Jumat, 28 Mei 2021

  • Pasar Obligasi Ditutup Menguat Akhir End of Day Kamis. Seluruh indeks return obligasi konvensional maupun sukuk kompak kompak menguat. ICBI dan INDOBeXG-TR naik pada besaran yang sama yakni +0,08%.  Harga SUN seri fixed rate dominan menguat dengan pergerakan harga di rentang –25,62bps hingga +47,36bps. Sesi sore kemarin, rata-rata harga SUN FR naik +4,95bps sedangkan sukuk negara naik +1,96bps. Kurva yield obligasi negara berpola mixed dengan rata-rata perubahan yield tenor 1-30tahun naik tipis +0,10bps. Total volume transaksi obligasi di pasar sekunder turun –13,48% menjadi Rp22,54tn, sedangkan total frekuensi naik +12,93% menjadi 2.175 transaksi. Aksi trading diprediksi menjadi faktor penggerak harga obligasi pada perdagangan Kamis. Dan belum adanya sentimen lanjutan dominan, menyebabkan harga relatif bergerak terbatas. Ditengah minimnya sentimen baru, pergerakan yield UST 10-tahun yang cenderung menurun sejak akhir pekan lalu diperkirakan memberi angin segar bagi pasar.Rupiah di pasar spot yang menguat 40,0poin ke level Rp14.288/US$ juga turut menjadi katalis positif. Today’s Outlook Harga obligasi berpotensi mengalami tekanan meski tipis dipicu data klaim pengangguran di AS yang semakin membaik yakni turun menjadi sebesar 406ribu. Meski demikian, aksi trading diprediksi masih akan menjadi faktor dominan penggerak harga. Adapun sentimen dominan yang membayangi pasar masih sekitar perkembangan kasus aktif Covid-19 baik di global maupun Indonesia.
  • Rendahnya serapan anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang masih berada pada 24.6% hingga Mei 2021 memberikan kecemasan bagi pelaku pasar. Presiden Joko Widodo meminta kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengawal dan mempercepat belanja anggaran baik di tingkat pusat maupun daerah. Penyerapan anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan total anggaran hampir Rp 700 triliun masih tergolong rendah. Percepatan penyerapan anggaran diminta oleh Presiden Joko Widodo karena pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2021 naik menjadi 7% dari kuartal sebelumnya di minus 0.74%.

ECONOMIC GLOBAL

  • Pada hari Kamis (27/05), Rupiah dibuka di level 14,290/14,350 dengan kejadian pertama di 14,310 dan kurs acuan JISDOR di level 14,312 (prior : 14,335). Rupiah diperdagangkan menguat yang ditutup di level 14,288 dan SBN bergerak bervariatif pada tenor seri benchmark. Sentimen dari global yang masih menjadi perhatian investor adalah positifnya data ketenagakerjaan AS, sedangkan dari dalam negeri rendahnya serapan anggaran program PEN memberikan kecemasan bagi pelaku pasar. Pada hari Kamis (27/05), mayoritas mata uang di kawasan Asia bergerak menguat terhadap Dolar AS seperti Peso Filipina menguat 0.30%, Yuan Cina menguat 0.15%, dan Dolar Singapura menguat 0.05%.
  • Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (27/05), menyusul positifnya data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang mengindikasikan pemulihan ekonomi Negara Adidaya tersebut. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 194.8 poin (+6.8%) pada awal perdagangan dan selang 15 menit bertambah menjadi 248.3 poin (+0.72%) ke 34,571.32. S&P 500 naik 12 poin (+0.29%) ke 4,208.01 sementara Nasdaq minus 20.7 poin (-0.15%) ke 13,717.25. Data klaim pengangguran AS memberikan sentimen positif bagi para investor dengan hanya 406,000 klaim tunjangan pengangguran baru per pekan lalu yang merupakan angka terendah di era pandemi, lebih baik dari survey Dow Jones yang mengestimasikan angka 425,000.

Peluang Pergerakan

EMAS

Harga emas berakhir turun $0.16 di level $1896.27 pada hari Kamis dibalik sentimen tingginya tingkat imbal hasil obligasi AS dibalik laporan bahwa Presiden AS Joe Biden akan mengusulkan anggaran sebesar $6 triliun. Emas berpeluang dijual lebih lanjut pagi ini (28/5), membidik support di $1890 jika tingkat imbal hasil obligasi AS menguat lebih lanjut dibalik usulan anggaran baru dari Presiden AS Joe Biden. Namun, jika bergerak naik hingga menembus ke atas level $1902, berpeluang dibeli mengincar resisten di $1904. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di $1890 – $1904.

MINYAK

Harga minyak ditutup naik $0.72 di hari Kamis di level $66.84 setelah laporan klaim pengangguran AS yang menyusut dan laporan turunnya tingkat penderita wabah korona di AS memicu harapan naiknya permintaan bahan bakar. Minyak berpotensi dibeli lebih lanjut pagi ini (28/5), menargetkan resisten di $67.90 di tengah outlook lonjakan permintaan bahan bakar jangka pendek dari musim liburan AS yang akan datang. Namun, jika bergerak turun hingga menembus ke bawah level $67.00, berpeluang dijual mengincar support di $66.80. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di $66.80 – $67.90.

EURUSD

EURUSD berakhir flat di level 1.2190 pada hari Kamis di tengah sentimen melemahnya dollar AS dan pesimisnya data Gfk Consumer Climate Jerman. EURUSD berpeluang untuk dijual pagi ini (28/5), menguji support di 1.2150 ditengah outlook menguatnya dollar AS dan pernyataan yang dovish dari pejabat ECB. Namun, jika bergerak naik hingga menembus ke atas level 1.2215, berpeluang dibeli mengincar resisten di 1.2230. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 1.2150 – 1.2230.

GBPUSD

Pernyataan hawkish dari anggota Bank of England, Gertjan Vlieghe, membantu GBPUSD naik 87 pip ke level 1.4201 di hari Kamis. GBPUSD berpotensi dijual pagi ini (28/5), mengincar support di 1.4150 di tengah outlook menguatnya dollar AS dibalik rencana anggaran baru dari Presiden AS Joe Biden. Namun, jika bergerak naik hingga menembus ke atas level 1.4235, berpeluang dibeli membidik resisten di 1.4250. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 1.4150 – 1.4250.

USDJPY

USDJPY berakhir melonjak 66 pip ke level 109.78 di hari Kamis, ditopang tingginya tingkat imbal hasil obligasi AS. Aksi beli USDJPY berpeluang berlanjut pagi ini (28/5), membidik resisten di 110.20 karena pesimisnya data Tokyo Core CPI y/y dan Unemployment Rate Jepang yang dirilis pagi ini. Namun, jika bergerak turun hingga menembus ke bawah level 109.55, berpeluang dijual menguji support di 109.40. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 109.40 – 110.20.

AUDUSD

AUDUSD ditutup menguat 1 pip di level  0.7740 pada hari Kamis karena sentimen optimisnya data Private Capital Expenditure Australia. AUDUSD berpotensi dijual pagi ini (28/5), mengincar support di 0.7700 di tengah outlook menguatnya dollar AS dibalik rencana anggaran baru dari Presiden AS Joe Biden. Namun, jika bergerak naik hingga menembus ke atas level 0.7765, berpeluang dibeli menguji resisten di 0.7780. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 0.7700 – 0.7780.

NIKKEI

Ditopang performa positif bursa Wall Street dan melemahnya yen Jepang telah mendorong naik indeks Nikkei di hari Kamis, berakhir menguat 290 poin di level 28895. Indeks Nikkei berpeluang dibeli lebih lanjut pagi ini (28/5), menargetkan resisten di 29200 dibalik sentimen berakhir positifnya Wall Street dan outlook pelemahan yen Jepang. Namun, jika bergerak turun hingga menembus ke bawah level 28840, berpeluang dijual membidik support di 28800. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 28800 – 29200.

HANGSENG

Indeks Hang Seng berakhir melemah 106 poin ke level 29070 karena sentimen pelemahan di sektor teknologi dan keuangan serta pesimisnya data pendapatan perusahaan industri Tiongkok yang lebih lambat di bulan April. Indeks Hang Seng berpeluang dibeli pagi ini (28/5), menargetkan resisten di 29300 dibalik sentimen berakhir positifnya Wall Street semalam. Namun, jika bergerak turun hingga menembus ke bawah level 28840, berpeluang dijual mengincar support di 28800. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 28800 – 29300.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.