Kamis, 03 Desember 2020

  • Harga Obligasi Mixed, ICBI Menguat Terbatas. Seluruh indeks return obligasi domestik bergerak tipis dalam kisaran –0,02% hingga +0,07% pada perdagangan Rabu. Harga SUN seri Fixed Rate bervariasi dengan rata-rata perubahan sebesar +2,75bps. Rata-rata harga sukuk negara naik sebesar +5,80bps. Yield obligasi negara juga berpola mixed. Rata-rata yield pada seluruh tenor hanya mencatat penurunan sebesar –0,75bps. Aktivitas perdagangan obligasi di pasar sekunder turun dengan total volume sebesar Rp21,04tn (-21,53%). Namun total frekuensi naik menjadi 1.931 transaksi (+2,71%). Senada dengan sesi siangnya, pasar obligasi Indonesia masih bergerak terbatas. Semaraknya katalis positif terkait penyediaan vaksin Covid asal AS (Pfizer & Moderna) untuk Uni Eropa dan negosiasi lanjutan terkait stimulus jumbo di Amerika diperkirakan mendorong pelaku pasar lebih menyasar aset berisiko tinggi salah satunya saham. Dengan demikian, kinerja pasar saham IHSG hari ini meningkat signifikan sebesar +1,56% ke level 5.813,99. Pada perdagangan Kamis, laju pasar obligasi berpotensi meneruskan tren sideways. Euforia vaksin diperkirakan mereda dan pasar akan lebih concern serta wait & see terhadap beragam sentimen jelang akhir pekan seperti data ketenagakerjaan AS, hingga perkembangan kasus harian Covid-19 di global maupun Indonesia.

FOREIGN OWNERSHIP EQUITY VS IHSG

  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Rabu (02/12) ditutup menguat sebesar 1.56% ke level 5,813. Tercatat 184 saham menguat, 131 saham melemah dan 78 saham tidak mengalami perubahan harga dibandingkan closing hari sebelumnya.

BONDS

  • Harga obligasi dipasar surat utang Indonesia ditutup mix pada perdagangan Rabu (02/12). Harga beberapa SUN seri acuan dengan tenor pendek bergerak turun pada kisaran 1–15bps, yield SUN bertenor 10 tahun (FR0082) naik 2bps ke level 6.15%. Pergerakan tersebut disebabkan oleh aksi ambil untung investor setelah pada Selasa (01/12) terjadi penguatan di semua tenor SUN. Peningkatnya PMI manufacture Indonesia pada Oktober 2020 ditengah meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia meningkatkan kekhawatiran investor dalam melihat perkembangan perekonomian  Indonesia.

ECONOMIC GLOBAL

  • Pada Hari Rabu (02/12), Rupiah dibuka di level 14,090/14,150 dengan kejadian pertama di 14,150 dan kurs acuan JISDOR di level 14,164 (prior:14,178). Rupiah diperdagangkan pada range 14,150–14,180. Sedangkan SBN bergerak mix dengan kecenderungan melemah pada tenor kurang dari 10tahun. Paket stimulus AS sebesar US$ 908 Miliar yang didukung oleh House Speaker AS Nancy Pelosi dan Senate Minority Leader Chuck. Sementara itu penggunaan darurat dari vaksin Pfizer yang disetujui di UK turut memberikan sentimen positif terhadap pasar.
  • Pembahasan kembali dan optimisme dicapainya stimulus bantuan ekonomi AS, telah kembali menekan minat pasar terhadap dolar AS semalam. Pasar menantikan laporan klaim pengangguran AS dan pertemuan OPEC+ hari ini, dan bersiap untuk data Non-Farm Payroll AS esok malam.

Peluang Pergerakan

Emas
Harga emas berakhir menguat sebesar $16.27 di level $1831.10 pada hari Selasa karena didukung oleh pembahasan stimulus di AS nampak optimis untuk mencapai kesepakatan. Harga emas berpotensi Buy menguji $1839 selama harga bertahan di atas level $1827. Sebaliknya berpotensi Sell menguji $1824. Peluang pergerakan di sesi Asia: $1824 – $1839.

Minyak Mentah

Harga minyak berakhir menguat sebesar $0.56 di level $44.96 karena ditopang oleh laporan cadangan minyak AS yang diirilis lebih rendah dari perkiraan. Harga minyak berpotensi Buy menguji $45.30 jika bertahan di atas level $44.60. Sebaliknya jika turun ke bawah level tersebut berpotensi Sell menguji $44.35. Peluang pergerakan di sesi Asia: $44.35 – $45.30.

EURUSD
EURUSD bergerak lebih tinggi pada hari Rabu, ditutup menguat sebesar 47 pips di level 1.2116 karena ditopang oleh positifnya data euro dan melemahnya dolar AS. EURUSD berpotensi Buy menguji 1.2130 jika harga bertahan di atas level 1.2090. Sebaliknya turun ke bawah level tersebut berpotensi Sell menguji 1.2075. Peluang pergerakan di sesi Asia: 1.2075 – 1.2130.

GBPUSD
Terbebani oleh komentar negatif Kepala Negosiator Brexit UE Michel Barnier, GBPUSD bergerak turun, ditutup di level 1.3368 melemah sebesar 60 pips pada perdagangan hari Rabu. GBPUSD berpotensi Sell menguji 1.3335 jika harga bertahan di bawah level 1.3380. Sebaliknya jika naik ke atas level tersebut berpotensi Buy menguji 1.3400. Peluang pergerakan di sesi Asia: 1.3335 – 1.3400.

USDJPY
Tingginya minat investor pada aset resiko di tengah optimisme vaksin dan pelemahan dolar AS telah menjaga stabil nya USDJPY pada hari Rabu, ditutup naik sebesar 7pips di level 104.40. USDJPY berpotensi Buy menguji 104.75 jika harga bertahan di atas level 104.40. Sebaliknya turun ke bawah level tersebut berpotensi Sell menguji 104.20. Peluang pergerakan di sesi Asia: 104.20 – 104.75.

AUDSD
Tingginya harga komoditas emas dan melemahnya dolar AS telah menopang kenaikan AUDUSD sebesar 46 pips di level 0.7417. AUDUSD berpotensi Sell menguji 0.7390 jika harga bertahan di bawah level 0.7420. Sebaliknya jika naik ke atas level tersebut berpotensi Buy menguji 0.7440. Peluang pergerakan di sesi Asia: 0.7390 – 0.7440.

Nikkei
Indeks Nikkei berakhir turun sebesar 30 point di level 26836 karena stabilnya yen Jepang dan sikap menunggu hasil pembahasan stimulus AS. Indeks Nikkei berpotensi Buy menguji 26910 jika harga bertahan di atas level 26735. Sebaliknya jika turun ke bawah level tersebut berpotensi Sell menguji kisaran 26680. Peluang pergerakan di sesi Asia: 26680 – 26910.

Hang Seng

Penguatan indeks Hang Seng yang tertopang meningkatnya minat pada aset berisiko masih gagal menutup gap di awal sesi Rabu, berakhir turun sebesar 75 point di level 26596. Indeks Hang Seng berpotensi Buy menguji 26700 jika harga bertahan di atas level 264890. Sebaliknya turun ke bawah level tersebut berpotensi Sell menguji 26450. Peluang pergerakan di sesi Asia: 26450 – 26700.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.