Kamis, 21 Januari 2021

  • Menutup Perdagangan Rabu, Seluruh Indeks Return Obligasi Domestik Melemah. Seluruh indeks return obligasi baik konvensional maupun sukuk kompak ditutup melemah. Koreksi harga berlanjut mewarnai mayoritas harga SBN seri fixed rate hingga akhir end of day dan mencatatkan penurunan rata-rata sebesar –17,32bps. Kurva yield PHEI-IGSYC bergerak bearish dengan rata-rata perubahan yield seluruh tenor (1-30tahun) naik +2,76bps. Aktivitas perdagangan obligasi di pasar sekunder meningkat. Total volume naik +13,79% menjadi Rp27,64tn dan total frekuensi naik +11,67% menjadi 1.904 transaksi. Pasar obligasi Indonesia melanjutkan tren negatif sehingga telah mencatatkan pelemahan selama 3 hari beruntun. Ditengah bayang-bayang Covid-19, optimisme pasar jelang pelantikan Presiden Joe Biden yang disertai pidato pertama diperkirakan telah mendorong pasar untuk lebih bersifat risk taker dengan cenderung melepas SBN untuk menyasar pasar saham. Pada perdagangan Rabu, IHSG naik hingga +1,71% ke level 6.429,76. Kurs spot Rupiah terhadap US Dollar ditutup menguat ke level Rp14.035/US$ Today’s Outlook Pada perdagangan Kamis, pergerakan pasar obligasi Indonesia diperkirakan masih tertahan namun dengan kecenderungan lebih mereda. Pelaku pasar diperkirakan mulai mengambil momentum koreksi harga untuk melakukan akumulasi beli pada seri-seri SBN. Gerak pasar diprediksi akan diwarnai oleh wait & see seputar kebijakan terbaru Bank Sentral, salah satunya Bank Indonesia. 
  • Pemerintah melalui Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan lelang tambahan (green shoe option/GSO) Surat Utang Negara (SUN) pada hari Rabu (20/01) setelah pada lelang SUN hari sebelumnya nilai yang dimenangkan pemerintah tidak tercapai dari target indikatifnya dimana pemerintah hanya memenangkan sebesar Rp 24.45 triliun atau lebih rendah Rp 10.55 triliun dari target indikatif yang ditentukan sebesar Rp 35 triliun. Total yang dimenangkan pemerintah dalam lelang tambahan ini sebesar Rp 15.55 triliun, dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp 16.5 triliun.

FOREIGN OWNERSHIP EQUITY VS IHSG

  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Rabu (20/01) ditutup menguat sebesar 1.71% ke level 6,429. Investor Asing mencatatkan net buy sebesar Rp. 757 miliar dimana sebanyak 270 saham menguat, 205 saham melemah, dan 133 lainnya stagnan. Saham-saham di sektor pertambangan terpantau memimpin penguatan indeks dengan kenaikan sebesar 3.36%.

BONDS

  • Pada kondisi saat ini, investasi pada seri pendek & menengah seperti FR86 dan FR87 dapat dipertimbangkan menjadi alternatif pilihan untuk investasi. 

ECONOMIC GLOBAL

  • Pada hari Rabu (20/01), Rupiah dibuka di level 14,050 dengan kurs acuan JISDOR yaitu 14,068 (prior : 14,086) dan harga SBN ditutup melemah pada seluruh tenor seri benchmark. Sentimen global yang mempengaruhi perdagangan masih tertuju pada pelantikan Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang menumbuhkan optimisme pelaku pasar tentang percepatan pemulihan aktivitas ekonomi AS melalui paket stimulus sebesar US$ 1.9 triliun. Sedangkan dari dalam negeri, investor masih menantikan hasil RDG BI pada hari ini dimana BI diprediksi akan kembali mempertahankan suku bunga acuan BI 7 DRR di level 3.75%.
  • Joseph R Biden dan wakilnya Kamala Harris telah resmi dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serika (AS). Keduanya telah mengambil sumpah menjadi orang nomor satu dan nomor dua di negeri adidaya itu pada Rabu (20/01) siang di Gedung parlemen The Capitol tepat pukul 12.00 waktu Washington DC. Biden diprediksi akan memiliki kebijakan yang cukup berbeda dengan Presiden sebelumnya Donald Trump dimana untuk mendukung percepatan pemulihan pasca Covid-19, Biden menyusun paket bantuan sebesar US$ 1.9 triliun yang termasuk US$ 20 miliar untuk program vaksinasi nasional, pemeriksaan US$ 1,400 dan menaikkan upah minimum menjadi US$ 15 per jam. Biden juga mengatakan akan mengusulkan rencana pajak baru yang mencakup menaikkan pajak penghasilan badan menjadi 28% dari sebelumnya sebesar 21%. 

Peluang Pergerakan

EMAS 

Harga emas menguat $31.37 di level penutupan $1871.25 pada hari Rabu, ditopang harapan stimulus yang lebih besar dari pemerintah AS dan tingginya minat pasar terhadap aset aman logam emas saat pelantikan Biden semalam. Aksi beli terhadap harga emas berpeluang berlanjut pagi ini, mengincar resisten di $1880 di tengah sentimen pelemahan dolar AS karena outlook stimulus yang besar di era pemerintahan Joe Biden. Potensi rentang perdagangan sesi  Asia di $1860 – $1880.

MINYAK 

Masih terbebani oleh kekhawatiran perlambatan permintaan bahan bakar karena pandemi Covid-19, setelah dilaporkan Beijing melakukan pembatasan yang lebih ketat dan Jerman memperpanjang waktu penutupan toko dan sekolah telah menekan turun harga minyak di hari Rabu, berakhir melemah $0.05 di level $52.94. Harga minyak berpeluang dijual lebih lanjut, menargetkan support di $52.50 jika pasar mempertimbangkan kenaikan cadangan minyak mentah AS dalam laporan American Petroleum Institute (API). Potensi rentang perdagangan sesi Asia di $52.50 – $53.50.

EURUSD

EURUSD ditutup turun 23 pip di level 1.2104 di akhir perdagangan Rabu, seiring kekhawatiran pembatasan sosial di banyak negara Zona Euro karena meningkatnya kasus wabah Korona serta pesimisnya data inflasi konsumen zona Euro. Pagi ini, EURUSD berpeluang dibeli, menargetkan resisten di 1.2160 jika sentimen pelemahan dolar AS karena outlook stimulus yang besar di AS mendominasi pasar. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 1.2070 – 1.2160.

GBPUSD

Optimisnya data inflasi dan perumahan Inggris dan melemahnya dolar AS karena outlook stimulus besar di AS telah menopang kenaikan GBPUSD di hari Rabu, ditutup menguat 24 pip di level 1.3658. Aksi beli terhadap GBPUSD berpeluang berlanjut, menargetkan resisten di 1.3720 di tengah sentimen pelemahan dolar AS karena outlook stimulus yang besar di era pemerintahan Joe Biden. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 1.3620 – 1.3720.

USDJPY 

USDJPY ditutup turun sebesar 37 pips  ke level  103.52 di akhir sesi Rabu, karena sentimen pelemahan dolar AS dibalik outlook stimulus yang besar di AS. USDJPY berpeluang dibeli, menargetkan resisten di 104.00 jika bank sentral Jepang secara mengejutkan melonggarkan kebijakan moneter mereka di tengah lonjakan kasus Covid-19 di Jepang. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 103.00 – 104.00

AUDUSD 

Ditopang penguatan harga komoditas emas dan tembaga serta melemahnya dolar AS telah memicu kenaikan AUDUSD di hari Rabu, ditutup menguat 50 pip di level 0.7745. AUDUSD berpeluang dibeli lebih lanjut, menargetkan resisten di 0.7800 jika data Employment Change dan Unemployment Rate Australia yang dirilis pukul 7:30 WIB hasilnya lebih baik dari estimasi. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 0.7700 – 0.7800.

NIKKEI 

Indeks Nikkei ditutup turun 15 poin di level 28685 pada hari Rabu karena terbebani oleh sentimen menguatnya mata uang yen Jepang. Indeks Nikkei berpeluang untuk dibeli, menargetkan resisten di 28900 jika bank sentral Jepang melonggarkan kebijakan moneternya di tengah outlook stimulus besar di AS. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 28500 – 28900.

HANGSENG 

Indeks Hang Seng ditutup naik 433 poin ke level 29957 pada sesi Rabu, setelah lonjakan pada saham Alibaba di Hong Kong, terpicu oleh munculnya kembali pendiri perusahaan tersebut di media sosial. Indeks Hang Seng berpeluang dibeli lebih lanjut, membidik resisten di 30100 di tengah sentimen permintaan aset berisiko karena outlook stimulus yang besar di AS. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 29800 – 30100. 

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.