Kamis, 31 Oktober 2019

  • Indonesia Composite Bond Index (ICBI) ditutup menguat +0,19% ke level 272,1059 pada perdagangan kemarin. Begitu pula dengan INDOBeXG-Total Return (return obligasi negara) yang naik +0,21% ke level 267,1512 serta INDOBeXC-Total Return (return obligasi korporasi) yang naik +0,06% ke level 294,9569. Kurva yield PHEI-IGSYC (PHEI-Indonesia Government Securities Yield Curve) bergerak Rata-rata yield tenor 1-30 tahun turun sebesar –1,87bps dengan penurunan pada masing-masing kelompok tenor sebesar: pendek (<5tahun) –0,77bps; menengah (5-7tahun) –2,52bps; dan panjang (>7tahun) –1,98bps. INDOBeXG-Effective Yield turut semakin bergerak turun ke level 6,9232 (–0,0316poin). Harga kelompok SUN benchmark ditutup menguat pada seluruh serinya dan mencatatkan kenaikan rata-rata sebesar +7,20bps. Penguatan harga tertinggi tercatat sebesar +11,68bps oleh seri FR0078, sementara penguatan terendah sebesar +2,84bps dicatat seri FR0068. Harga SUN seri FR dan ORI secara keseluruhan juga dominan menguat dengan rata-rata naik sebesar +19,11bps. Rabu kemarin, INDOBeXG-Clean Price naik +0,19% ke level 115,3795. Aktivitas perdagangan obligasi di pasar sekunder meningkat pada kedua sisinya dengan total volume menjadi Rp21,88tn (+67,09%) dan total frekuensi 1.119 transaksi (+31,34%). Peningkatan transaksi juga dialami SUN benchmark dengan total volume Rp3,41tn (+47,56%) dan total frekuensi 143 transaksi (+43,00%). Seri FR0076 berlanjut menjadi SBN teraktif yakni 137 transaksi. Seri FR0082 juga bertahan mencatat total volume terbesar senilai Rp3,45tn. Untuk obligasi korporasi, frekuensi teraktif dan total volume terbesar dicatat oleh 1 seri yang sama yakni WSBP01CN2 dalam 17 transaksi dan total nilai Rp690miliar. Indeks total return obligasi negara ditutup menguat lebih tinggi dibanding sesi siang pada perdagangan kemarin yakni dari +0,11% menjadi +0,21%. Penurunan imbal hasil SBN juga mewarnai hampir di seluruh tenor, dari 30 tenor hanya 1 tenor yang bergerak naik/bearish, selebihnya turun/bullish pada rentang –0,44bps hingga –3,31bps. Optimisme pasar terhadap penurunan FFR kemungkinan menjadi faktor utama yang memicu pasar semakin positif ditengah wait and see kelanjutan proses Brexit dan damai dagang AS-China maupun rilis data GDP awal AS. Nilai tukar Rupiah yang stabil di pasar spot semakin memberikan amunisi di pasar. Kemarin, Rupiah ditutup di level Rp14.031/US$ atau menguat +4,0poin dari penutupan Selasa (Bloomberg). Rally harga diprediksi berlanjut pada perdagangan hari ini setelah The Fed memangkas suku bunga acuannya (FFR) sebesar –25,0bps ke level 1,50%-1,75%. Senada dengan pasar surat utang, IHSG Rabu kemarin ditutup menguat +0,23% di level 6.295,75. Harga obligasi negara berpotensi menguat semakin tinggi pada perdagangan hari ini terpicu oleh pemangkasan FFR ke level 1,50%-1,75% atau sesuai dengan konsensus pasar. Rilis data awal GDP AS yang lebih tinggi dari konsensus yakni sebesar 1,9% semakin memberikan amunisi bagi performa pasar obligasi.

EKONOMI GLOBAL

  • Parlemen Inggris telah menyetujui pelaksanaan pemilu pada 12 Desember mendatang, seperti yang diajukan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, sebagai syarat penundaan Brexit ke tanggal 31 Januari 2020, memberikan dorongan optimis kelancaran pelaksanaan Brexit dengan perjanjian yang sudah dirancangkan akhir bulan lalu. Fokus utama pasar hari ini adalah pengumuman kebijakan suku bunga Federal Reserve malam nanti, yang diharapkan memberikan kejutan di pasar. Data -data penggerak lainnya untuk hari ini diantranya: Data CPI pereliminari Jerman yang berpeluang angkat EURUSD bila dirilis lebih baik dari ekspektasi. ADP Non-farm AS berpeluang menurunkan harga emas bila hasil yang dirilis lebih baik dari ekspektasi. Diikuti laporan pertumbuhan GDP AS yang diekspektasinya turun, berpotensi angkat harga emas. Bank of Canada akan merilis kebijakan suku bunganya malam nanti, bila terjadi pemangkasan suku bunga berpeluang angkat USDCAD naik. Data cadangan minyak mentah AS akan dirilis malam nanti, bila terjadi penyusutan cadangan berpotensi mendukung kenaikan harga minyak. BOC akan mengadakan konferensi Pers terkait kebijakan suku bunganya, bila bernada dovish, berpeluang angkat USDCAD naik. Lewat tengah malam, Federal Reserve AS akan merilis tingkat suku bunga acuan AS, harga emas berpotensi naik bila Fed memangkas tingkat suku bunganya. 30 menit setelahnya Ketua The Fed akan berpidato terkait kebijakan suku bunga tersebut, bila bernada dovish harga emas berpotensi naik.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpotensi turun menguji support $1480 – $1484 setelah optimisme Brexit dapat terlaksana dengan lancar .Level resisten harga emas pada kisaran $1495 – $1500.

MINYAK

Kekhawatiran tingkat cadangan minyak mentah AS yang tinggi berpotensi menekan harga minyak menguji support $54.50 – $54.70. Level Resisten pada kisaran $55.85 – $56.00. Dengan fokus pada data cadangan minyak mentah AS malam nanti.

EURUSD

Disetujuinya penundaan Brexit dan rencana pemilu Inggris memberikan tanggapan positif bagi EURUSD, berpotensi naik menguji resisten 1.1150 – 1.1200. Level support pada kisaran 1.1030 – 1.1070.

GBPUSD

Disetujuinya penundaan Brexit dan rencana pemilu Inggris memberikan tanggapan positif bagi GBPUSD, berpeluang menguji resisten . 1.2925 – 1.3000. Level support pada kisaran 1.2750 – 1.2800.

USDJPY

Didukung data penjualan ritel Jepang yang lebih baik dari ekspektasi, USDJPY berpotensi turun menguji support 10830 – 108.50. Level Resisten pada kisaran 109.00 – 109.50.

AUDUSD

Data CPI Australia yang dilaporkan stabil membantu penguatan AUDUSD, berpotensi menguji resisten 0.6900 – 0.6930. Level Support pada kisaran 0.6775 – 0.6810.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Kamis 31/10/2019 pukul 10.00WIB:

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.