Limit Tarik Tunai BPD Card Bank Jateng Masuk Kategori Premium

Limit tarik tunai dengan BPD Card yang diterbitkan Bank Jateng untuk berbagai jenis kartu, termasuk kategori premium. Artinya, batas nilai penarikan tunai BPD Card masuk tataran tinggi dibanding kartu sejenis yang diterbitkan oleh bank-bank lainnya, namun masih dalam batas yang diijinkan oleh otoritas perbankan.

Selain limitnya premium, BPD Card – kartu debit yang dikeluarkan untuk tarik tunai dan bertransaksi secara non-tunai dari produk tabungan dan giro swasta perorangan milik Bank Jateng ini, juga sudah dilengkapi dengan teknologi Chip dan berlogo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional atau National Payment Gateway). Dengan dua fasilitas tersebut, transaksi menjadi lebih aman, dan koneksitasnya menjadi lebih luas karena didukung sistem pengawasan Bank Indonesia.

Penggunaan teknologi Chip selain membuat kartu sulit digandakan sehingga aman dari risiko terjadinya skimming (tindakan pencurian informasi kartu debit dan kredit dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu), kapasitas penyimpanan datanya menjadi lebih besar sehingga pemrosesan transaksi lebih cepat. Adapun pemanfaatan fasilitas GPN sebagai suatu sistem yang mengintegrasikan berbagai kanal pembayaran transaksi elektronik atau non-tunai yang diselenggarakan Bank Indonesia, membuat interkoneksi dan interoperabilitas (kapabilitas suatu sistem untuk berinteraksi dan berfungsi dengan sistem lain) lebih luas dan efektif.

Bank Jateng menerbitkan tiga jenis BPD Card, yaitu silver, gold dan platinum. Untuk kartu jenis silver maksimum tarik tunainya senilai Rp 15 juta, transaksi menggunakan EDC (Electronic Data Capture) Prima maksimum Rp 50 juta, maksimum transfer Bank Jateng 50 juta dan transfer antar bank kerjasama Rp 50 juta.  Bank Jateng tidak memungut biaya transfer jika terjadi di antara sesama rekening Bank Jateng, sementara biaya administrasi transfer antar bank dikenakan Rp 6.500 per transaksi.

Sedangkan limit tarik tunai kartu gold sebesar Rp 20 juta. Untuk jenis layanan lain seperti EDC Prima, transfer sesama dan bank kerja sama, serta biaya yang dikenakan sama dengan yang berlaku untuk kartu silver. Adapun limit tarik tunai kartu platinum sebesar Rp 50 juta, sedangkan transaksi  dengan EDC Prima dan transfer ditetapkan maksimal sebesar Rp 100 juta.

Nasabah dikenai biaya administrasi Rp 3 ribu untuk silver, Rp 55 ribu untuk gold dan Rp 10 ribu untuk platinum. Sedangkan biaya cek saldo ATM Pirma/Bersama dikenai biaya Rp 4 ribu, dan tarik tunai ATM Pirma Bersama Rp 7.500 untuk semua jenis kartu. Bank Jateng tidak memungut biaya pembuatan kartu, sementara untuk penggantian kartu hanya dikenakan biaya Rp 10 ribu.

BPD Card juga memiliki fasilitas yang tambahan selain mudah ditarik tunai di seluruh ATM Bank Jateng, ATM Bersama dan ATM Prima. Fasilitas itu meliputi berbelanja di puluhan ribu merchant di Indonesia, bisa dimanfaatkan untuk pembayaran berbagai tagihan Halo Telkomsel, Matrix Indosat, pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan), membayar biaya langganan PDAM, serta untuk pembayaran langganan telepon fixed Telkom.

Yang menarik, BPD Card selain bisa dipakai untuk pembelian tiket kereta api, penerbangan dan membeli pulsa, juga bisa dipakai melakukan pembayaran uang kuliah di beberapa perguruan tinggi, baik universitas, sekolah tinggi maupun politeknik. **