Pada perdagangan kemarin, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) menguat +0,1769poin ke level 240,6984

  • Pada perdagangan kemarin, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) menguat +0,1769poin ke level 240,6984. Kenaikan tersebut didorong oleh kinerja INDOBeXG-Total Return (return obligasi pemerintah) yang naik sebesar +0,1789poin ke level 235,9220 serta INDOBeXC-Total Return (return obligasi korporasi) yang naik +0,1539poin ke level 264,1321. Kurva yield IBPA-IGSYC (IBPA-Indonesia Government Securities Yield Curve) bergerak Rata-rata yield tenor pendek (<5tahun) turun paling besar yakni –1,88bps. Kemudian disusul oleh tenor panjang (>7tahun) dan menengah (5-7tahun) yang turun masing-masing sebesar –1,21bps dan –0,08bps. Dengan demikian INDOBeXG-Effective Yield kemarin ditutup di level 8,1698 atau turun –0,0100poin dari penutupan sebelumnya. Penguatan harga mewarnai seluruh seri SUN acuan. Harga seri FR0079 naik paling tinggi yakni +30,67bps sedangkan harga FR0077 naik paling rendah yakni +12,27bps. Mayoritas harga seri SBN baik tipe FR maupun ORI juga didominasi kenaikan dengan rata-rata pada ke 42 serinya menguat +7,11bps. INDOBeXG-Clean Price kemarin meningkat sebesar +0,05% ke level 107,9613. Kemarin, aktivitas perdagangan pasar sekunder obligasi mencatatkan kenaikan dari sisi total frekuensi yakni +16,34% dari 453 kali menjadi 527 kali. Namun demikian total volume turun sebesar –10,83% dari Rp8,26tn menjadi Rp7,37tn. Penurunan volume lebih didorong oleh transaksi SUN tenor pendek dan panjang yang mencatatkan akumulasi penurunan sebesar Rp1,46tn dalam sehari. Seri FR0078 mencatatkan total volume transaksi terbesar yakni Rp1,31tn. Sedangkan untuk seri teraktif diperdagangkan dicatat oleh seri FR0079 sebanyak 52 transaksi. Pada obligasi korporasi, seri WSKT02CN1 menjadi seri teraktif diperdagangkan yakni sebanyak 8 transaksi (volume Rp26miliar). Pasar obligasi Indonesia berhasil mencatatkan penguatan terbatas pada perdagangan Rabu kemarin. Tercermin dari tipisnya positive return harian pada ketiga indeks return obligasi (komposit, pemerintah, dan korporasi) yang bergerak pada rentang +0,06% hingga +0,08%. Ditengah beragamnya isu global yang meningkatkan ketidakpastian pelaku pasar seperti kelanjutan proses Brexit, penutupan pemerintahan AS, dan pemangkasan proyeksi ekonomi global, laju penguatan pasar diperkirakan lebih berasal dari faktor apresiasi Rupiah terhadap USD serta meningkatnya ekspektasi positif investor terhadap realisasi rencana pemerintah China untuk memberikan stimulus fiskal. Pada perdagangan kemarin, Rupiah berhasil menguat sebesar 32poin ke level Rp14.188/US$ dari sebelumnya Rp14.220/US$ (Bloomberg). Pada perdagangan sesi Kamis ini, pasar obligasi Indonesia diperkirakan sanggup melanjutkan penguatan. Katalis positif berasal dari potensi apresiasi Rupiah terhadap USD menyusul tengah turunnya indeks Dollar secara global akibat sentimen government shutdown di AS yang masih berlangsung dan komitmen China untuk melakukan stimulus fiskal. Terlebih lagi, dirilisnya jumlah pengangguran mingguan AS hari ini yang diprediksi meningkat dibanding sebelumnya akan menambah daya penguatan Rupiah terhadap USD. Pada pagi ini, Kurs Spot Rupiah dibuka menguat ke level Rp14.130/US$.

EKONOMI GLOBAL

  • EURUSD yang bergerak dalam rentang sempit sejak awal pekan lalu berpotensi mengalami peningkatan volatilitas merespon pengumuman kebijakan moneter European Central Bank (ECB) pada pukul 19:45 WIB, dan konferensi persnya pada pukul 20:30 WIB. Ditengah prediksi pelambatan ekonomi zona euro, pelaku pasar akan melihat bagiamana pandangan bank sentral Eropa tersebut terhadap kondisi ekonomi zona euro, serta prospek kenaikan suku bunga di tahun ini. Sebelum pengumuman ECB serangkaian data aktivitas manufaktur dan jasa dari zona euro akan menjadi penggerak EURUSD.

Market Movers hari ini

Potensi Pergerakan

Emas

Belum stabilnya pergerakan bursa saham membuat emas naik turun dalam sejak perdagangan Senin. Di awal perdagangan hari ini emas kembali menguat akibat pelemahan bursa saham Asia, sementara Rabu kemarin melemah akibat penguatan bursa secara global. Jika bursa Eropa dan AS nanti juga melemah, harga emas berpeluang kembali menguat dengan target ke area 1289 sampai 1292 jika kembali menembus 1286. Support di kisaran 1279 – 1280.

Minyak Mentah

Kenaikan produksi Rusia menjadi sentimen negatif baru bagi minyak mentah. Jika menembus level terendah Rabu 51.85, minyak mentah berpeluang turun ke area 50.90. Resisten terdekat di kisaran 52.80.

EURUSD

EURUSD berpeluang melemah jika ECB mengkonfirmasi perekonomian zona euro akan melambat, dan suku bunga kemungkinan tidak akan naik di tahun ini. Target penurunan ke area 1.3000 jika menembus support 1.1350. Resisten di kisaran 1.1410, jika ditembus EURUSD berpeluang naik ke 1.1440.

GBPUSD

Partai oposisi di Inggris, Partai Buruh, yang dikabarkan akan menyetujui jika ada proposal penundaan Brexit membuat GBPUSD menguat hingga menembus level psikologis 1.3000. Support terdekat kini berada di kisaran 1.3035, selama bertahan di atas area tersebut GBPUSD berpeluang menguat ke area 1.3155.

USDJPY

Sesuai dengan perkiraan pelaku pasar, BoJ menurunkan proyeksi inflasi pada Rabu kemarin dan membuat USDJPY naik mendekati level 110.00. Namun kembali melemahnya bursa saham hari ini membuat permintaan yen meningkat, dan membuka peluang penurunan USDJPY ke 108.85 jika menembus ke bawah level 109.20. Resisten terdekat di kisaran 109.70.

AUDUSD

Bagusnya data tenaga kerja Australia sempat membuat AUDUSD naik ke level 0.7166 di awal perdagangan hari ini, namun berbalik turun dalam waktu singkat hingga menyentuh level terendah harian 0.7134. Support terdekat berada di kisaran 0.7115, jika berhasil ditembus AUDUSD berpeluang turun ke area 0.7080. Sebaliknya tidak ditembus atau selama bertahan di atas support 0.7115, AUDUSD berpeluang naik kembali ke level 0.7175.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Kamis 24/01/2018 pukul 10.38WIB:

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.