Penjualan eceran pada Mei 2019 tumbuh meningkat didorong oleh faktor musiman

  • Penjualan eceran pada Mei 2019 tumbuh meningkat didorong oleh faktor musiman. Indeks Penjualan Riil (IPR) hasil Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia tumbuh sebesar 7,7% (yoy), lebih tinggi dari 6,7% (yoy) pada April 2019. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh penjualan subkelompok Sandang, kelompok Suku Cadang dan Aksesori, dan kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau seiring dengan permintaan yang meningkat selama bulan Ramadan dan menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri. Penjualan eceran diprakirakan tetap tumbuh positif pada Juni 2019, meskipun lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Hal tersebut diindikasikan oleh IPR pada Juni 2019 yang diprakirakan tumbuh 2,2% (yoy), sejalan dengan kembali normalnya permintaan pasca bulan Ramadan dan perayaan Hari Raya Idulfitri. Pertumbuhan IPR pada Juni 2019 ditopang oleh kelompok Suku Cadang dan Aksesori dan subkelompok Sandang. Hasil survei mengindikasikan tekanan harga di tingkat pedagang eceran dalam tiga bulan mendatang (Agustus 2019) diprakirakan akan menurun. Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) 3 bulan yang akan datang sebesar 138,3, lebih rendah dibandingkan 160,5 pada bulan sebelumnya.

EKONOMI GLOBAL

  • Dolar bergerak menguat terhadap mata uang utama lainnya pada hari Rabu karena ketidakpastian terhadap pemangkasan suku bunga AS yang lebih agresive telah mendorong hasil Treasury yang lebih tinggi. Selanjutnya pasar akan menanti apa yang akan disampaikan Federal Reserve Jerome Powell. Market movers lainya adalah rilis data GDP Dan Manufacturing Production Inggris pada pukul 15:30 WIB, suku bunga Kanada dan Fed Chair Powell Testifies pada pukul 21:00 WIB.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpotensi bergerak turun dalam jangka pendek menguji level support di 1383 – 1380 karena ketidakpastian pemangkasan suku bunga The Fed. Jika bergerak naik resisten harga emas berada pada kisaran 1404 – 1408.

MINYAK

Outlook cadangan minyak AS yang diekspektasikan alami penurunan berpotensi menopang kenaikan harga minyak menguji level resisten di 59.30 – 59.60, Namun kekhawatiran perlambatan ekonomi global berpeluang menekan harga minyak menguji level suport di 58.00 – 57.55.

EURUSD

Dolar yang melanjutkan penguatan dan belum adanya tanda-tanda perbaikan ekonomi zona euro yang masih membuka peluang dovishnya ECB berpotensi menekan EURUSD menguji support di 1.1170 – 1.1150. Resisten EURUSD berada pada kisaran 1.1250- 1.1280.

GBPUSD

Buruknya data domestik yang meningkatkan potensi BOE untuk memangkas suku bunga dan dolar yang terus menguat berpotensi membebani GBPUSD menguji level support 1.2410 – 1.2390. Sementara itu resisten GBPUSD berada pada kisaran 1.2520 – 1.2550.

USDJPY

USDJPY berpeluang bergerak naik menguji level resisten di 109.15 – 109.35 karena tertopang penguatan dolar. Aksi ambil untung para pelaku pasar berpeluang menekan USDJPY menguji support 108.70 – 108.40.

AUDSUSD

AUDUSD berpeluang melanjutkan penurunan dalam jangka pendek menguji level support di 0.6900 – 0.6880. Jika menguat AUDUSD berpeluang bergerak naik menguji level resisten di 0.6950 – 0.6980.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Rabu 10/07/2019 pukul 10.25 WIB :

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.