Kamis, 03 September 2020

  • Sore Ini, Pasar Obligasi Ditutup Di Zona Negatif. Seluruh indeks return obligasi Indonesia ditutup turun. ICBI dan INDOBeXG-TR turun pada besaran yang sama –0,18%. Rata-rata harga kelompok SUN fixed rate turun makin besar dibanding sesi siang yakni –20,57bps. Yield SBN berpola bearish dengan rata-rata pada seluruh tenor 1-30tahun naik +3,41bps. Pola bearish juga terjadi pada yield obligasi korporasi. Total volume transaksi di pasar sekunder turun –13,85% menjadi Rp17,73tn. Sementara total frekuensi naik +5,73% menjadi 1.089 transaksi. Senada dengan sesi siang, terkoreksinya harga sore ini diperkirakan merupakan bentuk antisipasi pasar dengan semakin banyaknya negara yang masuk resesi. Namun, kekhawatiran tersebut diharapkan dapat segera mereda sejalan dengan membaiknya beberapa data ekonomi termasuk data manufaktur. Kurs spot Rupiah sore ini melemah ke level Rp14.745/US$. Pasar obligasi berpotensi sideways pada perdagangan Kamis. Ditengah minimnya sentimen lanjutan yang dominan dan wait and see rilis cadangan devisa Indonesia pada hari Jumat, tekanan diduga akan datang dari konflik hubungan India- China, maupun kinerja Rupiah jika berlanjut terdepresiasi. Namun, ada potensi investor akan memanfaatkan pelemahan harga hari ini dengan mengambil posisi beli sehingga dapat menahan terkoreksinya harga obligasi yang semakin dalam.

EKONOMI GLOBAL

  • Dolar AS bertahan pada kenaikan semalam pada hari Kamis (3/9/2020), karena investor yang melakukan aksi beli pada greenback dan menjual euro di tengah kekhawatiran bahwa Bank Sentral Eropa.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berakhir turun $27.51  di level $1942.91 pada hari Rabu, dipicu sentimen menguatnya dolar AS dan indek saham AS, harga emas berpotensi melanjutkan penurunan menguji level support di 1930 – 1925. Level resisten harga emas berada pada level 1955 – 1960.

MINYAK

Harga minyak berakhir turun $1.42 di level $ 41.58 pada hari Rabu meskipun cadangan minyak mentah AS dilaporkan alami penurunan. Harga minyak berpotensi lanjutkan tekanan Jual menguji support 41.00 – 40.50. Level Resisten harga minyak berada pada kisaran 42.20 – 42.80.

EURUSD

Tertekan oleh menguatnya dolar AS dan pesimisnya data ekonomi Jerman telah memicu penurunan EURUSD sebesar  56 pips di level 1.1856 pada hari Rabu. EURUSD berpotensi melanjutkan penurunan menguji level support 1.1800 – 1.1770. Level resisten EURUSD di kisaran 1.1870 – 1.1900.

GBPUSD

Penguatan dolar AS dan outlook no-deal Brexit kembali menjadi beban untuk pergerakan GBPUSD di hari Rabu, ditutup turun 32  pips di level  1.3352. GBPUSD berpotensi melanjutkan penurunan menguji support 1.3280 – 1.3250. Level resisten GBPUSD 1.3370 – 1.3400.

USDJPY

USDJPY ditutup naik 23 pips di level 106.19 pada hari Rabu, Hari ini USDJPY berpotensi bergerak naik menguji level 106.55 – 106.85 karena penguatan dolar AS serta spekulasi akan terpilihnya Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga sebagai PM Jepang. Level support USJDPY berada pada kisaran 105.85 – 105.40.

AUDUSD

Menguatnya dolar AS dan pesimisnya data GDP Australia telah menekan AUDUSD di hari Rabu, turun 34 pips di level 0.7339.  AUDUSD berpeluang lanjutkan penurunan menguji level support 0.7300 – 0.7270 karena data trade balance Australian dirilis lebih rendah dari perkiraan. Level resisten AUDUSD berada pada level 0.7360 – 0.7380.

Nikkei

Sentimen pelemahan mata uang yen, pulihnya permintaan aset berisiko telah menopang kenaikan indeks Nikkei sebesar 300 poin di level 23505 di hari Rabu. Indeks Nikkei berpeluang lanjutkan kenaikan menguji resisten di 23800 – 23900. Level support indeks Nikkei berada pada level 23290 – 23100.

Hang Seng

Indeks Hang Seng ditutupnaik  55 poin di level 25019  pada hari Rabu, Hari ini Indeks Hang Seng berpeluang melanjutkan kenaikan menguji resisten 25330 – 25540 karena outlook pulihnya ekonomi global. Level support indeks Hang Seng berada pada kisaran 24690 – 24550.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Kamis 03/09/2020 pukul 09.36  WIB :

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.