Kamis, 19 Desember 2019

  • Pada perdagangan kemarin, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) naik +0,05% ke level 271,3336. Begitu pula dengan INDOBeXG-Total Return (return obligasi negara) yang naik +0,05% ke level 265,9801 dan INDOBeXC-Total Return (return obligasi korporasi) yang meningkat sebesar +0,05% ke level 297,6751Kurva yield PHEI-IGSYC (PHEI-Indonesia Government Securities Yield Curve) bergerak Rata-rata yield tenor 1-30tahun naik sebesar +0,53bps. Hanya rata-rata yield kelompok tenor panjang (>7tahun) yang naik sebesar +0,99bps. Sementara itu rata-rata yield tenor pendek (<5tahun) dan menengah (5-7tahun) turun masing-masing sebesar –1,02bps dan –0,91bps. INDOBeXG-Effective Yield end of day perdagangan kemarin berada di level 7,1407 (-0,0085poin). Harga kelompok SUN benchmark dominan menguat dengan rata-rata sebesar +19,62bps. Pelemahan harga SUN acuan hanya dicatatkan FR0068 sebesar –3,78bps sedangkan ketiga seri lainnya menguat pada rentang +20,56bps hingga +32,47bps. Secara keseluruhan, harga SUN seri FR dan ORI bergerak variatif dengan rata-rata pada seluruh seri naik sebesar +4,28bps. Dengan demikian INDOBeXG-Clean Price kemarin menguat +0,03% ke level 113,6997. Aktivitas perdagangan obligasi di pasar sekunder terpantau meningkat dari sisi volume perdagangan yakni sebesar +21,77% menjadi Rp22,43tn. Sementara itu total frekuensi turun –25,57% menjadi 1.042 transaksi. Penurunan frekuensi lebih dipicu oleh transaksi obligasi Negara tenor pendek yang mencatatkan akumulasi penurunan sebesar 366 transaksi dalam sehari. Seri FR0082 menjadi SBN teraktif dengan 167 transaksi sekaligus mencatatkan total volume terbesar yakni senilai Rp4,47tn. Pada obligasi korporasi, frekuensi teraktif sebanyak 13 transaksi diraih seri WSBP01CN2, sementara volume transaksi terbesar senilai Rp185miliar dicatatkan seri IIFF01ACN1. Kinerja pasar obligasi Indonesia mulai menunjukkan tanda-tanda penguatan setelah bergerak dalam tren pelemahan selama 5 hari beruntun. Ditengah wait and see pasar terhadap beberapa isu seperti kelanjutan dinamika hubungan dagang AS-China, rilis RDG-BI kamis siang ini, serta perkembangan isu pemakzulan Presiden Trump, pelaku pasar diperkirakan memanfaatkan penurunan harga mayoritas seri-seri obligasi untuk kembali melakukan aksi beli ke pasar obligasi domestik. Selain itu, nilai Rupiah terhadap USD yang menguat ke level Rp13.988/US$ diperkirakan turut menambah tenaga untuk penguatan pasar SBN. Sejalan dengan pasar surat utang, kinerja IHSG juga berhasil menguat +0,69% ke level 6.287,25. Pasar obligasi domestik diperkirakan bergerak terbatas pada perdagangan Kamis ini. Concern pasar diperkirakan tertuju pada bagaimana langkah kebijakan Bank Indonesia selanjutnya dimana hasil RDG-BI akan dirilis Kamis siang ini. Selain itu, pasar diprediksi juga akan wait and see terhadap kondisi politik di AS paska mayoritas anggota DPR AS menyetujui opsi pemakzulan Presiden Trump.

EKONOMI GLOBAL

  • Harga emas berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek dengan trade tampaknya akan kembali memburu aset safe haven dibalik sentimen DPR AS yang memilih untuk memakzulkan Presiden AS Donald Trump, ketidakpastian kesepakatan dagang AS-Tiongkok serta kekhawatiran akan potensi no-deal Brexit.
    Data ekonomi penting hari ini yang dapat memicu volatilitas pasar keuangan adanya data tenaga kerja Australia pukul 7:30 WIB, kebijakan moneter Bank of Japan dengan waktu yang masih tentatif, data penjualan retail Inggris pukul 16:30 WIB, keputusan moneter Bank of England pukul 19:00 WIB, indeks manufaktur wilayah Philadelphia dan neraca keuangan AS pukul 20:30 WIB serta penjualan ruma second di AS pukul 22:00 WIB.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek pada sentimen hindar aset berisiko karena tensi politik di AS, belum jelasnya kesepakatan dagang AS-Tiongkok dan potensi no-deal Brexit untuk menguji level resisten di $1480 – $1485. Harga emas berpotensi untuk bergerak turun menguji support di $1470 – $1465 jika sejumlah data ekonomi AS yang dirilis optimis mendukung penguatan dolar AS.

MINYAK

Harga minyak berpotensi bergerak turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di $60.40 – $60.00 pada outlook ketidakpastian kesepakatan dagang AS-Tiongkok yang dapat memicu penurunan permintaan di masa mendatang. Jika bergerak naik, level resisten berada di $61.20 – $61.60.

EURUSD

EURUSD berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek karena sentimen pelemahan dolar AS yang dipicu tensi politik di AS untuk menguji level resisten di 1.1150 – 1.1200. Jika bergerak turun, level support terlihat di 1.1080 – 1.1030.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang turun dalam jangka pendek karena sentimen kekhawatiran akan potensi no-deal Brexit untuk menguji level support di 1.3040 – 1.3000. Namun, jika data penjualan retail Inggris dan keputusan moneter dari Bank of England hasilnya optimis berpeluang menopang kinerja GBPUSD untuk menguji level resisten di 1.3120 – 1.3160.

USDJPY

USDJPY berpotensi turun jangka pendek pada outlook meningkatnya permintaan aset safe haven dibalik tensi politik di AS dan ketidakpastian kesepakatan dgaang AS-Tiongkok untuk menguji level support di 109.20 – 108.80. Jika dolar AS menguat karena perilisan sejumlah data ekonomi AS yang optimis berpeluang menopang kenaikan USDJPY untuk menguji level resisten di 109.90 – 110.30.

AUDUSD

Perilisan data tenaga kerja Australia yang optimis pagi ini berpotensi menopang kenaikan AUDUSD dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 0.6890 – 0.6930. Namun, AUDUSD berpeluang bergerak turun menguji support di 0.6820 – 0.6780 jika dolar AS menguat pada perilisan sejumlah data ekonomi AS yang optimis.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Kamis, 19/12/2019 pukul 10.34 WIB

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.