Penjualan eceran tumbuh tinggi pada Januari 2019

  • Penjualan eceran tumbuh tinggi pada Januari 2019. Hal tersebut tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) hasil Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia yang tumbuh 7,2% (yoy), meskipun lebih rendah dibandingkan 7,7% (yoy) pada Desember 2018. Pertumbuhan penjualan eceran tersebut terutama ditopang oleh peningkatan penjualan subkelompok komoditas Sandang dan kelompok komoditas Barang Budaya dan Rekreasi. Penjualan eceran diprakirakan tumbuh meningkat pada Februari 2019. Hal ini terindikasi dari IPR Februari 2019 yang tumbuh 10,9% (yoy), didorong oleh penjualan subkelompok komoditas Sandang dan kelompok komoditas Barang Budaya dan Rekreasi. Peningkatan penjualan tersebut antara lain didorong faktor musiman perayaan hari raya Imlek. Hasil survei juga mengindikasikan penurunan tekanan harga di tingkat pedagang eceran dalam tiga bulan mendatang (April 2019). Indikasi tersebut tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) 3 bulan yang akan datang sebesar 154,3, lebih rendah dibandingkan IEH pada bulan sebelumnya sebesar 156,9.

EKONOMI GLOBAL

  • Kanselir Jerman Angela Merkel dilaporkan mengatakan bahwa Presiden Uni Eropa Jean-Claude Juncker telah membuat tawaran “sangat penting” kepada Inggris untuk memecahkan kebuntuan dalam pembicaraan Brexit. Menjelang pemungutan suara, Perdana Menteri Theresa May akan melakukan perjalanan ke Strasbourg Senin malam untuk mencoba menyelesaikan perjanjian. Rilis data GDP dan Manufaktur Inggris akan menjadi katalis tambahan bagi pergerakan GBPUSD pada hari ini.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek menguji level suport 1286 – 1283 karena meningkatnya permintaan aset beresiko dan dollar yang menguat ditopang data retail sales AS yang lebih tinggi dari estimasi. Resisten emas berada di level 1300 – 1305.

MINYAK

Harga minyak berpeluang menguat menguji level resisten di 57.50 – 58.00 karena pernyataan seorang pejabat Arab Saudi bahwa kerajaan akan memperpanjang hingga April pemotongan pasokan. Support harga emas berada pada kisaran 56.20 – 56.00.

EURUSD

EURUSD berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek menguji level resisten di 1.1290 – 1.1320, namun investor yang khawatir tentang momentum data zona euro agregat yang lebih luas dan potensi risiko resesi berpeluang menekan EURUSD uji support di 1.1220 – 1.1185.

GBPUSD

Spekulasi bahwa Inggris dan Uni Eropa yang mendekati kesepakatan serta Kanselir Jerman Angela Merkel yang dilaporkan mengatakan bahwa Presiden Uni Eropa Jean-Claude Juncker telah membuat tawaran “sangat penting” kepada Inggris untuk memecahkan kebuntuan dalam pembicaraan Brexit berpotensi topang GBPUSD menguji resisten di 1.3425 – 1.3460. Support GBPUSD berada pada level 1.3060 – 1.3000.

USDJPY

USDJPY berpotensi bergerak naik menguji level 111.70 – 112.00 karena dollar yang menguat ditopang oleh data retail sales yang dirilis lebih tinggi dari ekspektasi. Support USDJPY berada di kisaran 110.90 – 110.60.

AUDUSD

AUDUSD berpotensi bergerak naik menguji level resisten di 0.7080 – 0.7115 ditopang oleh menguatnya aset beresiko dan naiknya harga komoditas. Support AUDUSD berada di kisaran 0.7035 – 0.7000.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Selasa 12/03/2018 pukul 10.40WIB:

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.