Pada perdagangan kemarin, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) menguat +0,1082poin ke level 240,8066

  • Pada perdagangan kemarin, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) menguat +0,1082poin ke level 240,8066. Kenaikan tersebut didorong oleh kinerja INDOBeXG-Total Return (return obligasi pemerintah) yang naik sebesar +0,0899poin ke level 236,0119 serta INDOBeXC-Total Return (return obligasi korporasi) yang naik +0,2373poin ke level 264,3694. Kurva yield IBPA-IGSYC (IBPA-Indonesia Government Securities Yield Curve) bergerak Rata-rata yield tenor panjang (>7tahun) naik sebesar +0,70bps. Sementara itu yield tenor pendek (<5tahun) dan menengah (5-7tahun) turun masing-masing sebesar –1,40bps dan –2,83bps. Dengan demikian INDOBeXG-Effective Yield kemarin ditutup di level 8,1641 atau turun –0,0056poin dari penutupan sebelumnya. Koreksi harga mewarnai seluruh seri SUN acuan. Harga seri FR0078 turun paling besar yakni –35,40bps sedangkan harga FR0077 turun paling rendah yakni –8,03bps. Harga seri SBN baik tipe FR maupun ORI bergerak mixed dengan rata-rata pada ke 42 serinya naik +1,17bps. INDOBeXG-Clean Price kemarin meningkat sebesar +0,02% ke level 107,9791. Kemarin, aktivitas perdagangan pasar sekunder obligasi mencatatkan kenaikan. Sisi total frekuensi naik +23,91% dari 527 kali menjadi 653 kali. Begitu pula total volume yang naik sebesar +35,98% dari Rp7,37tn menjadi Rp10,02tn. Kenaikan volume perdagangan terbesar disebabkan oleh transaksi SUN tenor pendek yang naik sebesar Rp2,11tn dalam sehari. Seri FR0078 mencatatkan total volume transaksi terbesar yakni Rp1,04tn. Sedangkan untuk seri teraktif diperdagangkan dicatat oleh seri FR0079 sebanyak 79 transaksi. Pada obligasi korporasi, seri ADMF04CCN4 menjadi seri teraktif diperdagangkan yakni sebanyak 44 transaksi (volume Rp19miliar). Pasar obligasi Indonesia menguat terbatas pada perdagangan Kamis kemarin. Kondisi tersebut terlihat dari tipisnya perubahan harga yang diikuti oleh tipisnya pergerakan imbal hasil obligasi negara. Alhasil, seluruh indeks return obligasi baik konvensional maupun sukuk hanya menguat pada rentang +0,02% hingga +0,09%. Tren apresiasi Rupiah terhadap USD sebesar 18poin ke level Rp14.170/US$ diperkirakan menjadi sentimen positif pada perdagangan kemarin ditengah masih minimnya sentimen penggerak lanjutan di pasar. Investor tengah menantikan beragam sentimen penting dari domestik dan global di pekan depan. Dari sisi risiko, indikator risiko investor global terhadap pasar domestik bergerak menurun yang tercermin dari penurunan nilai CDS tenor 5-tahun sebesar –2,46bps. Pada perdagangan akhir pekan ini, pasar obligasi domestik berpotensi masih bergerak mendatar. Kondisi tersebut diperkirakan disebabkan oleh minimnya sentimen lanjutan ditengah wait and see beragam isu yang akan terjadi pekan depan seperti FOMC Meetings, rencana perundingan AS-China dan kelanjutan Brexit serta politik di Amerika. Pada pagi ini, Rupiah dibuka menguat ke level Rp14.150/US$ (Bloomberg).

EKONOMI GLOBAL

  • EURUSD melemah tajam pada perdagangan Kamis kemarin pasca pengumuman kebijakan moneter European Central Bank (ECB). Presiden ECB, Mario Draghi, memperingatkan adanya risiko pelambatan ekonomi zona euro yang lebih dalam dari prediksi sebelumnya. Hal tersebut menjadi sentimen negatif bagi EURUSD. Namun disisi lain, Draghi juga masih membuka peluang kenaikan suku bunga di tahun ini, tentunya jika data-data ekonomi menunjukkan perbaikan. Rilis data iklim bisnis Jerman pada pukul 16:00 WIB berpotensi melanjutkan penurunan EURUSD jika dirilis lebih rendah dari perkiraan.

Market Movers Hari Ini

Potensi Pergerakan

Emas

Harga emas kembali melemah pada perdagangan Kamis kemarin akibat kembali menguatnya mayoritas bursa saham serta dollar AS. Jika mampu menembus konsisten di bawah level 1277, harga emas berpotensi melanjutkan penurunan ke kisaran 1273. Resisten terdekat di kisaran 1284.

Minyak Mentah

Krisis yang terjadi di Venezuela dapat mengganggu supali dari negara tersebut yang membuat harga minyak mentah menguat di hari Kamis. Selama bertahan di atas level 52.80, harga minyak mentah berpeluang menguat ke area 54.30.

EURUSD

Support terdekat di kisaran 1.1280, jika mampu ditembus EURUSD berpotensi melanjutkan penurunan dengan target ke area 1.1235. Resisten terdekat berada di kisaran 1.1335.

GBPUSD

Pimpinan partai terbesar di Irlandia Utara yang dikabarkan akan mendukung proposal Brexit Theresa May membuat GBPUSD menguat di pagi ini. Selama bertahan di atas level 1.3065 GBPUSD berpeluang naik ke area 1.3160.

USDJPY
USDJPY bergerak dalam rentang sempit sejak perdagangan awal pekan ini, dan kemungkinan masih akan berlanjut hari ini. Potensi rentang perdagangan 109.20 – 110.00, dengan potensi naik selama bertahan di atas 109.50.

AUDUSD
Pelambatan ekonomi global serta belum pastinya pertemuan AS – China menekan AUDUSD sejak Kamis kemarin. Selama tertahan di bawah level 0.7115, AUDUSD berpotensi turun ke area 0.7045.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Jumat 25/01/2018 pukul 10.12WIB:

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.