Kamis, 26 November 2020

  • Yield Curve PHEI Turun, ICBI Menguat +0,19%. Seluruh indeks return obligasi Indonesia berlanjut ditutup menguat pada perdagangan Rabu. Harga SUN seri Fixed Rate didominasi kenaikan dengan rata -rata harga naik +19,40bps. Sementara itu rata-rata harga sukuk negara naik sebesar +12,53bps. Yield obligasi negara bergerak turun dengan rata-rata perubahan pada seluruh tenor sebesar –2,56bps. Penurunan terbesar dicatatkan kelompok tenor pendek. Total volume perdagangan di pasar sekunder meningkat sebesar +31,59% menjadi Rp27,76tn. Sedangkan total frekuensi naik sebesar +26,89% menjadi 2.421 transaksi. Pasar obligasi Indonesia berlanjut menguat hingga sesi penutupan perdagangan Rabu. Ekspektasi positif pasar terhadap tengah kondusifnya situasi politik di AS, rancangan kabinet Presiden Terpilih Joe Biden, dan penguatan kurs spot Rupiah ke level Rp14.144/US$ diperkirakan menjadi penopang bullish-nya gerak pasar obligasi. Namun demikian pasar juga tengah dibayangi serangkaian data dari US yakni seperti data estimasi GDP Q3 dan rilis notulensi rapat FOMC. Pada perdagangan Kamis, gerak pasar obligasi domestik berpotensi masih menguat namun dengan kecenderungan lebih mereda. Pelaku pasar berpotensi melakukan profit taking seiring kenaikan yang telah terjadi sejak awal pekan. Pada perdagangan Kamis, pasar akan merespon bagaimana rilis data estimasi GDP US dan notulensi rapat FOMC.

FOREIGN OWNERSHIP EQUITY VS IHSG

  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Rabu (25/11) ditutup melemah sebesar 0.38% ke level 5,679. Tercatat 184 saham menguat, 271 saham melemah dan 168 saham tidak mengalami perubahan harga dibandingkan closing hari sebelumnya. Volume perdagangan tercatat sebesar Rp. 18.17 Triliun. Adapun investor asing net buy  sebesar Rp 518M.

BONDS

  • Pada perdagangan hari Kamis (26/11), harga SBN diproyeksikan bergerak sideways dengan kencenderungan menguat. Ketegangan hubungan antara AS dan Cina diprediksi akan mulai mereda. Sehingga optimisme investor akan kondisi ekonomi yang lebih baik semakin meningkat. Hal tersebut setelah presiden Cina memberikan ucapan selamat kepada presiden AS terpilih Joe Biden setelah sekian lama tidak memberikan komentar atas kemenangan Joe Biden pada 03 November lalu. Sementara itu, presiden Cina juga meminta hubungan kedua negara dapat semakin harmonis.

ECONOMIC GLOBAL

  • Pada Hari Rabu (25/11), Rupiah ditutup menguat dilevel 14,144 (prior:14,155) dengan kurs acuan JISDOR di level 14,169 (prior:14,196) dan harga SBN bergerak menguat pada seluruh tenor seri benchmark. Antusiasme pelaku pasar didorong oleh optimisme terkait kemajuan dalam riset vaksin oleh AstraZeneca yang dibanderol dengan harga lebih murah dibandingkan vaksin lainnya serta lebih mudah dalam hal pendistribusiannya. Sementara itu, kenaikan kasus covid-19 sebagai dampak dari libur panjang 28 Oktober sampai dengan 01 November 2020 menjadi bahan evaluasi pemerintah untuk mengkaji libur panjang akhir tahun 2020. Bursa saham AS ditutup melemah merespon data pengangguran AS yang naik menjadi 778K (prior:742k). Hal tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa meskipun ekonomi AS sudah mulai tumbuh, namun pemulihan ekonomi di AS tidak akan secepat yang diperkirakan.
  • Pada perdagangan hari Rabu (25/11), bursa saham AS bergerak melemah merespon data pengangguran AS yang naik menjadi 778k (prior:742k). Klaim tunjangan pengangguran naik dalam dua pekan berturut-turut. Hal tersebut mengindikasikan pemulihan ekonomi AS tidak akan secepat yang diperkirakan. Indeks Dow Jones Industrial Avearage (DJIA )turun 0.64% ke level 29,853 dan indeks S&P 500 turun 0.08% menjadi 3,632.

Peluang Pergerakan

EMAS

Ditopang sentimen pelemahan dolar AS dan lesunya Wall Street karena pesimisnya data ekonomi AS telah mendorong naik harga emas di hari Rabu, berakhir menguat $0.07 di level $ 1807.81.  Harga emas berpotensi jual dengan target penurunan menguji level support di $1795 selama harga tidak mampu menembus level resisten $1814, di atas level $1814, harga emas berpotensi beli dengan target $1822. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $1795 – $1822.

MINYAK

Turunnya cadangan minyak mentah AS, melemahnya dolar AS dan ekspektasi terhadap  vaksin Covid-19 telah berimbas positif untuk pergerakan harga minyak di hari Rabu, berakhir menguat $1.05 di level $45.86. Harga minyak berpotensi beli dengan target kenaikan menguji level resisten di $46.65 selama harga tidak mampu menembus level support $45.50, di bawah level  $45.50, harga minyak berpotensi jual dengan target $45.05. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $45.050 – $46.65.

EURUSD

Manfaatkan sentimen pelemahan dolar AS, EURUSD bergerak naik di hari Rabu, hingga berakhir menguat  26 pips di level 1.1918.  EURUSD berpotensi beli dengan target kenaikan menguji level resisten di 1.1950 selama harga tidak mampu menembus level support 1.1900, di bawah level   1.1900, EURUSD berpotensi jual dengan target 1.1855. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.1855 –  1.1925.

GBPUSD

GBPUSD ditutup menguat 24 pips di level 1.3382 pada hari Rabu, ditopang sentimen pelemahan dolar AS meskipun adanya kekhawatiran terhadap outlook no-deal Brexit.  GBPUSD berpotensi beli dengan target kenaikan menguji level resisten di 1.3415 selama harga tidak mampu menembus level support 1.3370, di bawah level   1.3370, GBPUSD berpotensi jual dengan target 1.3300. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia1.3370 –  1.3415.

USDJPY

Dominannya sentimen pelemahan dolar AS telah menekan turun pergerakan USDJPY di hari Rabu, berakhir melemah  2 pips di level 104.46.   USDJPY berpotensi jual dengan target penurunan menguji level support di 104.10 selama harga tidak mampu menembus level resisten  104.55, di atas level  104.55, USDJPY berpotensi beli dengan target 104.15. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 104.10 – 104.85.

AUDUSD

Pesimisnya data Construction Work Done Australia dan turunnya harga tembaga telah memicu pelemahan AUDUSD di hari Rabu, berakhir turun 1  pips di level 0.7361.  AUDUSD berpotensi beli dengan target kenaikan menguji level resisten di 0.7395 selama harga tidak mampu menembus level support 0.7345, di bawah level  0.7345,  AUDUSD berpotensi jual dengan target 0.7325. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 0.7325 –  0.7395.

NIKKEI

Indeks Nikkei berakhir turun0  poin di level  pada hari Rabu karena sentimen menguatnya mata uang yen dan anjloknya Wall Street.  Indeks Nikkei berpotensi jual dengan target penurunan menguji level support di 26575 selama harga tidak mampu menembus level resisten  26575, di atas level   26575, Indeks Nikkei berpotensi beli dengan target 26575. Rentang perdagangan potensial di sesi 26575 – 26575.

HANG SENG

Terbebani oleh kejatuhan Wall Street, indeks Hang Seng melemah pada hari Rabu, berakhir turun 7 poin di level 26686.  Indeks  Hang Seng  berpotensi jual dengan target penurunan menguji level support di 26995 selama harga tidak mampu menembus level resisten  26830, di atas level 26830,  Indeks  Hang Seng  berpotensi beli dengan target 26995. Rentang perdagangan potensial di sesi 26995 – 26995.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.