Kamis, 30 Januari 2020

  • Harga SUN Acuan Naik, Pasar Obligasi Indonesia Berbalik Mengua Pada perdagangan Rabu, seluruh indeks return obligasi Indonesia ditutup menguat. Mayoritas harga SUN seri FR dan ORI naik dengan rata-rata sebesar +17,27bps. Yield obligasi negara dan obligasi korporasi turun dengan penurunan terbesar terjadi pada tenor menengah. Aktivitas perdagangan kemarin menurun dari sisi total volume yakni menjadi Rp22,44tn (-13,28%) sementara total frekuensi naik tipis menjadi 1.229 transaksi (+1,07%). Ditengah isu penyebaran virus Corona secara global dan bayang-bayang konflik AS-Iran, rebound-nya kinerja pasar diperkirakan lebih dipicu oleh aksi trading pelaku pasar selagi menunggu bagaimana rilis FOMC Meetings. Penguatan pasar juga ditunjang oleh apresiasi kurs spot Rupiah ke level Rp13.634/US$ (Bloomberg). Paska rebound pada perdagangan kemarin, pasar obligasi Indonesia berpotensi meneruskan penguatannya secara terbatas pada perdagangan Kamis ini. Katalis positif diperkirakan berasal dari rilis FOMC Meetings yang sesuai konsensus dimana tetap mempertahankan FFR di level 1,5% -1,75%. Namun penyebaran virus Corona dan konflik AS-Iran diprediksi masih membayangi pergerakan pasar SBN.

EKONOMI GLOBAL

  • Sentimen permintaan terhadap aset safe haven seperti emas dan mata uang yen berpeluang menguat dalam jangka pendek di balik memburuknya penyebaran virus Korona yang telah mencapai negara-negara maju dan meningkatnya jumlah korban jiwa. Sentimen lainnya yang layak untuk diperhatikan hari ini adalah keputusan moneter oleh Bank of England pukul 19:00 WIB, di tengah ekspektasi pasar Mark Carney yang akan akhiri jabatannya akan melonggarkan kebijakan moneter di tengah kekhawatiran akan potensi Hard Brexit.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpeluang menguat dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di $1581 – $1587 dibalik permintaan aset safe haven karena kekhawatiran akan wabah Korona. Namun, harga emas berpeluang untuk turun jika dolar AS menguat pada perilisan data GDP AS yang optimis pukul 20:30 WIB untuk menguji support $1573 – $1567.

MINYAK

Harga minyak berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek karena meningkatnya cadangan AS dan kekhawatiran akan perlambatan permintaan karena virus Korona untuk menguji level support di $52.70 – $52.20. Namun, harga minyak berpeluang untuk naik untuk menguji level resisten di $53.50 – $54.00 pada outlook OPEC akan perpanjang waktu pembatasan produksi.

EURUSD

Sentimen hindar aset berisiko yang dipicu oleh penyebaran virus Korona berpotensi memicu penurunan EURUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.0990 – 1.0940. EURUSD berpeluang rebound untuk menguji resisten di 1.1040 – 1.1090 jika data jumlah penganguran dan inflasi konsumen Jerman yang dirilis pukul 15:55 WIB dan 20:00 WIB hasilnya lebih baik dari estimasi.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek karena ekspektasi bahwa Bank of England dapat melonggarkan kebijakan moneter mereka pada pukul 19:00 WIB nanti untuk menguji level support di 1.2980 – 1.2930. GBPUSD berpeluang naik, menguji resisten di 1.3060 – 1.3110 jika keputusan BOE lebih hawkish dari ekspektasi pasar.

USDJPY

USDJPY berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek karena sentimen permintaan aset safe haven dibalik kekhawatiran akan virus Korona untuk menguji level support di 108.70 – 108.30. Namun, jika dolar AS menguat karena data GDP AS yang optimis, USDJPY berpeluang untuk bergerak naik, menguji resisten di 109.30 – 109.70.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang untuk bergerak turun dalam jangka pendek karena sentimen hindar aset berisiko serta kekhawatiran akan perlambatan ekonomi Tiongkok karena virus Korona untuk menguji level support di 0.6720 – 0.6680. Jika bergerak naik, level resisten berada di 0.6780 – 0.6820.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Kamis, 30 Januari 2020 pukul 09.47 WIB :

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.