Kamis, 11 Juni 2020

  • Menutup Perdagangan Rabu, ICBI Melemah –0,02%.Indeks return obligasi Indonesia baik konvensional maupun sukuk bergerak terbatas dalam rentang –0,03% hingga +0,19%. Harga SBN fixed rate yang beredar di pasar bergerak variatif dengan rata-rata turun sebesar –3,38bps. Yield SBN berpola mixed dengan rata-rata seluruh tenor (1-30tahun) turun sebesar –1,13bps. Penurunan yield terjadi pada kelompok tenor pendek dan panjang. Total volume perdagangan di pasar sekunder meningkat menjadi Rp16,83tn (+10,58%). Namun total frekuensi turun menjadi 993 transaksi (-14,54%). Faktor trading pasar diprediksi masih menjadi penggerak pasar. Penurunan mayoritas harga SBN khususnya seri SUN acuan karena pasar tengah didominasi oleh berbagai sentimen negatif seperti rilis laporan terbaru GDP global dari World Bank dan kisruh AS-China. Dari domestik, rekor penambahan kasus harian tertinggi Covid-19 juga menambah tekanan di pasar. Alhasil indikator risiko pasar (CDS Indonesia tenor 5-yr) juga meningkat sebesar +4,60bps ke level 117,99.

EKONOMI GLOBAL

  • Federal Reserve AS pada hari Rabu (10/6/2020)  mengisyaratkan pihaknya merencanakan dukungan dalam jangka panjang bagi perekonomian AS yang menghadapi tekanan yang menyiksa dari pandemi coronavirus, dengan para pembuat kebijakan memproyeksikan ekonomi menyusut 6,5% pada tahun 2020 dan tingkat pengangguran menjadi 9,3% pada akhir tahun. Selanjutnya para pemimpin Zona Euro terutama yang berhubungan dengan ekonomi dan keuangan akan melakukan pertemuan untuk berkoordinasi soal kebijakan ekonomi zona euro ke depan.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpotensi bergerak turun dalam jangka pendek menguji level support di 1725 – 1720 karena kemungkinan aksi ambil untung pelaku pasar setelah kenaikan tajam pada hari sebelumnya. level resisten harga emas berad pada 1740 – 1745.

MINYAK

Harga minyak berpotensi bergerak turun menguji level support di 38.00 – 37.50 karena laporan data cadangan minyak AS yang dirilis lebih tinggi dari perkiraan. Level resisten harga minyak berada pada kisaran 39.00 – 39.50.

EURUSD

EURUSD berpotensi bergerak turun menguuji level support di 1.1350 – 1.1325 bila pertemuan pemimpin Uni Eropa menghasilkan outlook yang lebih dovish. Level resisten EURUSD berad pada kisaran 1.1415 – 1.1435.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang bergerak turun menguji level support di 1.2680 – 1.2640 karena terbebani oleh kekhawatiran no deal Brexit Inggris. Level resisten GBPUSD berada pada kisaran 1.2760 – 1.2800.

USDJPY

USDJPY berpotensi bergerak turun menguji level support di 106.60 – 106 40 karena outlook pelemahan dolar AS lebih lanjut. Level resisten USDJPY berada pada kisaran 107.55 – 107. 85.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang bergerak turun menguji level support 0.6940 – 0.6895 karena tertekan oleh outlook pelemahan komoditas tembaga. Level resisten AUDUSD berada pada kisaran 0.7000 – 0.7045.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa TengahPerhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.