Kamis, 03 Juni 2021

  • Perdagangan Awal Juni, Seluruh Indeks Return Obligasi Menguat. Seluruh indeks return obligasi Indonesia kompak menguat. Penguatan terjadi pada rentang +0,08% hingga +0,16%. Harga SUN seri fixed rate didominasi kenaikan harga dengan rata-rata perubahan sebesar +15,36bps. Sementara itu rata-rata harga sukuk negara naik sebesar +9,90bps. Yield obligasi negara berpola bullish. Rata-rata perubahan yield tenor 1-30tahun turun –1,16bps dengan penurunan terbesar terjadi pada tenor pendek. Total volume di pasar sekunder naik menjadi Rp31,22tn (+19,93%) namun total frekuensi turun menjadi 1.561 transaksi (-6,81%). Senada dengan sesi siangnya, kinerja pasar obligasi Indonesia berlanjut menguat hingga akhir perdagangan. Dengan demikian, kinerja pasar obligasi Indonesia telah menguat selama 8 hari perdagangan secara beruntun. Pelaku pasar diperkirakan merespon positif beberapa data ekonomi makro domestik periode Mei yang dirilis Rabu ini yakni diantaranya inflasi yang naik ke level 1,68%yoy indeks markit manufaktur yang cetak level tertinggi. Pada perdagangan Rabu, kurs spot Rupiah stabil yakni tetap berada di level Rp14.280/US$. Today’s Outlook Penguatan harga diperkirakan masih mewarnai pasar obligasi Indonesia pada perdagangan Kamis. Euforia positif investor terhadap perkembangan data ekonomi Indonesia diprediksi masih menjadi penggerak pasar. Namun, pasar juga akan kembali concern pada data-data ketenagakerjaan penting dari Amerika yang akan dirilis Kamis malam waktu Indonesia.
  • Indeks bursa saham (IHSG) ditutup naik 1.41% ke level 6,031.58, menyentuh level psikologis di atas 6,000 dengan didukung oleh aksi beli dari investor asing dikarenakan adanya katalis positif untuk IHSG yaitu kenaikan harga batu bara yang signifikan akhir-akhir ini. Investor asing masuk ke bursa domestik mencapai Rp 592.9 M. Sentimen positif ini didorong pula oleh PMI Indonesia yang naik dibandingkan April yang di level 54.6. Selain itu, data inflasi menurut BPS pada Mei 2021 naik 0.32% dibandingkan dengan bulan sebelumnya (mom) sementara secara yoy laju inflasi tercatat 1.68%. Kenaikan inflasi tersebut menjadi indikasi daya beli masyarakat yang membaik.

ECONOMIC GLOBAL

  • Hari Rabu (02/06) Rupiah dibuka di level 14,230/14,270 dengan kejadian pertama di 14,270 dan kurs acuan JISDOR di level 14,276 (prior : 14,292). Rupiah diperdagangkan sideways dan ditutup di level 14,280 sedangkan SBN bergerak menguat pada beberapa tenor seri benchmark. Optimisme investor atas pemulihan ekonomi AS yang ditandai dengan adanya kebijakan moneter yang longgar dan terdapat perkiraan sebanyak 671,000 Pekerja akan diserap memunculkan sentimen dari global. Dari dalam negeri, sentimen positif berasal dari indeks PMI dan data inflasi yang membaik. Hal tersebut mendorong optimisme investor atas pemulihan ekonomi Indonesia.
  • Pertumbuhan ekonomi AS cenderung menguat dan kondisi kebijakan moneter AS masih sangat longgar serta kasus baru virus covid-19 terus menurun. Pelaku pasar masih wait and see terkait rilis data ketenagakerjaan pada hari Jumat (04/06) nanti. Sejauh ini ekonom dalam polling Dow Jones memperkirakan akan ada 671,000 tenaga kerja baru yang terserap pada Mei, atau naik dari penyerapan April sebanyak 266,000. Harga obligasi US Treasury tidak mengalami banyak perubahan dengan yield masih pada level 1.60%. Sementara itu, Indeks Stoxx Europe 600 naik sebesar 0.2% yang didorong oleh saham-saham sektor energi terkait dengan harga minyak.

Peluang Pergerakan

EMAS

Harga bergerak lebih tinggi pada hari Rabu, berakhir menguat $ 7.83 di level $1908.06 karena ditopang turunnya tingkat imbal hasil obligasi AS. Pagi ini (3/6), harga emas berpeluang dibeli untuk menguji level resisten $1916 selama harga bertahan di atas level support $1904. Penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap harga emas menguji level support selanjutnya $1900. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $1900 – $1916.

MINYAK

Harga minyak berakhir menguat $0.76 di level $68.73 pada hari Rabu karena dipicu oleh dukungan dari OPEC+ yang mempertahankan rencana kembalikan suplai ke pasar secara bertahap dan melambatnya pembicaraan nuklir antara Iran dengan Amerika Serikat. Pagi ini (3/6), harga minyak berpeluang dibeli untuk menguji level resisten $69.40 selama harga bertahan di atas level support $68.30. Penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap harga minyak menguji level support selanjutnya $67.85. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $67.85 – $69.40.

EURUSD

Sentimen menguatnya dollar AS dan pesimisnya data penjualan retail Jerman telah menekan turun pergerakan EURUSD di hari Rabu, ditutup melemah 4 pip di level 1.2207. Pagi ini (3/6), EURUSD berpotensi dijual untuk menguji level support 1.2175 selama harga tertahan di bawah level resisten 1.2225. Namun kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap EURUSD menguji level resisten selanjutnya 1.2240. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.2175 – 1.2240.

GBPUSD

GBPUSD bergerak menguat pada hari Rabu, berakhir naik 19 pip di level 1.4164 karena pasar yang menyambut baik pernyataan PM Johnson yang mengatakan bahwa Inggris berada di jalur untuk akhiri kebijakan pembatasan di tanggal 21 Juni. Pagi ini (3/6), GBPUSD berpotensi dibeli untuk menguji level resisten 1.4205 karena didukung oleh optimisme pelonggaran lockdown di Inggris. Namun penurunan lebih rendah dari level support 1.4150 berpeluang memicu aksi beli terhadap GBPUSD menguji level resisten selanjutnya 1.4135. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.4135 – 1.4205.

USDJPY

Sentimen menguatnya dollar AS dan pesimisnya data basis moneter Jepang telah memicu kenaikan USDJPY di hari Rabu, berakhir naik 9 pip di level 109.50. Pagi ini (3/6), USDJPY berpotensi dibeli untuk menguji level resisten 109.90 selama harga bertahab di atas level support 109.40. Namun, penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap USDJPY menguji level support selanjutnya 109.20. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 109.20 – 109.90.

AUDUSD

Abaikan penguatan dollar AS dan data PDB Australia yang tumbuh lebih rendah dari periode sebelumnya, AUDUSD berakhir naik 1 pip di level 0.7750 di hari Rabu. Pagi ini (3/6), AUDUSD berpotensi dijual menargetkan level support 0.7715 karena outlook penguatan dolar AS lebih lanjut. Namun kenaikan lebih tinggi dari level resisten 0.7760 berpeluang memicu aksi beli terhadap AUDUSD menguji level resisten selanjutnya 0.7775. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 0.7715 – 0.7775.

NIKKEL

Indeks Nikkei ditutup menguat 120 poin di level 28855 pada hari Rabu karena sentimen pelemahan yen Jepang serta relinya saham-saham transportasi dibalik upaya vaksinasi yang agresif di Jepang. Pagi ini (3/6), indeks Nikkei berpotensi dibeli untuk menguji level resisten 29365 selama harga bertahan di atas level support 28900. Namun, penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap indeks Nikkei menguji level support selanjutnya 28660. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 28660 – 29365.

HANG SENG

Indeks Hang Seng berakhir melemah 115 poin di level 29178 pada hari Rabu karena dipicu oleh aksi jual investor di saham teknologi dan healthcare. Pagi ini (3/6), indeks Hang Seng berpotensi dibeli untuk menguji level resisten 29685 karena ditopang oleh positifnya kinerja pasar saham AS di Wallstreet. Namun, penurunan lebih rendah dari level 28960 berpeluang memicu aksi jual terhadap indeks Hang Seng menguji level support selanjutnya 28695. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 28695 – 29685.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.