Kamis, 05 Desember 2019

  

  • Seluruh indeks return obligasi menguat tipis pada perdagangan kemarin. Indonesia Composite Bond Index (ICBI) naik +0,002% ke level 272,4132. Begitu pula dengan INDOBeXG-Total Return (return obligasi negara) yang naik +0,001% ke level 267,2061 dan INDOBeXC-Total Return (return obligasi korporasi) yang naik +0,011% ke level 297,4074. Kurva yield PHEI-IGSYC (PHEI-Indonesia Government Securities Yield Curve) bergerak Rata-rata yield tenor 1-30tahun naik +0,94bps. Perubahan rata-rata yield pada ketiga kelompok tenor sebesar: pendek (<5tahun) turun –1,80bps; menengah (5-7tahun) naik +1,23bps; dan panjang (>7tahun) naik +1,38bps. INDOBeXG-Effective Yield pada perdagangan kemarin naik sebesar +0,0005poin ke level 7,0215. Harga kelompok SUN benchmark terkoreksi dengan rata-rata sebesar –16,01bps. Penurunan harga terbesar dicatat seri FR0079 yakni –31,08bps sedangkan koreksi harga terendah dicatat seri FR0068 sebesar –2,92bps. Secara keseluruhan harga SUN seri FR dan ORI bergerak variatif dengan rata-rata menguat sebesar +1,56bps. INDOBeXG-Clean Price perdagangan kemarin melemah sebesar –0,02% ke level 114,5914. Aktivitas perdagangan obligasi di pasar sekunder meningkat. Total frekuensi naik sebesar +0,29% menjadi 693 transaksi. Sedangkan total volume meningkat +16,65% menjadi Rp14,28tn. Peningkatan volume lebih disebabkan oleh transaksi obligasi negara tenor pendek dengan akumulasi kenaikan sebesar Rp3,23tn dalam sehari. FR0076 menjadi seri SBN teraktif dengan 122 transaksi dan seri FR0077 mencatatkan volume terbesar yakni senilai Rp4,79tn. Pada obligasi korporasi, seri BEXI04DCN5 menjadi yang teraktif dengan 8 transaksi sedangkan seri ADMF04ACN6 mencatatkan total volume terbesar senilai Rp100miliar. Harga kelompok SUN benchmark terkoreksi dengan rata-rata sebesar –16,01bps. Penurunan harga terbesar dicatat seri FR0079 yakni –31,08bps sedangkan koreksi harga terendah dicatat seri FR0068 sebesar –2,92bps. Secara keseluruhan harga SUN seri FR dan ORI bergerak variatif dengan rata-rata menguat sebesar +1,56bps. INDOBeXG-Clean Price perdagangan kemarin melemah sebesar –0,02% ke level 114,5914. Aktivitas perdagangan obligasi di pasar sekunder meningkat. Total frekuensi naik sebesar +0,29% menjadi 693 transaksi. Sedangkan total volume meningkat +16,65% menjadi Rp14,28tn. Peningkatan volume lebih disebabkan oleh transaksi obligasi negara tenor pendek dengan akumulasi kenaikan sebesar Rp3,23tn dalam sehari. FR0076 menjadi seri SBN teraktif dengan 122 transaksi dan seri FR0077 mencatatkan volume terbesar yakni senilai Rp4,79tn. Pada obligasi korporasi, seri BEXI04DCN5 menjadi yang teraktif dengan 8 transaksi sedangkan seri ADMF04ACN6 mencatatkan total volume terbesar senilai Rp100miliar. Pasar obligasi Indonesia masih bergerak melemah dengan kecenderungan terbatas. Tekanan untuk pasar kemarin diperkirakan lebih didorong oleh respon negatif pelaku pasar terhadap ancaman kenaikan tarif dagang terbaru dari Presiden Trump untuk beberapa negara di kawasan Amerika Latin seperti Brazil dan Argentina, serta negara di kawasan Eropa seperti Prancis. Alhasil isu tersebut telah meningkatkan indikator risiko investor global terhadap pasar domestik yang tercermin dari kenaikan CDS Indonesia tenor 5-tahun sebesar +1,08bps ke level 74,54. Pada perdagangan kemarin, kurs spot Rupiah sanggup menguat tipis 10poin ke level Rp14.115/US$ dan kinerja IHSG naik tipis sebesar +0,065 ke level 6.133,90. Kinerja pasar obligasi domestik berpotensi tertekan pada perdagangan sesi Rabu. Sentimen negatif diperkirakan kembali berasal dari pernyataan kontroversial Presiden Trump yang kembali menimbulkan ketidakpastian baru terkait penyelesaian dagang AS-China. Berdasarkan kabar dari Reuters, Presiden Trump mengatakan belum ada deadline pasti penyelesaian dagang dan mungkin saja dapat ditunda hingga November 2020.

EKONOMI GLOBAL

  • Harga minyak melonjak pada Rabu (4/12) karena data menunjukkan persediaan minyak mentah AS turun lebih dari yang diperkirakan minggu lalu. Pasar juga ditopang oleh keheningan dari anggota OPEC yang paling kuat mengenai, apakah mereka akan melanjutkan pemotongan produksi yang lebih dalam pertemuan kali ini.Movers lainya datang dari data German Factory Orders pada jam 14:00 WIB dan data Retail Sales Zona Euro pada jam 17:00 WIB serta Trade Balance Kanada pada jam 20:30 WIB.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpotensi bergerak melemah dalam jangka pendek menguji support di 1470 – 1465 karena tertekan oleh laporan bahwa pejabat senior AS mengatakan pembicaraan kesepakatan dagang AS-Tiongkok telah membuat kemajuan besar. Namun lemahnya data AS yang menekan dolar berpeluang topang harga emas menguji resisten 1480 – 1485.

MINYAK

Harga minyak berpeluang bergerak naik menguji level resisten di 58.80 – 59.30 karena adanya potensi pengurangan produksi yang lebih besar oleh OPEC. Support harga minyak berada pada level 57.80 – 57.30.

EURUSD

EURUSD berpeluang bergerak naik menguji level resisten di 1.1110 – 1.1140 karena potensi pelemahan dolar AS, Namun jika data German Factory Orders pada jam 14:00 WIB dan data Retail Sales Zona Euro pada jam 17:00 dirilis lebih rendah dari perkiraan EURUSD berpeluang turun menguji support 1.1045 – 1.1020.

GBPUSD

Optimisme pasar atas keunggulan partai Konservatif menjelang pemilu Inggris berpotensi menopang GBPUSD menguji level resisten di 1.3140 – 1.3160, level support GBPUSD berada pada level 1.3060 – 1.3040.

USDJPY

Meningkatnya minat pelaku pasar pada aset beresiko di tengah optimisnya kesepakatan dagang AS-Tiongkok berpeluang menepang USDJPY menguji resisten di 109.20 – 109.50, jika bergerak turun USDJPY berpotensi bergerak menguji support di 108.55 – 108.25.

AUDUSD

Tertekan oleh rilis data Retail Sales dan Trade Balance Australia yang menunjukkan angka aktual yang lebih rendah dari perkiraan AUDUSD berpotensi bergerak turun menguji level support 0.6810 – 0.6790. jika mampu bergerak naik AUDUSD berpotensi menguji resisten di 0.6870 – 0.6900.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Kamis 05/12/2019 pukul 09.37 WIB :

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.