Kamis, 09 Juli 2020

  • Yield Curve PHEI Berlanjut Bullish.  Seluruh indeks return obligasi Indonesia menguat pada perdagangan Rabu. Harga SUN seri fixed rate didominasi penguatan dengan rata-rata pada 43 serinya naik +16,16bps. Sedangkan rata-rata harga sukuk negara naik sebesar +6,55bps. Kurva yield SBN bergerak bullish. Rata-rata yield tenor 1-30 tahun turun –0,72bps. Penurunan terbesar terjadi pada tenor menengah yakni sebesar –2,69bps. Total volume transaksi turun sebesar –13,08% menjadi Rp12,86tn. Begitu juga total frekuensi yang turun –9,94% menjadi 1.033 transaksi. Berlanjutnya penguatan terbatas pasar obligasi Indonesia pada perdagangan Rabu diperkirakan lebih dipicu oleh aksi trading pelaku pasar. Selain itu pergerakan tipis yang disertai dengan penurunan aktivitas perdagangan mengindikasikan bahwa pasar tengah wait and see terhadap sentimen lanjutan di pasar. Kurs spot Rupiah ditutup menguat tipis ke level Rp14.410/US$. Penguatan pasar obligasi domestik berpotensi semakin mereda pada perdagangan Kamis. Faktor penahan kinerja pasar diperkirakan dapat berasal dari aksi profit taking pasar khususnya pada seri-seri SUN acuan yang dari awal pekan telah mengalami kenaikan harga dengan rata-rata +20,92bps. Selain itu, penambahan kasus harian Covid-19 yang lagi-lagi menembus rekor tertinggi mencapai 1.800 kasus akan kembali meningkatkan kekhawatiran investor.

EKONOMI GLOBAL

  • Dolar AS yang mencatat level terendah 2 minggu terakhir masih berpotensi menopang minat pelaku pasar terhadap aset-aset berisiko di awal sesi Kamis (9/7). Tetapi peningkatan jumlah pasien wabah Korona masih menjadi kekhawatiran pelaku pasar. Harga emas telah naik ke atas level $1800 semalam, di tengah meningkatnya minat pada aset berisiko yang menekan dollar AS, dan meningkatnya jumlah pasien wabah korona terutama di AS. WHO telah menyatakan kekhawatiran akan terhambatnya kembali perekonomian global di tengah peningkatan penderita baru wabah Korona, tetapi minat pasar nampak optimism pada pemulihan ekonomi. Pasar juga akan menantikan data klaim pengangguran mingguan AS jam 19:30 WIB malam nanti untuk petunjuk kondisi tenaga kerja di AS, dengan masih ditundanya pembukaan ekonomi di beberapa negara bagian di AS.

Peluang Pergerakan 

Emas
Harga emas telah menguat $13.70 semalam, dan masih berpeluang menguji resisten pada kisaran $1815 – $1820 bila pelemahan dolar AS berlanjut. Tetapi terkoreksi ke bawah level $1800, berpeluang turun menguji support $1781 – $1789.

Minyak
Harga minyak tterangkat naik $0.39 semalam, mengacuhkan laporan cadangan minyak AS yang meningkat. Harga minyak masih berpotensi menguji resisten $41.10 – $41.60. Level Support pada kisaran $40.00 – $40.50.

EURUSD
EURUSD naik 55 pips karena melemahnya dolar AS semalam. Masih berpeluang naik menguji resisten 1.1375 – 1.1400. Level support pada kisaran 1.1300 – 1.115.

GBPUSD
Kabar stimulus ekonomi oleh pemerintah Inggris membantu GBPUSD naik 66pips semalam, dengan masih berpotensi naik menguji resisten 1.2650 – 1.2700. Level Support pada kisaran 1.2500 – 1.2565.

USDJPY 
USDJPY turun 26 pips di tengah pelemahan dolar AS semalam. Bila dolar AS masih melanjutkan pelemahan, USDJPY berpeluang menguji support 106.00 – 107.00. Level resisten pada kisaran 107.60 – 107.80.

AUDUSD
AUDUSD menguat 34 pips di sesi semalam, dengan peluang pelemahan dolar AS masih berlanjut, AUDUSD mungkin naik menguji resisten 0.7000 – 0.7030. Support pada kisaran 0.6920 – 0.6950.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa TengahPerhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.