Kamis, 12 Maret 2020

  • Pasar Obligasi Indonesia Menguat Tipis Pada Sesi Perdagangan Rabu. Seluruh indeks return obligasi domestik sanggup menguat tipis pada perdagangan kemarin. Harga obligasi negara seri-seri FR dan ORI bergerak variatif dengan rata-rata berubah tipis sebesar +3,57bps. Yield obligasi negara dan korporasi juga bergerak tipis dengan penurunan rata-rata yield terbesar terjadi pada tenor pendek. Aktivitas perdagangan turun dimana total frekuensi menjadi 1.330 transaksi (-9,59%) dan total volume menjadi Rp25,27tn (-3,51%). Ditengah sentimen negatif Covid-19, penguatan terbatas pasar obligasi diperkirakan karena respon pasar atas serangkaian stimulus ekonomi beberapa negara termasuk Indonesia terkait dampak Corona ke perekonomian. Kemarin, Bank of England juga telah menurunkan suku bunga acuannya sebesar 50bps ke level 0,25%. Pada perdagangan Rabu, kurs spot Rupiah turun 22poin ke level Rp14.374/US$ dan IHSG turun ke level 5.154,11. Pada perdagangan Kamis ini, pasar obligasi Indonesia masih akan dibayangi isu seputar Covid-19. Rilis statement WHO yang resmi menetapkan Corona sebagai pandemi diperkirakan semakin meningkatkan persepsi risiko dan dapat menahan laju penguatan pasar SBN. Pelaku pasar juga akan wait and see terhadap rapat ECB dan pidato Presiden Trump yang dirilis bersamaan pada hari ini.

EKONOMI GLOBAL

 

  • Pernyataan Presiden Trump pagi ini yang dipandang mengecewakan para pelaku pasar dapat memicu aksi jual lanjutan di indeks saham global di tengah juga sedang berlangsungnya penurunan harga minyak yang dipicu rencana kenaikan produksi oleh Uni Emirate Arab setelah Arab Saudi berencana memaksimalkan kapasitas produksi mereka. Harga emas juga berpeluang terkoreksi jika para pelaku pasar melikuiditas kepemilikan logam mulia untuk mengatasi margin call di indeks saham. Meskipun begitu, ada harapan emas berbalik naik jika sentimen permintaan aset safe haven kembali meningkat.

Potensi Pergrerakan

EMAS

Harga emas berpeluang untuk bergerak turun dalam jangka pendek di tengah aksi jual para pelaku pasar karena kebutuhan likuiditas dibalik anjloknya indeks saham global untuk menguji level support di $1630 – $1615. Namun, harga emas berpeluang bergerak naik untuk menguji level resisten di $1640 – $1650. jika pasar kembali mencari aset safe haven di tengah kasus virus Korona serta jika data indeks harga produsen AS yang dirilis pukul 19:30 WIB hasilnya lebih buruk dari estimasi.

MINYAK

Sentimen kekhawatiran terhadap rencana kenaikan produksi oleh Uni Emirat Arab dan Rusia serta meningkatnya cadangan minyak mentah AS berpeluang membebani kinerja harga minyak untuk menguji level support di $30.50 – $29.00. Jika pasar melakukan bargain hunting, level resisten terdekat berada di $33.70 – $35.00.

EURUSD

EURUSD berpeluang bergerak naik jangka pendek di tengah sentimen pelemahan dolar AS pasca pidato Presiden Trump untuk menguji level resisten di 1.1350 – 1.1460. Namun, jika terkoreksi, level support berada di 1.1220 – 1.1100 dengan fokus tertuju ke keputusan ECB pukul 19:45 WIB dan konfrensi pers pukul 20:30 WIB.

GBPUSD

GBPUSD berpotensi bergerak naik jangka pendek di tengah outlook sentimen pelemahan dolar AS untuk menguji level resisten di 1.2870 – 1.2950. Namun, jika pasar kembali mempertimbangkan anggaran Inggris yang mengcewakan kemarin serta pelonggaran moneter oleh BOE, maka GBPUSD berpotensi bergerak turun menguji support di 1.2760 – 1.2700.

USDJPY

USDJPY berpeluang turun dalam jangka pendek dibalik sentimen pelemahan dolar AS serta kejatuhan indeks saham global untuk menguji level support di 103.00 – 102.40. Jika harga berbalik naik, level resisten terlihat di 104.20 – 105.00.

AUDUSD

Sentimen hindar aset berisko karena penyebaran virus Korona berpeluang memicu penurunan AUDUSD dalam jangka pendek meskipun pemerintah Australia telah umumkan stimulus fiskal sebesar 17.6 miliar dolar Australia untuk menguji level support di 0.6440 – 0.6380. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 0.6520 – 0.6580.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Kamis 12/03/2020 pukul 10.07 WIB :

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.