ke depan, kami segera akan menyempurnakan dukungan teknologi guna meraih sebagai leader bagi pengembangan teknologi perbankan daerah, sekaligus mempercepat program kaderisasi dan kepemimpinan. Diantaranya melalui program penyiapan kader pemimpin dari dalam,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berharap, Bank Jateng bisa konsisten membawa kemajuan bagi provinsi ini. Menurutnya, segala prestasi yang diraih harus dipertahankan, perlahan harus ditingkatkan.

“Bank Jateng mudah-mudahan tetap konsisten. Terkait berbagai tantangan luar, hal itu harus diantisipasi dengan baik,” pungkasnya. (*)

editor : ricky fitriyanto