Kamis, 05 Oktober 2020

  • Diwarnai Wait and See Hasil Pilpres AS, Aktivitas Perdagangan Obligasi Menurun. Indeks return obligasi domestik ditutup bervariatif dengan penurunan dialami oleh ICBI dan INDOBeXG-TR.  Koreksi harga kelompok SUN seri Fixed Rate bertahan hingga akhir end of day dengan rata-rata turun –7,21bps. Yield obligasi negara dominan naik. Rata-rata yield seluruh tenor (1-30tahun) naik tipis +0,81bps. Aktivitas perdagangan obligasi menurun. Total volume turun hingga –44,86% menjadi Rp14,12tn sementara total frekuensi turun –5,51% menjadi 1.252 transaksi.  Pergerakan harga obligasi di sesi sore relatif tidak jauh berbeda dengan sesi siang. Faktor trading diduga masih menjadi penggerak pasar hingga akhir end of day ditengah aksi wait and see hasil Pilpres di AS serta minimnya sentimen baru yang dominan. Kurs spot Bloomberg terpantau stabil yakni berada di level Rp14.565/US$ dari level Rp14.585/US$. Senada dengan pasar obligasi, IHSG juga ditutup melemah yakni –1,05% ke level 5.105,20. Pergerakan pasar pada hari ini akan lebih banyak digerakkan oleh update perolehan perhitungan suara elektoral kedua Capres AS. Pasar berpotensi menguat jika kinerja ekonomi Indonesia di Q3 masih lebih baik dari konsensus yang terkontraksi 3,0%yoy.
  • BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi dan UKM melakukan kerjasama dalam pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan di bidang koperasi dan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki berharap pelaku UMKM dan anggota koperasi mendapatkan perlindungan jaminan sosial. Terdapat 97% persen pelaku UMKM dari total tenaga kerja di Indonesia yang sebagian besar tenaga kerja tidak terdaftar kepesertaannya pada BPJS Ketenagakerjaan. Dari sektor koperasi, hanya 8.1% koperasi yang telah mendapatkan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan atau setara 9,982 koperasi dengan jumlah 292,600 tenaga kerja.

FOREIGN OWNERSHIP EQUITY VS IHSG

  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Rabu (04/11) ditutup melemah sebesar 1.05% ke level 5,105.19. Tercatat 158 saham menguat, 281 saham melemah dan 160 saham tidak mengalami perubahan harga dibandingkan penutupan hari sebelumnya. Volume perdagangan tercatat sebesar Rp. 8.02 Triliun. Adapun investor asing net buy sebesar Rp. 7.74 Milyar.

BONDS

  • Pada hari Rabu (04/11), harga obligasi pemerintah seri benchmark bergerak melemah pada seluruh tenor. SBN tenor 10 tahun mencatatkan kenaikan yield mencapai 4 bps. Pergerakan harga obligasi pemerintah salah satunya dipengaruhi oleh ketatnya persaingan pada pemilihan presiden AS. Perolehan suara Trump yang sempat mengejar suara dari Biden, memunculkan kekhawatiran investor terhadap kondisi politik pasca pilpres. Swing State menjadi penentu pada pilpres AS tahun ini karena pasar masih belum dapat memastikan pemenang pada negara bagian dengan swing voters. Investor masih wait & see terhadap hasil pilpres AS yang masih belum mencapai akhir.

ECONOMIC GLOBAL

  • Pada perdagangan hari Rabu (04/11), Rupiah ditutup menguat terhadap Dollar AS di level 14,565 (prior: 14,585) dengan kurs acuan JISDOR di level 14,557 (prior: 14,609). Di pasar obligasi, harga SBN ditutup melemah pada seluruh seri benchmark. Pemilu Presiden Amerika Serikat yang menunjukkan calon dari Partai Demokrat, Joe Biden unggul sementara menopang penguatan Rupiah. Kebijakan-kebijakan yang akan diterapkan Joe Biden apabila terpilih menjadi Presiden AS ke-46 dinilai dapat mendukung pemulihan ekonomi di negara lain, khususnya di negara-negara emerging market seperti Indonesia. Selain itu, Biden juga diperkirakan akan mengeluarkan stimulus dalam jumlah besar untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19 di AS.
  • Pemilihan presiden AS antara Joe Biden dan Donald Trump masih menjadi perhatian dunia yang berpengaruh langsung terhadap pergerakan pasar. Hingga Kamis pagi (05/11) waktu Indonesia, perolehan suara antara petahana dan pesaingnya cenderung ketat. Sementara ini, perolehan suara sementara electoral votes menunjukkan bahwa Biden mengungguli Trump dengan perbandingan masing-masing 243 dan 214. Untuk memastikan kemenangan, salah satu dari calon presiden AS harus mencatatkan total 270 electoral votes dari total 538 votes. Hingga Kamis (05/11) pukul 04.00 WIB, terdapat beberapa negara bagian yang belum mengumumkan hasil pemilihan, antara lain Arizona, Georgia, Nevada, North Carolina, Alaska, Wisconsin, dan Pennsylvania. Trump unggul pada 4 negara bagian, dan 3 negara bagian sisanya diungguli oleh Biden.
  • Saham Asia melonjak pada hari Kamis (5/11/2020) karena investor menyambut hasil pemilu AS yang menunjukkan pemerintah cenderung tidak memberlakukan peraturan keuangan yang ketat, sementara sterling jatuh di tengah laporan bahwa Bank of England dapat melonggarkan kebijakan lebih dari yang diharapkan. Keuntungan mengikuti  Wall Street semalam, ketika pasar keuangan sebagian besar mengabaikan ketidakpastian yang datang dari kontes pemilihan  Presiden antara Donald Trump dan saingannya dari Demokrat Joe Biden. para investor mengabaikan tuntutan hukum Trump dan penghitungan ulang suara yang akan memperpanjang pemilihan, dan sebaliknya berfokus pada kinerja Demokrat, yang tidak sekuat yang diprediksi.  Pasar tampaknya diperdagangkan di tengah ekspektasi Kepresidenan Biden yang terkendali secara finansial dengan pajak, regulasi, dan stimulus besar-besaran kemungkinannya kecil, kata analis di ANZ Bank Australia. Tetapi sebagai tanda bahwa tidak semua investor optimis tentang ketidakpastian pemilu, imbal hasil obligasi AS turun lebih rendah karena beberapa mencari keselamatan. Data pada hari Rabu menunjukkan Biden memegang keunggulan tipis atas Trump di negara bagian Wisconsin dan Michigan. Kedua negara bagian Midwestern sangat kritis dalam perebutan 270 suara elektoral di Electoral College negara bagian yang diperlukan untuk memenangkan kursi kepresidenan.

Peluang Pergerakan:

EMAS

Abaikan sentimen pelemahan dolar AS karena pesimisnya data tenaga kerja dan indeks jasa AS serta ketidakpastian hasil pilpres AS. Harga emas ditutup melemah $ 6.15  di level $ 1903.14   pada hari Rabu. Harga emas berpotensi beli dengan target kenaikan menguji level $1915 karena didukung oleh ketidakpastian hasil pilpres AS yang berpotensi memicu permintaan aset aman. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $1893 – $1915.

MINYAK

Turunnya cadangan minyak mentah AS dalam laporan EIA telah menopang kenaikan harga minyak di hari Rabu, berakhir menguat $0.99  di level $39.14.  Harga minyak berpeluang beli dengan target kenaikan di level $40.20 selama harga tidak mampu menembus level support di $38.45 di bawah level support $38.45 harga minyak berpeluang jual dengan target penurunan $37.95. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $37.95 – $40.20.

EURUSD

Ditopang sentimen pelemahan dolar AS dan optimisnya data indeks jasa Jerman dan zona Euro telah memicu penguatan EURUSD di hari Rabu, berakhir menguat  6 pips di level 1.1723. EURUSD berpeluang beli dengan target kenaikan di level 1.1780 selama harga tidak mampu menembus level support di 1.1705 di bawah level support 1.1705  EURUSD berpeluang jual dengan target penurunan1.1680. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.1680 – 1.1780.

GBPUSD

Terbebani oleh turunnya indeks jasa Inggris serta kekhawatiran akan lonjakan kasus Covid-19 di Inggris telah menekan turun GBPUSD di hari Rabu, berakhir turun 72 pips di level 1.2989. GBPUSD berpotensi jual dengan target penurunan di 1.2860 karena terbebani oleh kenaikan kasus covid19 di Inggris serta ketidakpastian Brexit. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.3070 – 1.2860.

USDJPY

USDJPY mampu berakhir naik sebesar 4 pips di level 104.52 di hari Rabu meskipun  notula rapat BOJ membeikan pernyataan yang tidak dovish.  USDJPY berpeluang jual dengan target penurunan di level 104.00 selama harga tidak mampu menembus level resisten di 104.65 di atas level resisten  104.65 USDJPY berpeluang beli dengan target kenaikan 104.90 . Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 104.00 – 104.90.

AUDUSD

Kombinasi pelemahan dolar AS, optimisnya data penjualan retail Australia dan tingginya harga komoditas emas telah memicu penguatan AUDUSD di hari Rabu, berakhir menguat 13 pips di level 0.7178. AUDUSD berpeluang beli dengan target kanaikan menguji level resisten 0.7245 bila Trade Balance Australia pukul 7:30 WIB dirilis lebih baik dari perkiraan. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 0.7115 – 0.7245.

NIKKEI

Mengikuti pergerakan Wall Street yang positif dan tingginya harga minyak telah membuat indeks Nikkei menguat di hari Rabu, berakhir naik 65 poin di level 23940. Indeks Nikkei   berpeluang beli dengan target kenaikan di level  24270 selama harga tidak mampu menembus level support di 23715, di bawah level support  23715 Indeks Nikkei berpeluang jual dengan target penurunan 23530. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 23530 – 24270.

HANG SENG

Indeks Hang Seng ditutup menguat  639 poin di level 25478  pada hari Rabu dipicu oleh optimisnya data indeks jasa Tiongkok versi Markit, meskipun ada sentimen negatif dari ditangguhkannya anak usaha Alibaba untu listing di bursa Tiongkok. Indeks Hang Seng berpotensi beli dengan target kenaikan menguji level 25945 selama harga tidak mampu menembus level support di 25270, di bawah level support 25270 Indeks Hang Seng berpeluang jual dengan target penurunan 25010. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 25010 – 25945.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.