Kamis, 07 Oktober 2021

  • Harga Obligasi Dominan Terkoreksi, ICBI Ditutup Menguat +0,02%. Seluruh indeks return obligasi Indonesia tipe konvensional ditutup menguat terbatas pada rentang +0,002% hingga +0,02%. Harga SUN seri Fixed Rate dominan terkoreksi dengan ratarata perubahan harga pada seluruh seri turun –6,02bps. Sementara itu, rata-rata harga sukuk negara naik +7,23bps. Kurva yield obligasi negara, PHEI-IGSYC, berpola bearish. Yield tenor 1-30 tahun naik di rentang +0,56bps hingga +1,24bps dan mencatat kenaikan rata-rata +0,90bps. Total volume transaksi obligasi di pasar sekunder naik +7,31% menjadi sebesar Rp16,95tn dan total frekuensi naik +8,56% menjadi 1.433 transaksi. Euforia pelonggaran kebijakan PPKM tampak mereda sehingga sentimen global diperkirakan lebih banyak mempengaruhi gerak pasar obligasi. Hal tersebut tercermin dari terkoreksinya harga meksi terbatas dan tekanan naik yield obligasi. Sementara itu, senada dengan sesi siang IHSG pada sesi sore ditutup menguat hingga +2,06% dipicu oleh kenaikan harga komoditas. Today’s Outlook Harga obligasi diprediksi berlanjut melemah dalam rentang terbatas. Membaiknya data ADP Non-Farm Employment Change dan level yield UST 10-tahun yang kembali menyentuh level diatas 1,50% berpotensi memicu terkoreksinya harga. Pada hari ini, harga obligasi diperkirakan masih akan digerakkan oleh aksi trading dipicu wait and see data-data tenaga kerja AS.
  • Kementerian ESDM menaikkan harga patokan batubara (HBA) di Oktober 2021 menjadi sebesar USD161,63 per ton, atau naik +7,73% MoM dibandingkan dengan harga September 2021 yang sebesar USD150,03 per ton. HBA di Oktober 2021 tercatat naik +216,33% YoY jika dibandingkan dengan harga di Oktober 2020 lalu yang sebesar USD51,00 per ton.

ECONOMIC GLOBAL

  • US MBA mortgage applications untuk minggu yang berakhir pada 1 Oktober 2021 mencatatkan penurunan aplikasi kredit perumahan sebesar -6,9% secara mingguan, lebih rendah dari penurunan minggu sebelumnya di -1,1%. Pertumbuhan negatif diestimasikan terdampak oleh kenaikan harga rumah yang telah naik signifikan di US.

Peluang Pergerakan

EMAS 

Harga emas bergerak naik pada hari Rabu, berakhir menguat $2.62 di level $1762.40  karena dipicu oleh sentimen terkoreksinya tingkat imbal hasil obligasi AS. Pagi ini (7/10), harga emas berpeluang dibeli untuk menguji level resisten $1773 selama harga bertahan di atas level support $1759. Namun penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap harga emas  menguji level support selanjutnya  $1753. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $1753 – $1773.

MINYAK 

Harga minyak ditutup melemah $2.19 di level $76.88 karena dipicu oleh sentimen meningkatnya cadangan minyak mentah AS yang dilaporkan oleh EIA. Pagi ini (7/10), harga minyak berpeluang dijual untuk menguji level support $75.75 selama harga tertahan di bawah level resisten $77.50. Namun kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap harga minyak menguji level resisten selanjutnya  $78.25. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $75.75 – $78.25.

EURUSD 

EURUSD berakhir melemah 44 pip di level 1.1551 pada hari Rabu seiring menguatnya dollar AS serta pesimisnya data Factory Orders Jerman dan Retail Sales zona Euro. Pagi ini (7/10), EURUSD berpeluang dijual untuk menguji level support 1.1515 selama harga tertahan di bawah level resisten 1.1560. Namun kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap EURUSD menguji level resisten selanjutnya 1.1585. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.1515 – 1.1585. 

GBPUSD 

Sentimen menguatnya dollar AS serta pesimisnya data Construction PMI Inggris telah menjadi beban untuk pergerakan GBPUSD di hari Rabu, berakhir turun 82 pip di level 1.3543.  Pagi ini (7/10), GBPUSD berpeluang dijual untuk menguji level support 1.3530 selama harga tertahan di bawah level resisten 1.3600. Namun kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap GBPUSD menguji level resisten selanjutnya  1.3635. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia  1.3530 – 1.3635.

HANG SENG 

Indeks Hang Seng berakhir turun  170 poin di level 24093 pada hari Rabu karena tertekan oleh kekhawatiran terhadap inflasi dan pelemahan di sektor teknologi. Pagi ini (7/10), indeks Hang Seng berpeluang dijual untuk menguji level support 23730 selama harga tertahan di bawah level resisten 24255. Namun, kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap indeks Hang Seng menguji level resisten selanjutnya 24485. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 23730 – 24485. 

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.